1TULAH.COM-Krisis kualitas udara di Malaysia kian meluas. Tidak hanya melanda kawasan pusat perkotaan seperti Lembah Klang, kualitas udara buruk kini berstatus tidak sehat di berbagai wilayah Semenanjung Malaysia hingga kawasan Sarawak.
Berdasarkan data pemantauan terbaru, sebanyak 40 wilayah di Malaysia mencatatkan Indeks Pencemar Udara (IPU) yang masuk dalam kategori mengkhawatirkan.
Daftar Wilayah dengan Angka IPU Tertinggi
Beberapa daerah mencatatkan lonjakan angka IPU yang signifikan. Nilai, yang terletak di Negeri Sembilan, menjadi wilayah dengan pencemaran tertinggi dalam daftar pemantauan ini.
Berikut adalah rincian wilayah dengan tingkat IPU tertinggi:
-
Nilai, Negeri Sembilan: 178
-
Seremban, Negeri Sembilan: 173
-
Tangkak, Johor: 170
-
Tanjung Malim, Perak: 168
-
Jerantut, Pahang: 168
-
Temerloh, Pahang: 166
Selain wilayah di atas, beberapa daerah lain juga melaporkan kualitas udara berada dalam kategori tidak sehat, seperti Indera Mahkota (Kuantan), Melaka, Seri Manjung, Alor Gajah, Pasir Gudang, hingga Kuala Terengganu.
Kondisi Kualitas Udara di Sarawak
Kondisi kabut asap ini tidak hanya menimpa Semenanjung Malaysia, tetapi juga meluas hingga ke Pulau Kalimantan. Di Sarawak, dari seluruh titik pemantauan yang ada, kawasan Serian mencatatkan angka IPU sebesar 160 (kategori tidak sehat).
Memahami Kategori Indeks Pencemar Udara (IPU)
Sistem penilaian kualitas udara di Malaysia mengacu pada standar Indeks Pencemar Udara (IPU). Berikut penjelasannya:
| Rentang IPU | Kategori Kualitas Udara |
| 0 – 50 | Baik |
| 51 – 100 | Sedang |
| 101 – 200 | Tidak Sehat |
| 201 – 300 | Sangat Tidak Sehat |
| > 300 | Berbahaya |
Dengan angka mayoritas berada di rentang 101–200, konsentrasi polutan di puluhan wilayah tersebut berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita masalah pernapasan.
Faktor Penyebab dan Antisipasi
Kabut asap masih menjadi persoalan musiman yang serius di Malaysia. Perubahan kondisi kualitas udara ini sangat bergantung pada beberapa faktor utama:
-
Arah dan kecepatan angin yang membawa sebaran polutan.
-
Kondisi cuaca lokal, seperti curah hujan yang minim.
-
Sumber pencemaran, baik dari pembakaran terbuka lokal maupun asap kiriman.
Masyarakat yang berada di wilayah terdampak diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, memakai masker standar saat berpergian, serta terus memantau pembaruan data IPU secara berkala melalui saluran resmi pemerintah. (Sumber:Suara.com)






![Pengendara kendaraan bermotor mengisi BBM jenis pertamax atau RON di atas 91. [Dok Pertamina]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/pertamax-20-225x129.jpg)








![Pengendara kendaraan bermotor mengisi BBM jenis pertamax atau RON di atas 91. [Dok Pertamina]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/pertamax-20-360x200.jpg)

![Helikopter CH-47 Chinook milik Jepang di Pelabuhan Kijing Mempawah belum bisa mengudara dengan misi membantu Kalbar hadapi karhutla hingga Senin (14/9/2026). [Diskominfo Mempawah]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/heli-jepang-360x200.jpg)






![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

