Prabowo Targetkan Tutup hingga 800 BUMN Merugi demi Hemat Anggaran Triliunan Rupiah

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto. (foto: BPMI Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto. (foto: BPMI Sekretariat Presiden)

1TULAH.COM-Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah ekstrem dalam mereformasi struktur badan usaha milik negara.

Dalam komitmen terbarunya, Kepala Negara menargetkan untuk melikuidasi atau menutup sekitar 700 hingga 800 perusahaan pelat merah yang dinilai gagal mencetak laba alias terus-menerus merugi.

Kebijakan radikal ini merupakan kelanjutan dari langkah efisiensi pemerintah yang sebelumnya telah berhasil membubarkan 240 anak dan cucu perusahaan BUMN.

Sempat Kaget Jumlah BUMN Tembus 1.000 Perusahaan

Dalam keterangannya, Presiden Prabowo mengaku sempat terkejut saat pertama kali menduduki kursi kepresidenan dan melihat data riil korporasi milik negara. Mantan Menteri Pertahanan ini awalnya mengira jumlah BUMN di Indonesia hanya berkisar di angka 300 perusahaan. namun kenyataannya jauh melampaui perkiraan tersebut.

“Waktu saya jadi presiden baru saya tahu jumlahnya seribu lebih. Sekarang kita sudah tutup kurang lebih berapa, Mensesneg? Sudah 240 yang kita tutup. Nggak ada yang untung, rugi terus. Perusahaan negara milik rakyat,” ungkap Prabowo saat menghadiri Penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Institut Agama Islam (IAI) Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga :  Serap Aspirasi di Kotim dan Seruyan, Ferry Khaidir: Warga Dapil II Mayoritas Minta Perbaikan Infrastruktur Dasar

Prabowo menegaskan bahwa proses penyusutan jumlah badan usaha ini tidak akan berhenti di angka 240. Evaluasi berkala akan terus berjalan demi membersihkan ekosistem hilir bisnis negara dari komoditas yang tidak produktif.

“Kita ujungnya akan menutup kurang lebih 800 perusahaan negara. Minimal 700 lah. Anda bisa bayangkan yang sudah kita tutup 240,” tambahnya di hadapan para tokoh ulama.

Efisiensi Anggaran: Potong Gaji Fantastis Direksi dan Komisaris

Langkah tegas pembubaran ratusan entitas bisnis ini diproyeksikan menjadi instrumen penghematan keuangan negara yang sangat signifikan. Presiden menyoroti beban operasional masif yang habis hanya untuk membiayai jajaran manajemen eksekutif di korporasi pelat merah yang tidak sehat tersebut.

Prabowo memberikan simulasi matematis kasar mengenai pemborosan dana pada perusahaan-perusahaan kerdil yang terus merugi ini:

  • Asumsi Manajemen: 4 orang direksi dan 4 orang komisaris (total 8 pejabat per perusahaan).

  • Estimasi Gaji Pokok: Rp50 juta per bulan untuk setiap individu (banyak yang bahkan di atas nominal tersebut).

  • Beban Finansial: Total pengeluaran bulanan yang sangat besar hanya untuk hak normatif pejabat struktural, belum termasuk tunjangan ekoperasional harian.

Poin Utama Reformasi BUMN Era Prabowo:

  • Realisasi Saat Ini: 240 entitas anak/cucu usaha BUMN resmi ditutup.

  • Target Akhir: Likuidasi total menyasar 700 hingga 800 perusahaan merugi.

  • Fokus Utama: Efisiensi anggaran negara, pemberantasan korupsi terselubung, dan penghapusan budaya bonus pada perusahaan defisit.

Sentil Budaya Korup: “Sudah Rugi, Minta Bonus Lagi”

Lebih jauh, Presiden Prabowo melayangkan kritik tajam terhadap mentalitas pengelola BUMN sakit yang dinilai kerap memanipulasi laporan keuangan demi menyembunyikan kegagalan performa korporasi, atau bahkan tindakan korupsi.

Baca Juga :  Jelang Muktamar ke-35 PBNU, Cak Imin Tegaskan Oknum Politik Praktis Harus Didepak

“Sudah rugi, minta bonus lagi. Saudara-saudara, sudah kita tutup, kita menghemat triliunan. Hanya dari nutup perusahaan-perusahaan yang nggak benar. Dan itu caranya para direksi itu nutupi korupsi mereka,” tegas Presiden secara lugas.

Melalui restrukturisasi skala besar ini, pemerintah berkomitmen untuk mengembalikan fungsi BUMN sebagai instrumen strategis yang benar-benar memberikan profit serta manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat, bukan justru menjadi parasit yang membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah
Gaji Rp14 Juta Masuk Kategori MBR, Kelas Menengah Kini Berhak Dapat Rumah Subsidi?
Bawaslu Bartim Gandeng IWO dan PWI, Bangun Sinergi Demi Informasi Pengawasan yang Akurat
Jelang Muktamar ke-35 PBNU, Cak Imin Tegaskan Oknum Politik Praktis Harus Didepak
DPRD Kalteng: Pembangunan Inklusif 2026 Adalah Kunci Kesejahteraan Merata
Pertemuan Tertutup Megawati Institute: Soroti Etika Publik dan Demokrasi Sehat
Jaga Warisan Leluhur Dayak Bakumpai, IUB Barito Timur dan Perguruan Kuntau Putra Condo Latihan Bersama
Selat Hormuz Diblokade Lagi, Pertemuan Damai JD Vance dan Iran di Swiss Tegang
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:05 WIB

DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:57 WIB

Prabowo Targetkan Tutup hingga 800 BUMN Merugi demi Hemat Anggaran Triliunan Rupiah

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:43 WIB

Gaji Rp14 Juta Masuk Kategori MBR, Kelas Menengah Kini Berhak Dapat Rumah Subsidi?

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:17 WIB

Bawaslu Bartim Gandeng IWO dan PWI, Bangun Sinergi Demi Informasi Pengawasan yang Akurat

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:42 WIB

Jelang Muktamar ke-35 PBNU, Cak Imin Tegaskan Oknum Politik Praktis Harus Didepak

Senin, 22 Juni 2026 - 16:38 WIB

DPRD Kalteng: Pembangunan Inklusif 2026 Adalah Kunci Kesejahteraan Merata

Senin, 22 Juni 2026 - 16:33 WIB

Pertemuan Tertutup Megawati Institute: Soroti Etika Publik dan Demokrasi Sehat

Senin, 22 Juni 2026 - 11:13 WIB

Jaga Warisan Leluhur Dayak Bakumpai, IUB Barito Timur dan Perguruan Kuntau Putra Condo Latihan Bersama

Berita Terbaru

Bupati Shalahuddin saat sidak di PDAM Barito Utara, Selasa(23/6/26). Foto. Dadang

Muara Teweh

Bupati Barut Sidak PDAM SPBU Perusda dan RSUD Muara Teweh

Selasa, 23 Jun 2026 - 15:40 WIB