1TULAH.COM-Tren kenaikan harga minyak mentah dunia yang terus membumbung berpotensi berdampak langsung pada penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi di dalam negeri. Produk seperti Pertamax hingga Pertamina Dex diproyeksikan dapat menembus angka Rp20.000 per liter jika lonjakan minyak global tak kunjung mereda.
Merespons potensi tersebut, Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Dewi Juliani, mendesak Pemerintah dan PT Pertamina (Persero) untuk melangkah cepat menyiapkan mitigasi risikonya. Menurutnya, langkah antisipasi dini sangat krusial agar tekanan energi global tidak berujung menjadi beban tambahan bagi masyarakat.
Proyeksi Kenaikan Harga BBM dan Lonjakan Minyak Dunia
Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga memproyeksikan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan Pertamina Dex dapat bertengger di kisaran Rp18.000 hingga Rp20.000 per liter. Hal ini terjadi apabila tren kenaikan harga minyak mentah dunia melampaui level US$100 per barel.
Dewi Juliani menekankan bahwa kendati ketegangan geopolitik dan fluktuasi harga minyak mentah internasional berada di luar kendali pemerintah, dampak rambatannya terhadap ekonomi dalam negeri tetap bisa diminimalisasi.
“Jangan sampai tekanan energi global berubah menjadi beban baru bagi masyarakat. Pemerintah dan Pertamina harus memastikan ada strategi yang kuat agar dampaknya tidak langsung dibebankan kepada konsumen,” tegas Dewi pada Selasa (15/9/2026).
Dampak Berantai terhadap Ekonomi dan Daya Beli
Kenaikan harga BBM nonsubsidi di tingkat konsumen dikhawatirkan tidak hanya memukul pemilik kendaraan pribadi, tetapi juga memicu kenaikan inflasi secara umum.
Beberapa sektor utama yang diprediksi akan langsung terdampak antara lain:
-
Biaya Transportasi dan Logistik: Peningkatan beban operasional distribusi barang.
-
Sektor Industri: Pembengkakan biaya produksi manufaktur.
-
Harga Kebutuhan Pokok: Efek domino lonjakan harga komoditas pangan di pasaran.
Oleh karena itu, DPR mengingatkan agar pemerintah tidak pasif menunggu sampai harga minyak bertahan di level tinggi baru mengambil tindakan.
4 Langkah Efisiensi dan Pengawasan yang Didorong DPR
Guna menjaga kelangsungan industri sekaligus melindungi daya beli masyarakat, Komisi VI DPR mendorong sejumlah strategi konkret yang wajib dijalankan Pertamina dan pemangku kepentingan terkait:
-
Efisiensi Operasional Pertamina: Mencari ruang penghematan di internal BUMN agar seluruh beban kenaikan minyak mentah tidak dialihkan begitu saja ke konsumen.
-
Perbaikan Tata Kelola & Pengawasan Distribusi: Memperketat pengawasan mulai dari rantai pengadaan, ketersediaan pasokan stok, hingga alur distribusi di lapangan.
-
Transparansi Pembentukan Harga: Memastikan kalkulasi penyesuaian harga BBM dilakukan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
-
Menjaga Ketahanan Energi: Menjamin pasokan energi nasional tetap stabil di tengah ketidakpastian global.
Menyeimbangkan Ketahanan Energi dan Daya Beli
Dewi meyakini bahwa arah kebijakan sektor energi nasional harus mampu menyeimbangkan tiga pilar utama: ketahanan energi nasional, keberlanjutan operasional Pertamina, dan daya beli masyarakat.
Ia menggaransi Komisi VI DPR RI akan mengawal ketat setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh Pertamina agar setiap opsi penyesuaian harga dipikirkan secara matang, terukur, serta tidak merugikan konsumen. (Sumber:Saura.com)






![Pengendara kendaraan bermotor mengisi BBM jenis pertamax atau RON di atas 91. [Dok Pertamina]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/pertamax-20-225x129.jpg)








![Pengendara kendaraan bermotor mengisi BBM jenis pertamax atau RON di atas 91. [Dok Pertamina]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/pertamax-20-360x200.jpg)

![Helikopter CH-47 Chinook milik Jepang di Pelabuhan Kijing Mempawah belum bisa mengudara dengan misi membantu Kalbar hadapi karhutla hingga Senin (14/9/2026). [Diskominfo Mempawah]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/heli-jepang-360x200.jpg)






![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

