Gerindra Minta Semua Pihak Tak Seret Presiden Prabowo di Kasus Febrie Adriansyah, Sentil Hotman Paris

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengacara Hotman Paris Hutapea menyambangi Kejaksaan Agung, pada Jumat (17/7/2026). (Suara.com/Faqih)

Pengacara Hotman Paris Hutapea menyambangi Kejaksaan Agung, pada Jumat (17/7/2026). (Suara.com/Faqih)

1TULAH.COM-Partai Gerindra meminta masyarakat dan semua pihak agar tidak mudah terpengaruh oleh opini publik maupun narasi yang mencoba mengaitkan nama Presiden Prabowo Subianto dengan kasus hukum yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Juru Bicara Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, menegaskan agar semua pihak menghormati proses penegakan hukum yang sedang berjalan di Kejaksaan Agung (Kejagung) tanpa menggiring opini liar ke lembaga kepresidenan.

“Presiden Prabowo tidak pernah mengintervensi proses hukum, termasuk dalam kasus Pak Febrie. Sikap Presiden sangat jelas, yakni mendukung agar seluruh proses penegakan hukum berjalan sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku,” tegas Sugiat dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (20/7/2026).

Sentil Hotman Paris: Jangan Kaitkan Masalah Hukum dengan Presiden

Secara khusus, Sugiat menyoroti pernyataan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang kini menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah. Ia meminta tim kuasa hukum untuk fokus melakukan pembelaan melalui mekanisme peradilan formal, bukan membenturkannya dengan nama Kepala Negara.

Baca Juga :  Semburkan Abu 15 KM, Erupsi Anak Krakatau Memicu Bencana Internasional Hingga Dipantau Jepang

“Jangan kemudian persoalan hukum ini dikaitkan dengan Presiden, karena itu keliru. Silakan menyampaikan pembelaan atau argumentasi melalui mekanisme hukum yang tersedia. Namun, jangan membawa-bawa nama Presiden,” lanjutnya.

Sugiat menekankan dua poin penting bagi semua pihak dalam menyikapi perkara hukum ini:

  • Penegakan Hukum Profesional: Menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat hukum agar bekerja transparan dan transparan.

  • Masyarakat Jangan Terhasut: Imbauan agar publik tidak mudah terpancing oleh framing media atau klaim-klaim politik yang belum teruji kebenarannya.

Baca Juga :  Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya

Latar Belakang: Pernyataan Hotman Paris Sebut Kliennya “Kebanggaan Prabowo”

Pernyataan dari Partai Gerindra ini merupakan respons atas pernyataan Hotman Paris saat mengumumkan dirinya resmi mendampingi Febrie Adriansyah pada Jumat (17/7/2026).

Dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Hotman menyampaikan bahwa kliennya tidak ditahan seusai menjalani pemeriksaan. Namun, pengacara kondang tersebut sempat melontarkan klaim yang memicu kontroversi.

Hotman menyebut Febrie sebagai figur “kebanggaan Prabowo” dan menilai proses hukum terhadap kliennya merupakan bentuk kriminalisasi tanpa ada persetujuan atau “pamit” terlebih dahulu kepada Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan itulah yang kemudian diluruskan oleh Gerindra, menegaskan kembali komitmen Presiden Prabowo untuk tidak mengintervensi atau terlibat dalam perkara hukum individu mana pun. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi
Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal
Semburkan Abu 15 KM, Erupsi Anak Krakatau Memicu Bencana Internasional Hingga Dipantau Jepang
Terjun Langsung ke Palangka Raya, Sherina Munaf Ikut Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng
Karhutla Meluas Hingga Lintas Negara, Komnas HAM Tuding Pembiaran dan Lemahnya Tata Kelola Gambut
Keracunan Massal MBG Tembus 2.000 Korban di 4 Provinsi, Media Asing Soroti Pengawasan Dapur Penyedia
Ketegasan Kementerian Kehutanan: Siapkan Gugatan Ganti Rugi Kerusakan Ekosistem Karhutla untuk Korporasi
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 12:15 WIB

Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WIB

Semburkan Abu 15 KM, Erupsi Anak Krakatau Memicu Bencana Internasional Hingga Dipantau Jepang

Jumat, 4 September 2026 - 18:05 WIB

Terjun Langsung ke Palangka Raya, Sherina Munaf Ikut Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng

Jumat, 4 September 2026 - 10:41 WIB

Karhutla Meluas Hingga Lintas Negara, Komnas HAM Tuding Pembiaran dan Lemahnya Tata Kelola Gambut

Jumat, 4 September 2026 - 10:30 WIB

Keracunan Massal MBG Tembus 2.000 Korban di 4 Provinsi, Media Asing Soroti Pengawasan Dapur Penyedia

Jumat, 4 September 2026 - 07:40 WIB

Ketegasan Kementerian Kehutanan: Siapkan Gugatan Ganti Rugi Kerusakan Ekosistem Karhutla untuk Korporasi

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Berita Terbaru

Raisa dan Mathis Molinie Kian Disorot, Foto Bareng Picu Dugaan Hubungan Spesial. Instagram @raisa6690

Entertainment

Raisa Pamer Foto Bersama Mathis Molinie, Rumor Asmara Makin Panas

Sabtu, 5 Sep 2026 - 21:29 WIB