DPRD Kalteng Soroti Pengelolaan Kasda dalam LKPJ APBD 2025: Minta Manajemen Arus Kas Diperkuat!

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Banggar DPRD Kalteng, Sudarsono. Foto:Dok/1tulah.com

Juru Bicara Banggar DPRD Kalteng, Sudarsono. Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memberikan perhatian serius terhadap pengelolaan Kas Daerah (Kasda). Sorotan ini mengemuka saat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalteng menilai bahwa penguatan tata kelola arus kas (cash flow) sangat krusial. Langkah ini penting dilakukan agar pelaksanaan berbagai program pembangunan daerah tidak mengalami hambatan dan penggunaan anggaran tetap berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.

Banggar DPRD Kalteng Pertanyakan Strategi Likuiditas Pemprov

Juru Bicara Banggar DPRD Kalteng, Sudarsono, mengungkapkan bahwa efisiensi pengelolaan kas menjadi salah satu poin krusial yang dibahas secara mendalam bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Kalteng.

“Banggar meminta penjelasan mengenai kebijakan pengelolaan kas daerah, mekanisme pengendalian arus kas, strategi menjaga likuiditas pemerintah daerah, serta langkah-langkah yang akan dilakukan agar penggunaan sementara dana yang telah memiliki peruntukan khusus tidak kembali terjadi,” ujar Sudarsono.

Baca Juga :  Kehadiran Arya Wedakarna di Miss Equality World 2026 Bangkok Tuai Sorotan Publik

Sorotan mendalam ini didasari atas pertimbangan bahwa manajemen kasda berbanding lurus dengan kelancaran realisasi program kerja pemerintah. Arus kas yang terencana dengan baik dipastikan mampu:

  • Mendukung ketepatan pembayaran kewajiban daerah.

  • Menjaga stabilitas pelaksanaan kegiatan operasional.

  • Memastikan program pembangunan prioritas selesai tepat waktu.

Rekomendasi Banggar: Perkuat Pengendalian Internal dan Manajemen Kas

Guna mengantisipasi kendala pembiayaan di masa mendatang, Banggar DPRD Kalteng menyerahkan sejumlah rekomendasi strategis kepada Pemerintah Provinsi Kalteng. Fokus utamanya mencakup penyempurnaan proyeksi arus kas, sinkronisasi penerimaan dan pengeluaran, serta ketatnya pengendalian likuiditas.

“Penguatan manajemen kas harus menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan efektivitas pelaksanaan APBD. Perencanaan yang matang akan meminimalkan kendala pembiayaan program dan meningkatkan kepercayaan terhadap tata kelola keuangan daerah,” tegas Sudarsono.

Baca Juga :  Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak

Dorong Koordinasi Antarperangkat Daerah demi Transparansi

Selain aspek teknis perbankan dan likuiditas, pengawasan internal juga menjadi perhatian prioritas. Anggota DPRD Kalteng, Riska, menambahkan bahwa peningkatan koordinasi antarperangkat daerah (OPD) sangat mendesak dilakukan agar pengelolaan anggaran berlangsung efektif dan akuntabel.

Menurutnya, sistem pengendalian internal yang solid berfungsi sebagai benteng pencegah potensi masalah finansial yang dapat mengganggu kinerja keuangan daerah secara keseluruhan.

“Seluruh catatan yang disampaikan Banggar diharapkan menjadi bahan evaluasi sehingga pengelolaan kas daerah semakin tertib, transparan, dan mampu mendukung pelaksanaan pembangunan secara berkesinambungan,” kunci Riska. (Ingkit)

Berita Terkait

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan
Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, 33 Penerbangan Terdampak
Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi
Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Minggu, 6 September 2026 - 10:34 WIB

Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan

Sabtu, 5 September 2026 - 12:15 WIB

Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi

Sabtu, 5 September 2026 - 12:09 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WIB

Semburkan Abu 15 KM, Erupsi Anak Krakatau Memicu Bencana Internasional Hingga Dipantau Jepang

Berita Terbaru