Rekam Jejak Teknokratis Suahasil Nazara, Sosok Pilihan Prabowo untuk Nahkodai Kemenkeu Gantikan Purbaya

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suahasil Nazara (kemenkeu.go.id/Kemenkeu)

Suahasil Nazara (kemenkeu.go.id/Kemenkeu)

1TULAH.COM-Pengisian posisi Menteri Keuangan selalu menjadi indikator paling sensitif bagi stabilitas ekonomi nasional. Pada Senin (14/9/2026), Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta.

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97 P Tahun 2026, penunjukan ini menjadi momentum krusial dalam dinamika reshuffle Kabinet Merah Putih. Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menakhodai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam mengawal sisa masa jabatan periode 2024–2029.

Jawaban bagi Pasar di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Penunjukan Suahasil Nazara dinilai membawa angin segar sekaligus kepastian bagi para pelaku pasar di tengah ketidakpastian ekonomi global. Pria kelahiran Jakarta berketurunan Nias ini bukanlah sosok asing di Gedung Juanda/Lapangan Banteng. Perjalanannya hingga menduduki kursi Menkeu merupakan representasi dari jalur teknokratis murni.

Sebelum mengemban tugas sebagai Menkeu, Suahasil telah mengasah ketajaman eksekusi kebijakannya saat menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu). Pengalaman panjangnya dalam merumuskan regulasi keuangan negara menempatkannya pada posisi strategis yang tidak lagi memerlukan waktu adaptasi panjang, melainkan bisa langsung bergerak cepat mengawal perekonomian nasional.

Baca Juga :  DPR Sahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Penahanan Ijazah Resmi Dilarang!

Fondasi Akademis dan Pengalaman Mengelola Dapur Fiskal Negara

Fondasi kepemimpinan Suahasil berakar kuat pada rekam jejak akademis yang solid:

  • S1 Ekonomi (1994): Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI).

  • Master of Science: Cornell University, Amerika Serikat.

  • Ph.D. (2003): University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat.

  • Guru Besar (2009): Dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia.

Kapasitas intelektual ini membentuk cara pandangnya dalam melihat persoalan ekonomi melalui analisis struktural berbasis data.

Sebelum menduduki posisi Wamenkeu, Suahasil juga berpengalaman sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF). Di BKF, ia terbukti mampu meramu arsitektur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang tidak hanya sehat secara kualitatif dan kuantitatif, tetapi juga responsif terhadap program pengentasan kemiskinan bekerja sama dengan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Menjaga Kredibilitas APBN dan Akselerasi Coretax

Pengalaman mengelola dapur fiskal menjadi modal berharga bagi Suahasil untuk menjawab tantangan besar di depan mata, seperti:

  1. Mengoptimalkan Penerimaan Negara: Mengawal sistem perpajakan terintegrasi (Coretax).

  2. Efisiensi Belanja: Menjaga kehati-hatian (prudence) alokasi APBN agar efisien dan tepat sasaran.

  3. Kredibilitas Internasional: Membentengi daya tahan ekonomi Indonesia dari guncangan eksternal.

Baca Juga :  Ribuan Warga Antarkan Nadalsyah, Bupati Mura Heriyus Turut Hadir

Tanpa pengelolaan yang penuh integritas, APBN berisiko melenceng dari prinsip keberlanjutan. Oleh karena itu, kesiapan ekosistem birokrasi di bawah kepemimpinan Suahasil diharapkan mampu mempercepat realisasi program-program strategis nasional tanpa terkendala proses transisi.

Menegakkan Keadilan Sosial Melalui Kebijakan Fiskal

Secara filosofis, pengelolaan keuangan negara yang akuntabel berbanding lurus dengan nilai keadilan sosial. Kebijakan fiskal yang berkeadilan menekankan bahwa alokasi anggaran negara harus diprioritaskan untuk memotong mata rantai kemiskinan, bukan menciptakan ruang diskriminatif bagi segelintir pemilik modal.

Pelantikan Suahasil Nazara menegaskan komitmen pemerintah untuk mengedepankan profesionalisme dan transparansi di sektor keuangan. Langkah taktis Menkeu yang baru kini sangat dinanti publik untuk memastikan setiap rupiah APBN bekerja optimal demi kesejahteraan rakyat Indonesia. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi
Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla
Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax
Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen
Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo
Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Tag :

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Seruyan, Megawati, saat menghadiri penutupan DSEF 2026 di Dermaga Desa Sembuluh II, Kecamatan Danau Sembuluh, Sabtu (10/10/2026).

Seruyan

Pemkab Apresiasi DSEF 2026, Harus Diagendakan Setiap Tahun

Senin, 12 Okt 2026 - 20:13 WIB