Kritik Berujung Ricuh, Budiman Sudjatmiko dan Nusron Wahid Dikepung Mahasiswa UGM

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diskusi yang digelar di Joglo GIK UGM, Sleman, DIY, dan menghadirkan sejumlah pejabat pemerintah berakhir ricuh setelah didatangi ratusan mahasiswa pada Senin (16/6/2026) malam. (Dok: istimewa).

Diskusi yang digelar di Joglo GIK UGM, Sleman, DIY, dan menghadirkan sejumlah pejabat pemerintah berakhir ricuh setelah didatangi ratusan mahasiswa pada Senin (16/6/2026) malam. (Dok: istimewa).

1TULAH.COM-Aksi unjuk rasa mahasiswa kembali mewarnai lingkungan akademis. Diskusi publik yang menghadirkan sejumlah pejabat tinggi pemerintahan di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, DIY, berakhir ricuh pada Senin (16/6/2026) malam.

Ratusan mahasiswa mengepung lokasi acara hingga memaksa para pejabat dievakuasi menggunakan mobil patroli.

Forum yang awalnya berlangsung tertutup dan kondusif tersebut menghadirkan tiga tokoh penting, yaitu:

  • Nusron Wahid (Menteri ATR/BPN)

  • Sudaryono (Wakil Menteri Pertanian)

  • Budiman Sudjatmiko (Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan)

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang semula dijadwalkan hadir, terpantau tidak terlihat di lokasi hingga acara dimulai.

Kronologi Awal: Dari Sentilan Budiman Sudjatmiko hingga Panggung Dikuasai Massa

Pada sesi awal, ketiga narasumber sempat menyampaikan pandangan mereka dari atas panggung dengan lancar. Dalam pemaparannya, Budiman Sudjatmiko sempat menyentil idealisme mahasiswa. Ia mengajak para mahasiswa untuk menyampaikan kritik secara langsung melalui forum-forum resmi, bukan sekadar bersuara di media sosial.

Namun, situasi kondusif tersebut tidak bertahan lama. Keadaan berubah drastis ketika puluhan mahasiswa secara tiba-tiba merangsek naik ke atas panggung. Mereka membentangkan spanduk besar dengan narasi kecaman yang cukup keras, di antaranya bertuliskan “UGM Menolak Pengkhianat Reformasi” dan “UGM Menolak Penjilat Rezim”.

Baca Juga :  Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan

Ketegangan pun memuncak di dalam ruangan. Aksi saling dorong tidak terhindarkan, bahkan sempat diwarnai insiden saling lempar gelas air mineral di dalam arena diskusi. Demi alasan keamanan, petugas bergerak cepat mengevakuasi Nusron, Sudaryono, dan Budiman keluar dari lokasi acara.

Mahasiswa Kepung Joglo GIK, Tuntut Dialog Terbuka

Meskipun berhasil dikeluarkan dari ruangan, para pejabat tersebut tidak bisa langsung meninggalkan area kampus. Di luar Joglo GIK, ratusan mahasiswa ternyata telah berkumpul dan memblokade kendaraan operasional yang akan digunakan rombongan.

“Budiman, mana Budiman! Katanya mau diskusi,” teriak massa aksi di lokasi. “Kalau Budiman dan Sudaryono tidak mau keluar, kita nggak akan pergi!” sahut mahasiswa lainnya.

Di tengah kepungan massa, Nusron Wahid dan Sudaryono akhirnya memilih keluar dari mobil untuk menemui mahasiswa secara langsung dengan pengawalan ketat. Namun, sosok Budiman Sudjatmiko tidak terlihat ikut muncul menemui massa.

Kedua pejabat tersebut sempat berjalan kaki menuju gerbang selatan UGM. Langkah mereka kembali terhenti setelah massa berhasil mengadang dan mendesak dilakukannya dialog terbuka secara spontan di jalanan kampus.

