Tips Menata Dapur Sesuai Feng Shui Agar Rezeki Lancar dan Rumah Tangga Harmonis

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi dapur dengan posisi kompor dan wastafel berhadapan (Nano Banana Gemini AI)

Ilustrasi dapur dengan posisi kompor dan wastafel berhadapan (Nano Banana Gemini AI)

1TULAH.COM-Dapur sering kali dijuluki sebagai jantung dari sebuah rumah. Lebih dari sekadar area memasak, ilmu Feng Shui memandang dapur sebagai simbol utama kemakmuran, Kesejahteraan, serta sumber kesehatan bagi seluruh anggota keluarga.

Sayangnya, masih banyak orang yang keliru saat menentukan tata letak interior dapur. Penataan yang asal-asalan dipercaya dapat memicu benturan energi (ciong), memicu konflik keluarga, hingga menghambat arus rezeki.

Pakar Feng Shui ternama, Kang Sing Hwat, membagikan panduan penting dalam menata dapur agar energi positif (chi) dapat mengalir maksimal di seluruh sudut rumah.

1. Dapur sebagai Cermin Keuangan dan Kesehatan

Menurut Kang Sing Hwat, kebersihan dan keteraturan dapur berbanding lurus dengan stabilitas finansial penghuninya. Dapur yang rapi dan terawat mencerminkan aliran energi rezeki yang jernih.

“Dapur itu adalah sumber kemakmuran, sumber kehidupan, dan sumber kesehatan bagi seluruh penghuni rumah,” ungkap Kang Sing Hwat melalui unggahan di kanal YouTube resminya.

Dapur yang kotor, gelap, dan berantakan dianggap memancarkan energi negatif (Sha Chi) yang berpotensi mengganggu kesehatan tubuh dan keuangan keluarga.

Baca Juga :  Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas

2. Hindari Benturan Elemen Api dan Air

Salah satu aturan paling mendasar dalam Feng Shui dapur adalah pemisahan antara kompor dan bak cuci piring (sink) atau kulkas. Kompor merepresentasikan elemen api, sedangkan sink dan kulkas mewakili elemen air.

Kedua elemen ini bersifat saling menolak. Jika diletakkan berdampingan atau berhadapan secara langsung, ketidakharmonisan tersebut dapat memicu percekcokan rumah tangga dan ketidakstabilan emosi.

  • Jarak Aman: Berikan jarak minimal 50–60 cm antara kompor dan bak cuci piring.

  • Solusi Sekat: Jika area terbatas, letakkan elemen kayu (seperti talenan kayu atau tanaman hibrida) di antara keduanya sebagai penyeimbang energi.

3. Pantangan Posisi Kompor Menurut Feng Shui

Tata letak kompor memegang peranan vital dalam menyalurkan energi kemakmuran. Kang Sing Hwat menekankan beberapa posisi kompor yang wajib dihindari:

  • Di Bawah Balok Beton: Posisi kompor persis di bawah balok gantung menciptakan efek menekan secara energetik, yang diyakini berdampak buruk pada kesehatan orang yang sering memasak.

  • Berhadapan dengan Pintu Toilet: Toilet merupakan area pembuangan energi kotor, sedangkan kompor adalah area pengolahan makanan bernutrisi. Jika keduanya berhadapan, energi rezeki berisiko “terbuang” sia-sia.

  • Membelakangi Pintu Utama Dapur: Usahakan posisi kompor memungkinkan koki melihat siapa saja yang masuk ke area dapur tanpa perlu menoleh secara drastis, guna menciptakan rasa aman dan kontrol energi.

Baca Juga :  Heriyus: Semangat Mura Expo Harus Berlanjut dalam Pembangunan Daerah

4. Pencahayaan dan Skema Warna Penyeimbang

Untuk menciptakan ruangan yang harmonis, pilih skema warna bernuansa elemen tanah seperti krem, cokelat muda, atau kuning pucat. Elemen tanah efektif meredam dominasi elemen api dari kompor agar kondisi rumah tangga tetap tenang.

Selain warna, pastikan sirkulasi udara dan intensitas cahaya matahari bekerja optimal. Dapur yang terang dan berudara segar akan menjaga energi rezeki tetap mengalir lancar sepanjang waktu. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Tegaskan Sanksi Pidana Pembakar Lahan: 4 Korporasi di Kalbar Mulai Diselidiki
Presiden Prabowo Tegaskan Sanksi Pidana Pembakar Lahan: 4 Korporasi di Kalbar Mulai Diselidiki
Krisis Karhutla Melanda Papua Tengah: 512 Titik Panas Terdeteksi, Bandara Lumpuh hingga RSUD Terancam
Strategi Prabowo Atasi Karhutla Kalimantan: Kirim KSAD, Wakapolri, hingga Brimob ke Lapangan
Bebas Kerugian Negara dan Raih WTP, BPK Tetap Audit Kinerja Pelayanan Peradilan MK
Kampus Tunggu Informasi Resmi usai KPK Segel Sejumlah Ruang Pimpinan Unsoed
KPK Ungkap Dugaan Suap Ratusan Juta untuk Masuk FK Unsoed
Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:11 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Sanksi Pidana Pembakar Lahan: 4 Korporasi di Kalbar Mulai Diselidiki

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Tips Menata Dapur Sesuai Feng Shui Agar Rezeki Lancar dan Rumah Tangga Harmonis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:36 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Sanksi Pidana Pembakar Lahan: 4 Korporasi di Kalbar Mulai Diselidiki

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:29 WIB

Krisis Karhutla Melanda Papua Tengah: 512 Titik Panas Terdeteksi, Bandara Lumpuh hingga RSUD Terancam

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:40 WIB

Bebas Kerugian Negara dan Raih WTP, BPK Tetap Audit Kinerja Pelayanan Peradilan MK

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Kampus Tunggu Informasi Resmi usai KPK Segel Sejumlah Ruang Pimpinan Unsoed

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:29 WIB

KPK Ungkap Dugaan Suap Ratusan Juta untuk Masuk FK Unsoed

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas

Berita Terbaru