Gubernur Kalteng dan BNN Perkuat Sinergi P4GN, Lindungi Generasi Muda dari Ancaman Narkotika

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menghadiri kegiatan Penandatanganan BAST Hibah, Pemberian Penghargaan P4GN, dan Kuliah Umum bersama jajaran BNN di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (20/8/26).

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menghadiri kegiatan Penandatanganan BAST Hibah, Pemberian Penghargaan P4GN, dan Kuliah Umum bersama jajaran BNN di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (20/8/26).

1TULAH.COM, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menghadiri Penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) Hibah, Pemberian Penghargaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), serta Kuliah Umum di Aula Jayang Tingang (AJT) Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (20 Agustus 2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Selain itu, kegiatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengapresiasi pelaksanaan Gebyar Ananda Bersinar yang dinilai menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran generasi muda sejak dini terhadap bahaya narkotika.

“Gebyar Ananda Bersinar menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran generasi muda sejak dini terhadap bahaya narkotika serta menanamkan pola hidup sehat, produktif, dan bebas narkoba. Generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dilindungi dari penyalahgunaan narkotika. Jika generasi muda terjerumus narkoba, bukan hanya masa depan mereka yang terancam, tetapi juga masa depan daerah dan bangsa,” tutur Gubernur.

Agustiar mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

“War on Drugs for Humanity atau perang melawan narkoba untuk kemanusiaan adalah semangat bersama untuk menyelamatkan masyarakat dan generasi mendatang. Perjuangan melawan narkoba bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga upaya melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkotika,” jelasnya.

Sejalan dengan semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Gubernur mengajak seluruh pihak bersatu dan bersinergi dalam memperkuat pelaksanaan program P4GN di Kalimantan Tengah.

Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan hanya oleh BNN maupun aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan pemerintah, keluarga, sekolah, komunitas, dunia pendidikan, dan masyarakat.

Baca Juga :  KI Kalteng dan PPID Utama Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik di Dislutkan

“Persoalan narkoba tidak akan selesai jika hanya Badan Narkotika Nasional atau kepolisian yang bergerak, tetapi memerlukan sinergi semua pihak sesuai peran masing-masing. Tidak boleh ada ruang bagi narkoba di Bumi Tambun Bungai,” tegas Agustiar.

Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah Mada Roostanto menyampaikan bahwa kehadiran Kepala BNN Republik Indonesia Suyudi Ario Seto menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan sinergi seluruh pihak dalam pelaksanaan P4GN di Kalimantan Tengah.

“Kehadiran Kepala BNN Republik Indonesia Suyudi Ario Seto adalah kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami. Kehadiran ini memberikan semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan P4GN, memperluas jangkauan pencegahan, serta memperkuat perlindungan masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Mada.

Ia menambahkan, pemberantasan narkotika membutuhkan keterlibatan berbagai unsur sesuai dengan peran masing-masing. Pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dunia usaha, tokoh masyarakat, dan keluarga memiliki peran penting dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkotika.

“Dengan kepedulian dan dukungan yang konsisten, kita dapat menciptakan lingkungan yang mampu mencegah penyalahgunaan narkotika dan memberikan ruang yang lebih baik bagi generasi muda untuk tumbuh dan berkembang,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNN Republik Indonesia Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan fondasi utama kemajuan bangsa sekaligus menjadi bagian penting dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.

“Pembangunan sumber daya manusia adalah fondasi utama kemajuan bangsa. Kita membutuhkan generasi yang sehat, cerdas, produktif, berintegritas, dan memiliki ketahanan diri terhadap narkotika. Indonesia Emas 2045 hanya dapat diwujudkan melalui manusia yang berkualitas, sehingga perlindungan generasi muda harus menjadi tanggung jawab bersama,” tegas Suyudi.

