1TULAH.COM-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Paripurna Ke-5 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Palangka Raya, Senin (14/9/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong serta dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo. Turut hadir jajaran unsur Forkopimda, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalteng, kepala instansi vertikal, pejabat Pemprov Kalteng, anggota dewan, kelompok pakar, dan insan pers.
Berdasarkan laporan Sekretaris Dewan, rapat paripurna ini dihadiri oleh 24 anggota dewan dari total 45 anggota DPRD Kalteng. Agenda utama forum ini difokuskan pada penyampaian pidato pengantar Gubernur Kalteng terkait Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Provinsi Kalteng Tahun Anggaran 2027.
Tahapan Awal dan Kesepakatan KUA-PPAS 2027
Ketua DPRD Kalteng, Arton S. Dohong, menjelaskan bahwa penyampaian Raperda APBD 2027 merupakan kelanjutan dari rangkaian proses perencanaan anggaran daerah yang sudah berjalan.
Sebelumnya, pada 18 Agustus 2026, DPRD Kalteng telah menggelar rapat paripurna untuk mendengarkan laporan hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Agenda tersebut dirangkai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antara Gubernur Kalteng dan Pimpinan DPRD atas Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) TA 2027.
Arah Kebijakan dan Postur Raperda APBD Kalteng 2027
Mewakili Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo membacakan pidato pengantar yang menekankan bahwa penyusunan struktur anggaran 2027 disusun berbasis kapasitas fiskal daerah dan skala prioritas pembangunan.
Pemerintah daerah berkomitmen melakukan rasionalisasi terhadap belanja non-prioritas demi mengoptimalkan efisiensi dan kualitas keluaran pelayanan publik.
“Pengalokasian anggaran untuk memenuhi belanja wajib dan program prioritas daerah yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” kutip Wagub Edy Pratowo dalam pidato pengantar tersebut.
Rincian Postur Anggaran Raperda APBD Kalteng TA 2027:
-
Pendapatan Daerah: Rp5,386 triliun lebih
-
Belanja Daerah: Rp5,738 triliun lebih
-
Defisit Anggaran: Rp350 miliar
Defisit anggaran sebesar Rp350 miliar tersebut direncanakan bakal ditutup penuh melalui penerimaan pembiayaan daerah yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya, dengan pengeluaran pembiayaan sebesar nol rupiah sehingga pembiayaan neto tercatat Rp350 miliar lebih.
Penyerahan Dokumen dan Tahapan Pembahasan Selanjutnya
Acara dilanjutkan dengan penyerahan naskah Nota Keuangan dan Raperda APBD TA 2027 secara simbolis dari Wakil Gubernur Edy Pratowo kepada pimpinan DPRD Kalteng.
Arton S. Dohong mengonfirmasi bahwa pimpinan dewan telah menerima dokumen anggaran tersebut secara resmi dan akan melanjutkannya ke tahap pembahasan antarfraksi serta komisi sesuai regulasi yang berlaku.
“Dengan telah disampaikan pidato pengantar Gubernur Kalimantan Tengah dan diserahkan secara resmi kepada pimpinan Dewan dalam rapat paripurna yang terhormat ini, kami selaku pimpinan Dewan secara resmi menerima serta akan menyerahkan kepada Dewan untuk dibahas pada tahap-tahap selanjutnya,” pungkas Arton. (Ingkit)








![Presiden Prabowo Subianto menjajal LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai, pada Rabu (16/9/2026) siang. [Suara.com/Novian]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/prabowo-lrt-225x129.jpg)








![Presiden Prabowo Subianto menjajal LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai, pada Rabu (16/9/2026) siang. [Suara.com/Novian]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/prabowo-lrt-360x200.jpg)






![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

