Gogo Helo Ajak Pemilih Berikan Hak Suara di TPS 1 Melayu dan TPS 4 Malawaken: Jangan Takut Intimidasi !

- Jurnalis

Selasa, 4 Maret 2025 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan calon bupati dan wakil bupati Barito Utara (Barut), Kalteng, nomor urut 1, H Gogo Purman Jaya dan Hendro Nakalelo atau Gogo Helo menyampai sejumlah pesan dalam gelaran perbincangan Podcast 1tulah.com. Foto: Deni/1tulah.com

Pasangan calon bupati dan wakil bupati Barito Utara (Barut), Kalteng, nomor urut 1, H Gogo Purman Jaya dan Hendro Nakalelo atau Gogo Helo menyampai sejumlah pesan dalam gelaran perbincangan Podcast 1tulah.com. Foto: Deni/1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Barito Utara (Barut), Kalteng, nomor urut 1, H Gogo Purman Jaya dan Hendro Nakalelo atau Gogo Helo menyampai sejumlah pesan penting kepada pemilih yang akan menggunakan hak suaranya pada pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada, Sabtu, 22 Maret 2025, atau 18 hari lagi.

Dalam perbincangan di Podcast 1tulah.com, Gogo-Helo menyampaikan tiga pesan penting, di antaranya;

Pertama meminta para pemilih yang jelas memiliki hak suara telah dijamin undang-undang, sehingga jangan sedikitpun takut terhadap intimidasi dalam artian mendapat tindakan ditakut-takuti, digertak atau diancam.

Kedua, Gogo Helo berharap para pemilih mendatangi TPS, gunakan hak pilih, karena suara pemilih sangat menentukan masa depan Barito Utara dan dipastikan dilindungi undang-undang.

Ketiga, memilih calon kepala daerah sesuai dengan hati nurani.

“Harapan kita dan imbauan kepada masyarakat, tetap turun ke TPS dan berikan hak pilih sesuai dengan hati nurani. Harus hadir ke TPS, karena 1.155 orang menentukan nasib Barito Utara,” kata Gogo, Selasa siang, 4 Maret 2025.

“Jangan takut ada pengaruh masalah keamanan. Insyaallah sudah ada yang mengamankan. Ada Brimob, Polisi, TNI, dan lain-lain,” tegasnya.

Baca Juga :  Gerindra Minta Semua Pihak Tak Seret Presiden Prabowo di Kasus Febrie Adriansyah, Sentil Hotman Paris

Sebagai informasi, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di dua TPS pada dilaksanakannya PSU adalah TPS 1 Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah sebanyak 587 orang. Saat pilkada lalu, Gogo Helo meraih 280 suara, pasangan nomor urut 2 meraih 148 suara.

Sedangkan di TPS 4 Desa Malawaken, Kecamatan Teweh Baru tercatat DPT sebanyak 568 pemilih. Saat pilkada Gogo-Helo meraih 211 dan pasangan Agi-Saja meraih 166 suara.

Lantas apa program yang ditawarkan pasangan Gogo-Helo kepada 1.155 pemilih di dua TPS tersebut?

Gogo memastikan, warga pemilih di wilayah TPS 1, Pasar Ipu, umumnya pedagang. Sehingga pihaknya akan menata pasar termasuk lokasi parkir supaya pengunjung semakin banyak.

Satu hal penting lainnya, memberikan bantuan modal kepada para pedagang uang masuk klasifikasi UMKM.

“Adapun bantuan modal sangat perlu. Kita bisa siapkan mulai dari besaran Rp 2 juta. Para pemilih di TPS 1 Kelurahan Melayu dan sejalan dengan program, visi, dan misi kami. Kami dapat suara banyak di sana,” kata Gogo.