Soroti Kebijakan Lahan Papua

Dalam dialog dadakan tersebut, salah satu perwakilan mahasiswa melayangkan kritik tajam terkait kebijakan alih fungsi ratusan ribu hektare lahan di Papua. Kebijakan tersebut dinilai merugikan dan menggusur masyarakat adat setempat. Pertanyaan menohok itu diarahkan langsung kepada Nusron selaku Menteri ATR/BPN.

Baca Juga :  Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Namun, respons yang diberikan oleh Nusron justru memicu ketidakpuasan. Alih-alih memberikan jawaban teknis atau solutif, Nusron justru mengajak mahasiswa untuk datang langsung ke Papua agar melihat kondisi riil di lapangan. Jawaban ini dinilai massa tidak menjawab substansi masalah yang dipertanyakan.

Diwarnai Saling Dorong dan Aksi Kejar-kejaran ke Bundaran UGM

Merasa dialog tidak membuahkan hasil, Nusron dan Sudaryono memilih menyudahi obrolan dan melanjutkan berjalan kaki menuju kawasan Bundaran UGM. Enggan melepaskan momentum, mahasiswa mencoba menghambat pergerakan rombongan dengan memasang pembatas jalan (water barrier) di jalur evakuasi.

Situasi kembali memanas di titik ini. Aksi saling dorong yang cukup sengit terjadi antara massa mahasiswa yang mencoba bertahan dengan petugas pengawal yang membuka jalan.

Meski sempat tertahan oleh blokade darurat, rombongan menteri akhirnya berhasil melintas. Ratusan mahasiswa sempat melakukan aksi pengejaran hingga ke luar area gerbang kampus.

Ketegangan baru berakhir setelah Nusron Wahid dan Sudaryono berhasil dievakuasi masuk ke dalam mobil patroli pengawalan (Patwal) yang telah bersiaga. Rombongan pun langsung meninggalkan lokasi, sementara massa mahasiswa perlahan membubarkan diri setelah situasi di sekitar Bundaran UGM kembali kondusif. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi
Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal
Semburkan Abu 15 KM, Erupsi Anak Krakatau Memicu Bencana Internasional Hingga Dipantau Jepang
Terjun Langsung ke Palangka Raya, Sherina Munaf Ikut Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng
Karhutla Meluas Hingga Lintas Negara, Komnas HAM Tuding Pembiaran dan Lemahnya Tata Kelola Gambut
Keracunan Massal MBG Tembus 2.000 Korban di 4 Provinsi, Media Asing Soroti Pengawasan Dapur Penyedia
Ketegasan Kementerian Kehutanan: Siapkan Gugatan Ganti Rugi Kerusakan Ekosistem Karhutla untuk Korporasi
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 12:15 WIB

Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WIB

Semburkan Abu 15 KM, Erupsi Anak Krakatau Memicu Bencana Internasional Hingga Dipantau Jepang

Jumat, 4 September 2026 - 18:05 WIB

Terjun Langsung ke Palangka Raya, Sherina Munaf Ikut Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng

Jumat, 4 September 2026 - 10:41 WIB

Karhutla Meluas Hingga Lintas Negara, Komnas HAM Tuding Pembiaran dan Lemahnya Tata Kelola Gambut

Jumat, 4 September 2026 - 10:30 WIB

Keracunan Massal MBG Tembus 2.000 Korban di 4 Provinsi, Media Asing Soroti Pengawasan Dapur Penyedia

Jumat, 4 September 2026 - 07:40 WIB

Ketegasan Kementerian Kehutanan: Siapkan Gugatan Ganti Rugi Kerusakan Ekosistem Karhutla untuk Korporasi

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Berita Terbaru

Raisa dan Mathis Molinie Kian Disorot, Foto Bareng Picu Dugaan Hubungan Spesial. Instagram @raisa6690

Entertainment

Raisa Pamer Foto Bersama Mathis Molinie, Rumor Asmara Makin Panas

Sabtu, 5 Sep 2026 - 21:29 WIB