1TULAH.COM, Muara Teweh – Wakil Ketua I DPRD Barito Utara (Barut), Kalteng, H Benny Siswanto, mempertanyakan komitmen PT Batara Perkasa dan PT Barito Bangun Nusantara (BBN) dalam memperbaiki kerusakan jalan milik pemerintah kabupaten di wilayah operasional perusahaan.
Kerusakan tersebut diduga kuat terjadi akibat aktivitas pengangkutan hasil pertambangan batu bara perusahaan pada periode pertengahan 2022 hingga awal 2023.
“Saya ingin menegaskan bahwa jalan ini adalah jalan milik masyarakat, bukan milik perusahaan. Oleh karena itu, apabila kerusakan terjadi akibat operasional perusahaan, maka pihak perusahaan setidaknya harus bertanggung jawab penuh untuk mengatasinya,” tegas Waket I Dewan Benny Siswanto, Senin, 26 Januari 2026.
Kemudian dia juga menyayangkan pola operasi perusahaan yang dinilai hanya mengejar hasil tambang tanpa mempertimbangkan dampak terhadap kondisi infrastruktur dan masyarakat sekitar. Kerusakan jalan yang parah tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
“Masyarakat sudah cukup lama menanggung dampaknya. Tidak bisa lagi hanya dengan janji. Kami meminta komitmen yang jelas dan nyata,” katanya.
Dari persoalan itu, Waket I Benny mendesak PT Batara Perkasa untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan menyampaikan jadwal perbaikan yang pasti, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami ingin ada jadwal yang jelas dan komitmen yang terukur terkait perbaikan jalan ini. DPRD akan terus mengawal dan mendesak hal ini hingga tuntas, karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” tuntasnya.
Editor: Aprie
























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