Baca Juga :  Gerindra Minta Semua Pihak Tak Seret Presiden Prabowo di Kasus Febrie Adriansyah, Sentil Hotman Paris

Adapun di Malawaken, karena lokasi strategis di ruas jalan nasional, Gogo-Helo menitikberatkan pada penyiapan sarana, perbaikan infrastruktur, penyediaan lowongan kerja, pengembangan sektor perkebunan dan pertanian, sekolah yang memadai, sarana ibadah, dan sarana olah raga.

Gogo-Helo memprioritaskan pula penyelesaian tata batas dengan desa tetangga, penyediaan sarana telekomunikasi (BTS), dan pemberdayaan para penganut agama Hindu Kaharingan, termasuk membangun Balai Basarah, karena jumlah umat Hindu Kaharingan besar di desa tersebut.

“Persoalan tata batas, sehingga masyarakat Malawaken kuatir wilayah mereka berkurang. Berpatokan pada sejarah, masyarakat Malawaken berada di lokasi tersebut karena proyek pendataan masyarakat terasing di bawah Kemensos. Kita selalu pertimbangkan historis legal keberadaan mereka,” kata Hendro Nakalelo menambahkan.

Di akhir perbincangan, Gogo-Helo mengakui, tak pernah meragukan kesetiaan para pemilihnya.

Kesetiaan telah dibuktikan dengan sikap tenang, kepala dingin, dan menerima putusan MK.

“Pendukung tetap tenang, jaga ketertiban, perdamaian. Mari ke TPS, menggunakan hak pilih,” tuntas Gogo.

Editor: Aprie

KPU Tetapkan Jadwal PSU Pilkada Barut, Catat Tanggalnya

Berita Terkait

Gerindra Minta Semua Pihak Tak Seret Presiden Prabowo di Kasus Febrie Adriansyah, Sentil Hotman Paris
Fenomena Gelar Budaya Elite Politik, Sosiolog: Alat Dongkrak Karisma dan Citra
Isu Gerindra Awasi Pergerakan Wapres Gibran Dipastikan Hoaks, Fraksi Bakal Layangkan Somasi
Selat Hormuz Diblokade Lagi, Pertemuan Damai JD Vance dan Iran di Swiss Tegang
Heboh Aliansi BEM Bersatu: Tuding Eks Petinggi Militer, Justru Dihantam Badai Klarifikasi Kampus
Kritik Berujung Ricuh, Budiman Sudjatmiko dan Nusron Wahid Dikepung Mahasiswa UGM
Peta Baru Menuju Pemilu 2029: Kemesraan Prabowo-PDIP dan Manuver Senyap Jokowi
Parpol Bandel Siap-Siap Sanksi! Putusan MK Tegaskan Kuota 30% Perempuan Bersifat Memaksa

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:38 WIB

Fenomena Gelar Budaya Elite Politik, Sosiolog: Alat Dongkrak Karisma dan Citra

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:11 WIB

Isu Gerindra Awasi Pergerakan Wapres Gibran Dipastikan Hoaks, Fraksi Bakal Layangkan Somasi

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Selat Hormuz Diblokade Lagi, Pertemuan Damai JD Vance dan Iran di Swiss Tegang

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:01 WIB

Heboh Aliansi BEM Bersatu: Tuding Eks Petinggi Militer, Justru Dihantam Badai Klarifikasi Kampus

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:14 WIB

Kritik Berujung Ricuh, Budiman Sudjatmiko dan Nusron Wahid Dikepung Mahasiswa UGM

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:28 WIB

Peta Baru Menuju Pemilu 2029: Kemesraan Prabowo-PDIP dan Manuver Senyap Jokowi

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:47 WIB

Parpol Bandel Siap-Siap Sanksi! Putusan MK Tegaskan Kuota 30% Perempuan Bersifat Memaksa

Jumat, 8 Mei 2026 - 00:33 WIB

Setelah Hancurkan Patung Yesus, Tentara Israel Kini Lecehkan Patung Bunda Maria di Lebanon

Berita Terbaru

ilustrasi

Opini

Fenomena Brain Drain di Indonesia

Selasa, 21 Jul 2026 - 07:57 WIB