DPRD Kalteng: Pembangunan Inklusif 2026 Adalah Kunci Kesejahteraan Merata

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah, Kasri Yani.Foto:Dok/1tulah.com

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah, Kasri Yani.Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Arah kebijakan pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada tahun 2026 mendapat sorotan positif dari kalangan legislatif.

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah, Kasri Yani, menilai bahwa fokus pembangunan yang semakin inklusif merupakan langkah strategis untuk membawa Bumi Tambun Bungai menuju daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Menurut Kasri, esensi dari pembangunan inklusif bukan sekadar mengejar angka pertumbuhan ekonomi makro, melainkan memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat—tanpa terkecuali—dapat menikmati hasil pembangunan tersebut secara adil dan merata.

“Pembangunan yang inklusif menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan kemajuan daerah yang berkelanjutan,” ujar Kasri Yani di Palangka Raya, Senin (22/6/2026).

Menghapus Kesenjangan Antardaerah di Kalimantan Tengah

Pemerataan pembangunan infrastruktur, pendidikan, hingga akses kesehatan masih menjadi tantangan di provinsi seluas Kalimantan Tengah. Kasri menekankan pentingnya komitmen pemerintah daerah untuk mengikis kesenjangan, baik geografis (antardaerah) maupun sosial (antarkelompok masyarakat).

Baca Juga :  Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16

Dengan konsep pembangunan yang inklusif, setiap warga Kalteng diharapkan memiliki peluang dan hak yang sama untuk:

  • Menikmati fasilitas publik yang layak.

  • Mendapatkan akses ekonomi yang setara.

  • Berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan dan pengawasan pembangunan daerah.

Ia menambahkan, arah pembangunan yang terbuka dan merata ini secara otomatis akan mendongkrak kualitas hidup (IPM) masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi daerah secara jangka panjang. Bagi Kasri, keberhasilan sebuah daerah tidak boleh hanya diukur dari tingginya angka statistik pertumbuhan.

“Keberhasilan pembangunan tidak semata diukur dari tingginya angka pertumbuhan, melainkan sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya. Pembangunan yang inklusif akan menciptakan keseimbangan dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutur politisi Kalteng tersebut.

Pentingnya Sinergi Lintas Sektor untuk Kalteng 2026

Formulasi kebijakan yang baik tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya eksekusi yang tepat di lapangan. Oleh karena itu, Kasri Yani mengingatkan pentingnya sinergi dan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Provinsi, pemerintah kabupaten/kota, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan (stakeholders).

Baca Juga :  Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan

Sinergi ini krusial agar program-program strategis yang dicanangkan pada tahun 2026 dapat berjalan optimal, efisien, dan yang paling penting adalah tepat sasaran.

“Kerja sama yang kuat akan memperkuat upaya mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Harapan Menuju Kalteng yang Maju dan Berdaya Saing

Menutup pernyataannya, Kasri Yani berharap penuh agar momentum tahun 2026 menjadi titik balik bagi Kalimantan Tengah untuk bertransformasi menjadi daerah yang tidak hanya kaya secara sumber daya alam, tetapi juga unggul dalam kualitas sumber daya manusia berkat pemerataan akses.

“Dengan pembangunan yang lebih inklusif, diharapkan kemajuan daerah dapat dirasakan secara merata dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah,” tandasnya. (Ingkit)

Berita Terkait

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian
Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia
KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara
Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI
Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:33 WIB

KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island

Berita Terbaru