Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kalteng, Arton S. Dohong.Foto:Dok/1tulah.com

Ketua DPRD Kalteng, Arton S. Dohong.Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Minimnya realisasi keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) yang baru menyentuh angka 38 persen hingga Agustus 2026 mendapat sorotan tajam dari pihak legislatif. Kinerja serapan anggaran yang lambat dinilai berpotensi menghambat laju pertumbuhan ekonomi daerah.

Guna mencegah dampak buruk terhadap perekonomian masyarakat, Ketua DPRD Kalteng, Arton S. Dohong, mendesak jajaran eksekutif untuk bergerak cepat mengeksekusi dan menyelesaikan tahapan pelelangan proyek-proyek pemerintah.

“Kepada Pemerintah Daerah diimbau segera melakukan pelelangan pekerjaan proyek-proyek pemerintah daerah yang realisasi keuangannya sampai dengan bulan Agustus ini baru mencapai 38 persen,” ujar Arton.

Himbauan tegas tersebut disampaikan Arton saat memimpin Rapat Paripurna ke-9 Penutupan Masa Sidang III Tahun 2026 sekaligus Paripurna ke-1 Pembukaan Masa Sidang I Tahun Sidang 2026 di Gedung DPRD Kalteng, Palangka Raya.

Urgensi Percepatan Proyek Daerah bagi Perekonomian Kalteng

DPRD Kalteng menilai percepatan realisasi belanja publik dan pelelangan infrastruktur memiliki peran yang sangat vital. Anggaran belanja pemerintah merupakan penggerak utama siklus ekonomi daerah yang berdampak langsung pada masyarakat bawah.

Baca Juga :  Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

Percepatan pelaksanaan proyek-proyek daerah diharapkan mampu:

  • Menciptakan lapangan kerja baru bagi warga lokal.

  • Menekan tingkat pengangguran terbuka di wilayah Kalimantan Tengah.

  • Meningkatkan daya beli masyarakat melalui perputaran uang di sektor konstruksi dan jasa pendukung.

Respons Pemprov Kalteng: Genjot Serapan Anggaran dan Proses Lelang

Merespons desakan dari pihak legislatif, Pemerintah Provinsi Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus memacu laju serapan anggaran di sisa tahun anggaran 2026.

Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, menyampaikan bahwa pihak eksekutif tidak tinggal diam dan sedang mengupayakan agar tahapan lelang dapat selesai tepat waktu.

“Ya kita tetap berusaha lah supaya ini terus digenjot. Ini kan sebagian sudah lelang semuanya,” kata Edy.

Baca Juga :  Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Meski demikian, terkait akar penyebab lambatnya realisasi keuangan yang masih tertahan di angka 38 persen hingga kuartal ketiga tahun ini, Pemprov Kalteng mengaku masih harus melakukan inventarisasi dan evaluasi mendalam di lapangan.

“Kendalanya saya belum inventarisir lagi ya,” pungkas Edy.

Ringkasan Kinerja Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng (Agustus 2026)

Indikator / Keterangan Catatan / Status
Capaian Realisasi Keuangan Baru mencapai 38% (per Agustus 2026)
Sikap DPRD Kalteng Mendesak percepatan proses lelang dan eksekusi proyek
Tanggapan Pemprov Kalteng Berkomitmen menggenjot lelang dan menginventarisasi kendala
Target Dampak Ekonomi Pembukaan lapangan kerja, penurunan pengangguran, peningkatkan daya beli

Di tengah tantangan percepatan pembangunan infrastruktur dan pemerataan ekonomi di wilayah Kalteng, transparansi serta efisiensi eksekusi anggaran oleh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) menjadi kunci utama agar target pembangunan tahun 2026 dapat tercapai optimal. (Ingkit)

Berita Terkait

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi
Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla
Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax
Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen
Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo
Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Tag :

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Seruyan, Megawati, saat menghadiri penutupan DSEF 2026 di Dermaga Desa Sembuluh II, Kecamatan Danau Sembuluh, Sabtu (10/10/2026).

Seruyan

Pemkab Apresiasi DSEF 2026, Harus Diagendakan Setiap Tahun

Senin, 12 Okt 2026 - 20:13 WIB