1TULAH.COM-Gaya hidup ramah lingkungan kerap dipersepsikan sebagai hal yang merepotkan dan mahal. Padahal, kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten justru dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian lingkungan.
Hal tersebut dibagikan oleh aktris sekaligus pengusaha Luna Maya saat menjadi pembicara dalam sesi bertajuk “From Influence to Impact: The Story of Game Changer” pada ajang Katadata SAFE 2026, Rabu (16/9/2026).
Bawa Rantang Stainless hingga Biopori Murah di Rumah
Dalam acara tersebut, Luna Maya membagikan sejumlah langkah nyata yang ia lakukan sehari-hari untuk mengurangi jejak sampah pribadinya:
-
Membawa Rantang Stainless: Luna mengaku tidak ragu membawa wadah makanan sendiri saat membeli makanan di restoran. Meski sempat dipandang aneh oleh sebagian orang, ia tetap percaya diri melakukanya.
-
Membawa Tumbler & Bebas Sedotan Plastik: Membiasakan diri membawa tempat minum pribadi dan menolak penggunaan sedotan plastik sekali pakai saat membeli kopi.
-
Menghemat Air dan Energi: Memakai celana jeans setidaknya dua kali sebelum dicuci untuk menekan penggunaan air serta listrik dari mesin cuci.
-
Pengolahan Sampah Organik: Mengolah sisa makanan menjadi kompos di rumah serta memanfaatkan metode lubang biopori.
“Alatnya murah banget, kayak pipa, itu cuma sekitar Rp30 ribu sampai Rp50 ribu. Tanam aja di tanah, masukin bekas-bekas sayuran atau buah di situ. Manfaatnya tanahnya jadi subur,” jelas Luna.
Menurutnya, komitmen terhadap keberlanjutan tidak perlu menunggu perubahan besar atau kebijakan tertentu, melainkan bermula dari kesadaran pribadi.
Apresiasi Aksi Kecil dan Edukasi di Lapangan
Gaya hidup hijau ini bukan sekadar pencitraan bagi Luna. Ia mengaku tak segan menegur pihak yang membuang sampah sembarangan di tempat umum, sekaligus memberikan apresiasi kepada orang-orang yang peduli pada kebersihan.
Luna menceritakan pengalamannya saat berlari pagi di Bali dan menyapa sekelompok pria yang memungut sampah plastik di jalanan untuk sekadar mengucapkan terima kasih. Menurutnya, apresiasi kecil sangat penting agar aksi baik terhadap lingkungan terus berlanjut secara konsisten.
Dari Kebiasaan Pribadi Menjadi Investor Waste4Change
Komitmen Luna terhadap kelestarian lingkungan juga diwujudkan dalam aksi nyata yang lebih luas. Berawal dari pelanggan layanan pemilahan sampah rumah tangga, Luna kini resmi menjadi salah satu investor di Waste4Change, startup yang bergerak di bidang pengolahan sampah.
Kendati demikian, Luna menekankan bahwa gaya hidup berkelanjutan tidak harus dimulai dari langkah besar seperti investasi. Siapa pun bisa memulainya dari perubahan perilaku sehari-hari.
“Saya percaya dalam sustainability itu nggak bisa langsung sempurna. Nggak ada. Tapi butuh benar-benar ada rasa bahwa saya harus berubah, sekecil apa pun,” ucapnya.
Ia berharap perbincangan mengenai gaya hidup ramah lingkungan ke depan dapat bergeser ke arah pemanfaatan teknologi dan kebijakan publik yang makin mempermudah masyarakat dalam menjaga bumi. (Sumber:Suara.com)























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

