Setelah Hancurkan Patung Yesus, Tentara Israel Kini Lecehkan Patung Bunda Maria di Lebanon

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 00:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Militer Israel membuka penyelidikan setelah foto seorang tentara yang diduga melecehkan patung Bunda Maria di Lebanon selatan viral di media sosial. [Istimewa]

Militer Israel membuka penyelidikan setelah foto seorang tentara yang diduga melecehkan patung Bunda Maria di Lebanon selatan viral di media sosial. [Istimewa]

1TULAH.COM-Ketegangan di perbatasan Lebanon selatan kembali memuncak, bukan hanya karena kontak senjata, melainkan akibat serangkaian tindakan kontroversial personel militer Israel (IDF) terhadap simbol-simbol keagamaan.

Setelah sebelumnya viral aksi perusakan patung Yesus, kini sebuah foto yang menunjukkan pelecehan terhadap patung Bunda Maria memicu kecaman luas secara global.

Kronologi Pelecehan Patung Bunda Maria yang Viral

Sebuah foto yang beredar luas di media sosial menunjukkan seorang tentara Israel melakukan tindakan yang dianggap sangat menghina bagi umat Kristiani. Dalam gambar tersebut, tentara itu terlihat memasukkan rokok ke mulut patung Perawan Maria sambil dirinya sendiri sedang merokok.

Berdasarkan laporan media lokal, insiden ini terjadi di Desa Debel, sebuah wilayah di Lebanon selatan yang mayoritas penduduknya beragama Kristen. Foto tersebut diduga diambil beberapa pekan lalu di tengah operasi militer yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.

Respons Militer Israel (IDF)

Menanggapi gelombang protes, pihak militer Israel akhirnya membuka suara. Mereka menyebut tindakan oknum prajurit tersebut sebagai “insiden serius” yang tidak sejalan dengan nilai-nilai militer.

  • Penyelidikan Internal: IDF menyatakan sedang melakukan investigasi untuk memastikan kronologi lengkap.

  • Janji Tindakan Tegas: Pihak berwenang berjanji akan mengambil langkah disiplin terhadap prajurit yang terlibat dalam pelecehan simbol agama tersebut.

Baca Juga :  Kapolri Ungkap Penahanan Roy Suryo dan Tifauzia Sudah Sesuai Prosedur

Bukan Kejadian Pertama: Perusakan Patung Yesus

Insiden di Desa Debel ini menambah daftar panjang dugaan perusakan situs dan simbol keagamaan oleh tentara Israel. Bulan lalu, publik juga dikejutkan dengan video seorang tentara yang sengaja menghancurkan patung Yesus di desa yang sama.

Kejadian yang berulang ini memicu reaksi keras tidak hanya dari masyarakat Lebanon, tetapi juga dari komunitas Kristen internasional yang memandang tindakan tersebut sebagai bentuk provokasi dan kurangnya rasa hormat terhadap kebebasan beragama di zona konflik.

Dampak Kerusakan di Desa Debel dan Sekitarnya

Selain pelecehan simbol agama, media Lebanon melaporkan bahwa operasi militer di wilayah Debel telah menyebabkan kerusakan infrastruktur sipil yang masif. Beberapa fasilitas yang dilaporkan hancur meliputi:

  1. Panel Surya: Menghancurkan sumber energi mandiri warga.

  2. Infrastruktur Air: Kerusakan jalan dan pipa berdampak langsung pada pasokan air bersih.

  3. Lahan Pertanian: Kebun-kebun zaitun yang menjadi sumber ekonomi warga dilaporkan rusak berat.

  4. Pemukiman: Banyak rumah warga sipil yang hancur, memicu kekhawatiran warga pengungsi bahwa mereka tidak lagi memiliki tempat tinggal untuk kembali.

Baca Juga :  Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pembangunan 11 Rusun Baru pada APBD 2027

Eskalasi Konflik di Lebanon Selatan

Situasi di Lebanon terus memanas seiring dengan meningkatnya intensitas serangan udara Israel. Dilansir dari Al Jazeera, Israel mengklaim serangan mereka menargetkan infrastruktur kelompok Hezbollah, termasuk di wilayah pinggiran selatan Beirut.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa dampak perang telah meluas ke komunitas-komunitas sipil dan situs religi. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya krisis kemanusiaan yang lebih dalam serta rusaknya kerukunan antarumat beragama di wilayah tersebut.

Catatan Redaksi: Artikel ini disusun berdasarkan laporan media internasional seperti Times of Israel dan Al Jazeera. Investigasi lebih lanjut masih diperlukan untuk menentukan dampak jangka panjang dari insiden ini terhadap hubungan diplomatik dan sosial di wilayah tersebut.(Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pembangunan 11 Rusun Baru pada APBD 2027
Alami Masalah Pencernaan, KPK Bantarkan Penahanan Yaqut Cholil Qoumas
Tak Sampai 2 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Motor Ojol di Tanjung Priok
Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat
Isu Gerindra Awasi Pergerakan Wapres Gibran Dipastikan Hoaks, Fraksi Bakal Layangkan Somasi
DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah
Prabowo Targetkan Tutup hingga 800 BUMN Merugi demi Hemat Anggaran Triliunan Rupiah
Gaji Rp14 Juta Masuk Kategori MBR, Kelas Menengah Kini Berhak Dapat Rumah Subsidi?
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:07 WIB

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pembangunan 11 Rusun Baru pada APBD 2027

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:02 WIB

Alami Masalah Pencernaan, KPK Bantarkan Penahanan Yaqut Cholil Qoumas

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:49 WIB

Tak Sampai 2 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Motor Ojol di Tanjung Priok

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:24 WIB

Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:11 WIB

Isu Gerindra Awasi Pergerakan Wapres Gibran Dipastikan Hoaks, Fraksi Bakal Layangkan Somasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:05 WIB

DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:57 WIB

Prabowo Targetkan Tutup hingga 800 BUMN Merugi demi Hemat Anggaran Triliunan Rupiah

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:43 WIB

Gaji Rp14 Juta Masuk Kategori MBR, Kelas Menengah Kini Berhak Dapat Rumah Subsidi?

Berita Terbaru