Polsek Grogol Tangkap Tiga Pelaku Pengeroyokan Pelajar, Satu Buron

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ditangkap polisi (sumber: suara.com)

Ilustrasi ditangkap polisi (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Polsek Grogol Petamburan berhasil menangkap tiga pelaku pengeroyokan yang menyebabkan seorang pelajar berinisial AH meninggal dunia.

Ketiganya berinisial KK (17), ADS (16), dan MA (17), yang diamankan di kawasan Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat.

Sementara itu, satu pelaku lainnya berinisial R masih dalam pengejaran dan telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kapolsek Grogol Petamburan AKP Reza Aditya mengatakan dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni KK dan R.

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan terkait korban yang mengalami luka bacok serius akibat aksi pengeroyokan menggunakan senjata tajam.

Baca Juga :  Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Dari hasil penyelidikan, peristiwa tersebut bukan merupakan aksi begal, melainkan penganiayaan dan pengeroyokan yang melibatkan kelompok pelajar.

Kejadian bermula saat korban bersama rekannya mengendarai sepeda motor di kawasan Jalan Susilo I, Grogol Petamburan. Mereka kemudian berpapasan dengan rombongan remaja yang tengah melakukan konvoi.

Tanpa alasan yang jelas, rombongan tersebut mengejar dan menyerang korban menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan luka bacok di bagian tangan kiri dan pinggang.

Meski dalam kondisi terluka, korban sempat berlari mencari pertolongan kepada warga dan pengemudi ojek online di sekitar lokasi. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Sumber Waras untuk menjalani perawatan intensif.

Baca Juga :  DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis

Setelah sekitar dua pekan dirawat, korban sempat diperbolehkan pulang. Namun kondisi kesehatannya kembali menurun beberapa hari kemudian hingga akhirnya meninggal dunia.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa telepon genggam, pakaian yang digunakan saat kejadian, serta senjata tajam yang diduga dipakai untuk melukai korban.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 468 ayat (2) dan/atau Pasal 262 ayat (4) KUHP terkait penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian dan pengeroyokan.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia
KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara
Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI
Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16
Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:33 WIB

KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan

Berita Terbaru