Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ndonesia Corruption Watch (ICW) mengungkapkna temuan pengadaan burung merpati dalam rangka peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta, senilai Rp305 juta. (foto: BPMI Sekretariat Presiden)

ndonesia Corruption Watch (ICW) mengungkapkna temuan pengadaan burung merpati dalam rangka peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta, senilai Rp305 juta. (foto: BPMI Sekretariat Presiden)

1TULAH.COM-Pengelolaan anggaran pemerintah dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia kembali menuai kritik dari masyarakat dan pengamat. Sorotan publik mengemuka setelah atraksi terjun payung yang menampilkan gambar Presiden Prabowo Subianto dinilai memakan biaya yang kurang mencerminkan nilai urgensi serta keberpihakan terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Kritik Pengelolaan Anggaran dan Skala Prioritas

Penyelenggaraan kegiatan seremonial dengan alokasi dana besar memicu tanda tanya terkait efektivitas belanja negara. Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Wana Alamsyah, menilai bahwa substansi permasalahan ini bukan sekadar mengenai besaran angka yang dikeluarkan, melainkan prioritas dalam pengalokasian anggaran publik.

Baca Juga :  Heriyus: Semangat Mura Expo Harus Berlanjut dalam Pembangunan Daerah

“Persoalannya bukan semata pada nominal Rp305 juta, tetapi mencerminkan bagaimana pengelolaan anggaran pemerintah yang tidak berbasis skala prioritas dan tidak memandang aspek urgensi,” kata Wana.

Ia mengingatkan bahwa semangat memperingati hari kemerdekaan seharusnya diisi dengan kebijakan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat luas, ketimbang pengeluaran untuk aksi seremonial yang minim dampak sosial-ekonomi.

Kebutuhan Publik yang Lebih Mendesak

Di tengah tantangan ekonomi dan pemenuhan layanan dasar—seperti fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga penanggulangan bencana daerah—alokasi dana seremonial dinilai perlu dievaluasi secara ketat. Penggunaan anggaran belanja negara idealnya difokuskan pada sektor-sektor produktif yang memberikan manfaat jangka panjang.

Baca Juga :  Bupati Heriyus Apresiasi Dedikasi Paskibraka Mura 2026

Wana menekankan pentingnya pemerintah memperketat pengawasan terhadap efisiensi anggaran perayaan nasional agar tidak menimbulkan persepsi pemborosan di mata publik.

“Terlalu banyak kebutuhan publik yang mendesak yang lebih membutuhkan keberpihakan anggaran,” tegas Wana.

Pentingnya Transparansi dan Efisiensi Anggaran

Sorotan netizen dan pengamat terhadap atraksi terjun payung ini menjadi pengingat bagi instansi terkait untuk senantiasa menerapkan prinsip akuntabilitas dan efisiensi. Evaluasi terhadap tata kelola anggaran acara kenegaraan diharapkan dapat memastikan bahwa setiap rupiah dari APBN benar-benar dialokasikan untuk kesejahteraan masyarakat dan program prioritas nasional. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia
Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking
Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil
Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami
Polri Absen Rapat Konflik Agraria, KPA Desak Komisi III DPR Panggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit
KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK
Heboh Pengusiran 3 Turis Diduga Tentara IDF di Ubud Bali, Berawal dari Sikap Kasar ke Staf: Pantas Aja!
Dorong Efisiensi Anggaran, Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati KUA-PPAS 2027
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:14 WIB

Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Polri Absen Rapat Konflik Agraria, KPA Desak Komisi III DPR Panggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:44 WIB

KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Heboh Pengusiran 3 Turis Diduga Tentara IDF di Ubud Bali, Berawal dari Sikap Kasar ke Staf: Pantas Aja!

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Dorong Efisiensi Anggaran, Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati KUA-PPAS 2027

Berita Terbaru