Suyudi menjelaskan bahwa ancaman peredaran narkotika telah menjangkau berbagai wilayah, termasuk kawasan perdesaan. Karena itu, kewaspadaan perlu diperkuat mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Pangan dan KHBS bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Katingan

Ia mencontohkan temuan 45,96 gram sabu yang berkaitan dengan jaringan dari Tumbang Samba, Kabupaten Katingan, hingga Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, dengan dugaan pengendalian dari Lapas Kelas IIA Palangka Raya. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi peringatan bahwa peredaran narkotika dapat bergerak lintas wilayah.

“Ancaman narkotika nyata berada di sekitar kita dan telah menjangkau berbagai wilayah, termasuk desa. Kondisi ini menjadi peringatan untuk memperkuat kewaspadaan mulai dari keluarga hingga lingkungan masyarakat,” papar Suyudi.

BNN, lanjutnya, terus memperkuat berbagai program, mulai dari pencegahan, rehabilitasi, pemberdayaan masyarakat, pembangunan ketahanan masyarakat, hingga kolaborasi dalam penanganan permasalahan narkotika.

“Penanganan narkotika tidak cukup melalui regulasi dan penegakan hukum. Pencegahan perlu diperkuat melalui SAKA Anti Narkoba, disertai rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan serta pemberdayaan masyarakat agar tetap mandiri dan produktif. Ketahanan keluarga, kampus, dan komunitas juga perlu dibangun melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.

Suyudi juga menilai momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat menjadi pengingat untuk mengisi kemerdekaan melalui pembangunan generasi yang tangguh, sehat, dan berkualitas.

“Kedaulatan sejati tidak hanya berarti merdeka sebagai bangsa, tetapi mampu melindungi generasi muda dari ancaman narkotika. Berani berkata tidak terhadap narkotika adalah wujud pengetahuan, keberanian, dan kendali diri. Mari kita wujudkan Kalimantan Tengah yang bersih dari narkotika demi generasi sehat, berprestasi, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tandas Suyudi.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan BNN menegaskan komitmen untuk memperkuat kolaborasi dalam pelaksanaan P4GN, meningkatkan ketahanan masyarakat, serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.(*)

Penulis : Hewu

Editor : Apri

Berita Terkait

Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Pangan dan KHBS bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Katingan
KI Kalteng dan PPID Utama Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik di Dislutkan
Agustiar Sabran Salurkan Bantuan Pangan dan BLT KHBS untuk Warga Pahandut Seberang
Gubernur Agustiar Sabran Salurkan Bantuan Pangan dan BLT KHBS kepada Warga Bukit Tunggal
Agustiar Sabran Serahkan Bantuan Pangan dan BLT KHBS kepada Warga Langkai
Gubernur Agustiar Sabran Salurkan Bantuan Pangan dan BLT KHBS untuk Warga Kereng Bangkirai
Karhutla Kalteng Masih Kritis, 13.435 Personel Gabungan Dikerahkan
Karhutla Kalteng: 8.093 Hotspot Terdeteksi, BPB-PK Perkuat Penanganan

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Pangan dan KHBS bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Katingan

Rabu, 30 September 2026 - 19:27 WIB

KI Kalteng dan PPID Utama Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik di Dislutkan

Selasa, 29 September 2026 - 21:35 WIB

Agustiar Sabran Salurkan Bantuan Pangan dan BLT KHBS untuk Warga Pahandut Seberang

Selasa, 29 September 2026 - 20:57 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Salurkan Bantuan Pangan dan BLT KHBS kepada Warga Bukit Tunggal

Selasa, 29 September 2026 - 08:25 WIB

Agustiar Sabran Serahkan Bantuan Pangan dan BLT KHBS kepada Warga Langkai

Selasa, 29 September 2026 - 08:14 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Salurkan Bantuan Pangan dan BLT KHBS untuk Warga Kereng Bangkirai

Minggu, 27 September 2026 - 22:20 WIB

Karhutla Kalteng Masih Kritis, 13.435 Personel Gabungan Dikerahkan

Kamis, 24 September 2026 - 11:21 WIB

Karhutla Kalteng: 8.093 Hotspot Terdeteksi, BPB-PK Perkuat Penanganan

Berita Terbaru