Oknum Perwira Ditresnarkoba Polda Jatim Diduga Terseret Jaringan Narkoba Internasional Malaysia

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kombes Jules Abraham Abast. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Jules Abraham Abast menanggapi kabar miring dugaan keterlibatan dua oknum perwira Polda Jatim dalam jaringan narkoba internasional. [ANTARA/Rubby Jovan]

Ilustrasi Kombes Jules Abraham Abast. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Jules Abraham Abast menanggapi kabar miring dugaan keterlibatan dua oknum perwira Polda Jatim dalam jaringan narkoba internasional. [ANTARA/Rubby Jovan]

1TULAH.COM-Kabar miring kembali menerjang korps Bhayangkara di Jawa Timur. Dua sosok perwira di jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jatim, berinisial Ipda Ttk dan Ipda Rio, kini tengah menjadi sorotan tajam setelah nama mereka terseret dalam pusaran jaringan narkotika internasional asal Malaysia.

Keduanya disinyalir bukan sekadar penonton, melainkan bagian dari gurita peredaran sabu lintas negara. Jaringan barang haram ini diketahui melintasi jalur mulai dari Malaysia, Kalimantan, hingga bermuara di pusat-pusat transaksi utama di Surabaya dan Madura.

Kronologi Terbongkarnya Kasus: Berawal dari Penangkapan Bandar Besar

Tabir gelap yang melibatkan oknum penegak hukum ini mulai tersingkap ketika petugas Direktorat 4 Bareskrim Mabes Polri melakukan operasi penangkapan di kawasan Wonosari, Surabaya, pada akhir Mei lalu.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mencokok seorang pria bernama Pandi. Di dunia barang haram, Pandi bukanlah pemain baru, melainkan dikenal sebagai bandar yang memiliki jangkauan jaringan yang sangat luas.

Namun, kejutan sesungguhnya muncul saat penyidik melakukan penggeledahan aliran dana dan pemeriksaan intensif. Di hadapan penyidik, Pandi “bernyanyi” dan membuka kedok aliran uang haram tersebut:

  • Peran Pandi: Mengaku bahwa dirinya hanyalah pemilik rekening penampungan.

  • Aliran Dana Fantastis: Uang hasil transaksi barang haram yang jumlahnya fantastis itu diduga kuat mengalir ke rekening dan dikendalikan langsung oleh sang perwira, Ipda Ttk dan Ipda Rio.

“Pandi itu bandar besar. Infonya, dia sudah punya ‘jalur aman’ ke mana-mana,” bisik seorang sumber yang mengetahui detail kasus ini namun meminta identitasnya dirahasiakan, dikutip dari beritajatim.com (jaringan Suara.com).

Respons Resmi Polda Jatim: Lakukan Koordinasi Lintas Fungsi

Menanggapi isu panas yang berpotensi mencoreng citra institusi tersebut, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast memilih untuk bersikap berhati-hati.

Baca Juga :  Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima

Ia menegaskan bahwa pihak internal Polda Jatim saat ini tengah melakukan koordinasi lintas fungsi untuk memastikan kebenaran fakta yang terjadi di lapangan.

“Saat ini kami belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut mengenai status perkara maupun identitas pihak-pihak yang disebutkan,” ujar Kombes Pol Jules, Sabtu (13/6/2026).

“Informasi resmi baru akan disampaikan setelah kami memperoleh data yang valid dari fungsi yang menangani.”

Baca Juga :  Atasi Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting, Presiden Prabowo Kirim 200 Pompa Air dan Anggaran Rp2 Miliar

Jalur Gurita Narkoba Internasional: Malaysia hingga Madura

Kasus ini kembali menegaskan bahwa wilayah Jawa Timur, khususnya Surabaya dan Madura, masih menjadi pasar utama bagi peredaran narkotika jaringan internasional. Modus penyelundupan yang memetakan jalur lintas pulau menunjukkan betapa rapinya sistem kerja sindikat ini:

Malaysia (Asal Barang) ➔ Kalimantan (Jalur Transit) ➔ Surabaya & Madura (Pusat Transaksi)

Keterlibatan oknum aparat penegak hukum yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam pemberantasan narkoba tentu menjadi tamparan keras. Hingga saat ini, publik masih menunggu hasil investigasi mendalam dari pihak Bareskrim Mabes Polri dan fungsi pengawasan internal Polda Jatim terkait status hukum kedua perwira tersebut.

Disclaimer: Ulasan mengenai jalannya investigasi dugaan keterlibatan oknum anggota kepolisian dalam jaringan narkoba ini disajikan semata-mata sebagai produk jurnalisme investigatif yang edukatif. Seluruh pihak yang disebutkan dalam artikel ini memiliki hak praduga tak bersalah hingga adanya keputusan hukum tetap dari pengadilan yang berwenang. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan
Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru
Polisi Tangkap Tersangka Begal Ojol di Tanjung Priok, Satu Pelaku Masih Buron
Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026
Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:16 WIB

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Polisi Tangkap Tersangka Begal Ojol di Tanjung Priok, Satu Pelaku Masih Buron

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Berita Terbaru