Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Arton S. Dohong saat Rapat Paripurna Ke-9 (Penutupan) Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 sekaligus Rapat Paripurna Ke-1 (Pembukaan) Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Selasa (1/9/2026).Foto: Ingkit/1tulah.com

Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Arton S. Dohong saat Rapat Paripurna Ke-9 (Penutupan) Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 sekaligus Rapat Paripurna Ke-1 (Pembukaan) Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Selasa (1/9/2026).Foto: Ingkit/1tulah.com

1TULAH.COM-Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Arton S. Dohong, menyoroti dua isu krusial yang tengah melanda wilayahnya: ancaman bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta lambatnya realisasi anggaran proyek pemerintah daerah.

Hal tersebut ditegaskan Arton dalam Rapat Paripurna Ke-9 (Penutupan) Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 sekaligus Rapat Paripurna Ke-1 (Pembukaan) Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Selasa (1/9/2026).

Penanganan Karhutla Butuh Aksi Terpadu dan Dukungan Anggaran

Di tengah capaian agenda legislasi dan penganggaran, Arton menegaskan bahwa maraknya kembali titik api di sejumlah kabupaten/kota di Kalteng membutuhkan perhatian sangat serius dari seluruh pihak.

“Karhutla adalah bencana yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Karena itu, penanganannya harus menjadi perhatian bersama,” tegas Arton.

Dampak Karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga melumpuhkan aktivitas pendidikan, menurunkan kualitas kesehatan, hingga mengganggu roda perekonomian warga.

DPRD Kalteng mendorong Pemprov Kalteng, pemerintah kabupaten/kota, serta unsur Forkopimda untuk memaksimalkan langkah penanggulangan terpadu:

  • Penguatan Pemadaman: Mengombinasikan Satgas darat dan pemadaman udara (water bombing).

  • Perlindungan Warga: Menyediakan fasilitas kesehatan dan pencegahan dampak asap.

  • Penegakan Hukum: Menindak tegas para pelaku pembakaran hutan dan lahan tanpa pandang bulu.

Baca Juga :  Juara Tingkat Provinsi, Heriyus Apresiasi Prestasi Kepala Sekolah PAUD Murung Raya

Sebagai bentuk komitmen, DPRD Kalteng menyatakan kesiapannya untuk mendukung kebijakan anggaran darurat, termasuk proses realokasi maupun refocusing anggaran jika diperlukan dalam penanganan Karhutla.

Realisasi Keuangan Baru 38 Persen, Proyek Pemerintah Harus Dipercepat

Selain masalah karhutla, DPRD Kalteng memberikan catatan kritis terhadap kinerja penyerapan anggaran Pemprov Kalteng. Hingga bulan Agustus 2026, realisasi keuangan daerah dilaporkan baru menyentuh angka sekitar 38 persen.

Arton meminta instansi terkait untuk melakukan percepatan proses lelang dan pelaksanaan proyek fisik di lapangan demi menstimulasi perekonomian lokal.

“Percepatan pekerjaan pemerintah penting dilakukan karena akan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, penyerapan tenaga kerja, pengurangan pengangguran, dan peningkatan daya beli masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  MK Tegaskan Tak Berwenang Diskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari Jabatan Wapres

Capaian Legislasi dan Kemitraan Strategis

Selama Masa Persidangan III, DPRD Kalteng bersama Pemprov telah menyepakati sejumlah produk hukum dan kerangka penganggaran strategis, antara lain:

  1. Persetujuan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025.

  2. Kesepakatan Rancangan KUA dan PPAS APBD TA 2027.

  3. Pembahasan Rancangan Perubahan KUPA dan PPAS APBD TA 2026.

  4. Pembahasan Raperda inisiatif terkait Penyelesaian Sengketa dan Konflik Pertanahan serta Penyelenggaraan Perpustakaan dan Kearsipan.

Memasuki Masa Persidangan I, Arton berharap sinergi antara DPRD dan Pemprov Kalteng semakin erat agar seluruh program pembangunan daerah dapat selesai tepat waktu dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Rapat paripurna ini turut dihadiri Wakil Ketua II DPRD Kalteng Muhammad Ansyari, Wakil Ketua III DPRD Kalteng Junaidi, jajaran Forkopimda, Sekda Kalteng, para kepala OPD, tenaga ahli, serta tokoh masyarakat, adat, dan pemuda setempat. (Ingkit)

Berita Terkait

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi
Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla
Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax
Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen
Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo
Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Tag :

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Seruyan, Megawati, saat menghadiri penutupan DSEF 2026 di Dermaga Desa Sembuluh II, Kecamatan Danau Sembuluh, Sabtu (10/10/2026).

Seruyan

Pemkab Apresiasi DSEF 2026, Harus Diagendakan Setiap Tahun

Senin, 12 Okt 2026 - 20:13 WIB