Isu Gerindra Awasi Pergerakan Wapres Gibran Dipastikan Hoaks, Fraksi Bakal Layangkan Somasi

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menemui perwakilan mahasiswa di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026). ANTARA FOTO/Fauzan

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menemui perwakilan mahasiswa di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026). ANTARA FOTO/Fauzan

1TULAH.COM-Fraksi Partai Gerindra DPR RI bereaksi keras menanggapi rumor miring yang beredar di jagat maya. Pihak Gerindra secara tegas membantah spekulasi adanya rapat internal khusus yang dipimpin langsung oleh Ketua Fraksi Gerindra, Budi Djiwandono, untuk menginstruksikan pengawasan terhadap pergerakan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Isu liar yang sempat memicu perbincangan hangat di media sosial tersebut dipastikan sebagai informasi palsu alias hoaks. Gerindra mengendus adanya upaya provokasi sistematis yang sengaja diembuskan untuk mengganggu stabilitas politik nasional.

Bantahan Keras Sekretaris Fraksi: Tidak Pernah Ada Rapat Seperti Itu

Sekretaris Fraksi Gerindra DPR RI, Bambang Haryadi, memastikan bahwa narasi yang berkembang di media sosial sama sekali tidak berdasar. Sebagai pimpinan fraksi yang selalu mengawal jalannya konsolidasi internal, ia menegaskan agenda rahasia untuk memata-matai atau mengawasi Wapres Gibran itu murni karangan belaka.

“Saya selalu hadir dan ikut memimpin rapat-rapat di Fraksi Gerindra, dan tidak ada perintah maupun pembahasan hal tersebut,” ujar Bambang Haryadi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Baca Juga :  Tumbangkan Prancis 2-0, Spanyol ke Final Piala Dunia 2026

Bambang menyayangkan munculnya disinformasi yang mencoba menggiring opini publik ke arah yang negatif. Ia meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

Agenda Sebenarnya: Gerindra Fokus Awasi Harga Sembako dan Pangan

Alih-alih membahas dinamika politik internal istana, Bambang membeberkan agenda riil yang dibahas dalam rapat Fraksi Gerindra. Fokus utama partai besutan Prabowo Subianto ini justru tertuju pada stabilitas ekonomi masyarakat di akar rumput.

Seluruh anggota legislatif dari Fraksi Gerindra diinstruksikan untuk turun ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Tugas utama mereka adalah memastikan bahwa program-program strategis pemerintah berjalan efektif dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Yang ada adalah perintah untuk mengawasi ketersediaan pangan dan harga sembako di daerah pemilihan semua anggota DPR, agar kita dapat memastikan kondisi masyarakat tetap terjaga daya belinya,” jelas Bambang.

Hubungan Prabowo-Gibran Solid, Gerindra Siap Layangkan Somasi

Lebih lanjut, Bambang Haryadi menekankan bahwa hubungan kerja maupun personal antara Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat ini berada dalam kondisi yang sangat baik dan solid. Isu pengawasan ketat tersebut dinilai sengaja dirancang oleh pihak tertentu sebagai instrumen adu domba.

Baca Juga :  Mendikdasmen Abdul Mu'ti Tegaskan MPLS 2026/2027 Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

“Hubungan keduanya sangat baik. Ini gosip tidak benar dan cenderung memprovokasi serta mengadu domba,” cetusnya.

Meskipun Fraksi Gerindra sangat menghormati kemerdekaan pers dan kebebasan berpendapat, penyajian informasi kepada publik harus tetap bersandar pada fakta, akurasi, dan keberimbangan (cover both sides). Mengingat tudingan ini sudah mengarah pada fitnah yang serius, Partai Gerindra menyatakan tidak akan tinggal diam dan siap mengambil langkah hukum.

Sebagai bentuk ketegasan, Partai Gerindra berencana untuk segera melayangkan somasi terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas penyebaran berita bohong tersebut. Langkah ini diambil demi menjaga marwah partai serta memastikan iklim informasi di ruang publik tetap sehat dan faktual. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak
DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla
Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK
Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD
Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!
Ranperda TJSLB Jadi Payung Hukum Kemitraan Pemerintah dan Dunia Usaha
Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong: Ritual Tiwah adalah Benteng Pertahanan Budaya Dayak
Siap Gerakkan Ekonomi Desa, 30.000 Manajer Koperasi Merah Putih Mulai Ditugaskan Agustus 2026

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:36 WIB

Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:29 WIB

DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:42 WIB

Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:45 WIB

Ranperda TJSLB Jadi Payung Hukum Kemitraan Pemerintah dan Dunia Usaha

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:44 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong: Ritual Tiwah adalah Benteng Pertahanan Budaya Dayak

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:37 WIB

Siap Gerakkan Ekonomi Desa, 30.000 Manajer Koperasi Merah Putih Mulai Ditugaskan Agustus 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:16 WIB

Datangi Kejagung Hari Ini, Hotman Paris Seret Nama Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Berita Terbaru