KPK Ungkap Orang Tua Bayar Rp650 Juta agar Anak Masuk FK Unsoed

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gedung KPK. (Antara)

Ilustrasi gedung KPK. (Antara)

1TULAH.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap orang tua calon mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) sempat membayar Rp650 juta agar anaknya diterima di Fakultas Kedokteran. Namun, calon mahasiswa tersebut tetap dinyatakan tidak lolos seleksi meski uang telah diserahkan.

Plt. Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan, permintaan uang tersebut diduga dilakukan Wakil Rektor III Unsoed Norman Arie Prayoga melalui pihak swasta Dian Mulia Wardhana dan Adhi Wiharto. Praktik tersebut disebut diketahui Rektor Unsoed Akhmad Sodiq.

Setelah anak calon mahasiswa dinyatakan tidak lolos, orang tua meminta uang Rp650 juta dikembalikan.

Namun, Dian dan Adhi diduga telah menggunakan uang tersebut untuk kepentingan pribadi sehingga harus mencari dana pengganti.

Baca Juga :  Krisis Karhutla Melanda Papua Tengah: 512 Titik Panas Terdeteksi, Bandara Lumpuh hingga RSUD Terancam

Keduanya kemudian melaporkan persoalan itu kepada Norman dan meminjam uang dari pihak swasta dengan sepengetahuan Sodiq.

Sebagai imbalannya, pihak tersebut dijanjikan pengerjaan tiga proyek di lingkungan Unsoed, yakni pengadaan kanopi, renovasi kantin, dan pengecatan gedung.

Proyek tersebut kemudian dikerjakan oleh CV milik Mulyono, yang merupakan keponakan Sodiq. Dalam klaster lain, Mulyono juga diduga menerima uang Rp680 juta dari proses penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri pada 2025 dan 2026.

KPK menyebut Sodiq mengetahui penerimaan uang tersebut dan memberikan arahan kepada Mulyono. Dana yang diterima kemudian diduga digunakan untuk membeli tiga bidang tanah atas nama Mulyono.

Baca Juga :  Isu Percepatan RUU Pemilu Mencuat, Gerindra Buka Suara Usai Pertemuan Sekjen Partai Koalisi Pendukung Prabowo

Sementara itu, klaster ketiga melibatkan Kepala Bagian Akademik Unsoed Eko Sumanto yang diduga menerima Rp1,2 miliar dari pihak pengepul calon mahasiswa baru.

Sodiq kembali disebut mengetahui praktik tersebut dan memberikan akses user id kepada Eko untuk menyetujui calon mahasiswa yang telah menyerahkan uang.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan enam tersangka, yakni Sodiq, Norman, Eko, Dian, Adhi, dan Mulyono.

Keenamnya ditahan di Rutan KPK Cabang Gedung Merah Putih dan dijerat dengan pasal dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta ketentuan pidana terkait.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

KPK Ungkap Rektor Unsoed Beli Tiga Bidang Tanah dari Uang Gratifikasi
Presiden Prabowo Tegaskan Sanksi Pidana Pembakar Lahan: 4 Korporasi di Kalbar Mulai Diselidiki
Tips Menata Dapur Sesuai Feng Shui Agar Rezeki Lancar dan Rumah Tangga Harmonis
Presiden Prabowo Tegaskan Sanksi Pidana Pembakar Lahan: 4 Korporasi di Kalbar Mulai Diselidiki
Krisis Karhutla Melanda Papua Tengah: 512 Titik Panas Terdeteksi, Bandara Lumpuh hingga RSUD Terancam
Strategi Prabowo Atasi Karhutla Kalimantan: Kirim KSAD, Wakapolri, hingga Brimob ke Lapangan
Bebas Kerugian Negara dan Raih WTP, BPK Tetap Audit Kinerja Pelayanan Peradilan MK
Kampus Tunggu Informasi Resmi usai KPK Segel Sejumlah Ruang Pimpinan Unsoed
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:10 WIB

KPK Ungkap Orang Tua Bayar Rp650 Juta agar Anak Masuk FK Unsoed

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:09 WIB

KPK Ungkap Rektor Unsoed Beli Tiga Bidang Tanah dari Uang Gratifikasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:11 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Sanksi Pidana Pembakar Lahan: 4 Korporasi di Kalbar Mulai Diselidiki

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Tips Menata Dapur Sesuai Feng Shui Agar Rezeki Lancar dan Rumah Tangga Harmonis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:36 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Sanksi Pidana Pembakar Lahan: 4 Korporasi di Kalbar Mulai Diselidiki

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Strategi Prabowo Atasi Karhutla Kalimantan: Kirim KSAD, Wakapolri, hingga Brimob ke Lapangan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:40 WIB

Bebas Kerugian Negara dan Raih WTP, BPK Tetap Audit Kinerja Pelayanan Peradilan MK

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Kampus Tunggu Informasi Resmi usai KPK Segel Sejumlah Ruang Pimpinan Unsoed

Berita Terbaru