DPRD Kalteng Dorong Pemberdayaan Perempuan untuk Pembangunan Berkelanjutan

- Jurnalis

Kamis, 4 September 2025 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Pipit Setyorini. Foto:Ist

Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Pipit Setyorini. Foto:Ist

1TULAH.COM-Perempuan di Kalimantan Tengah memegang peran strategis dalam pembangunan daerah. Keterlibatan mereka tidak hanya terbatas pada sektor sosial dan pendidikan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta aktif dalam dunia politik.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Pipit Setyorini, pada Rabu (3/9/2025).

Menurutnya, peningkatan partisipasi perempuan dalam berbagai bidang menunjukkan kemajuan yang signifikan. “Keterlibatan peran perempuan semakin meningkat dengan adanya pimpinan daerah perempuan, legislator, aktivis maupun penggerak komunitas,” ujar Pipit.

Kesejahteraan Perempuan dan Tantangan yang Ada

Tingkat kesejahteraan perempuan di Kalteng telah mengalami perkembangan yang positif, terlihat dari peningkatan partisipasi ekonomi, akses pendidikan, dan keterlibatan dalam pengambilan keputusan. Namun, di sisi lain, masih banyak perempuan yang menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan dasar pemerintah, seperti kesehatan, pendidikan, dan pelatihan keterampilan.

Baca Juga :  KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Pipit Setyorini menegaskan bahwa tantangan ini menjadi pekerjaan rumah bersama, terutama dalam program pengentasan kemiskinan ekstrem. Program ini sejalan dengan program nasional Asta Cipta Presiden dan program daerah Huma Betang dari Gubernur Provinsi Kalteng.

Maksimalkan Program Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal

Untuk mengatasi kesenjangan tersebut, perlu ada upaya maksimal dalam meningkatkan kesejahteraan perempuan. Salah satu caranya adalah dengan mendukung kegiatan keterampilan yang berbasis potensi lokal di setiap wilayah.

Selain itu, dukungan modal usaha bagi UMKM perempuan juga sangat krusial. Bantuan ini bisa disalurkan melalui dana bergulir, koperasi perempuan, serta kemudahan akses perbankan.

Pipit juga menekankan pentingnya program perlindungan perempuan dan anak, termasuk pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Kekerasan Seksual. Adanya kepastian hukum bagi para korban dan pemulihan, baik secara fisik maupun psikis, menjadi langkah yang tidak bisa diabaikan.

Baca Juga :  Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

Imbauan Pemerintah dan Visi Jangka Panjang

Pada akhir pernyataannya, Pipit mengimbau pemerintah agar terus memperkuat komitmen dalam pembangunan yang responsif gender. Setiap kebijakan pemerintah harus mempertimbangkan kebutuhan dan aspirasi perempuan. Ia juga menekankan pentingnya melibatkan organisasi perempuan dan meningkatkan anggaran untuk pemberdayaan perempuan hingga ke tingkat akar rumput.

“Perempuan merupakan pilar penting dalam pembangunan daerah. Ketika perempuan hidup sehat dan sejahtera, maka keluarga dan masyarakat pun ikut sejahtera. Dan menghasilkan generasi emas bagi daerah kita, khususnya Provinsi Kalteng,” pungkas Pipit Setyorini. (Ingkit)

Berita Terkait

Terjun Langsung ke Palangka Raya, Sherina Munaf Ikut Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng
Karhutla Meluas Hingga Lintas Negara, Komnas HAM Tuding Pembiaran dan Lemahnya Tata Kelola Gambut
Keracunan Massal MBG Tembus 2.000 Korban di 4 Provinsi, Media Asing Soroti Pengawasan Dapur Penyedia
Ketegasan Kementerian Kehutanan: Siapkan Gugatan Ganti Rugi Kerusakan Ekosistem Karhutla untuk Korporasi
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek
Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif
Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 18:05 WIB

Terjun Langsung ke Palangka Raya, Sherina Munaf Ikut Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng

Jumat, 4 September 2026 - 10:30 WIB

Keracunan Massal MBG Tembus 2.000 Korban di 4 Provinsi, Media Asing Soroti Pengawasan Dapur Penyedia

Jumat, 4 September 2026 - 07:40 WIB

Ketegasan Kementerian Kehutanan: Siapkan Gugatan Ganti Rugi Kerusakan Ekosistem Karhutla untuk Korporasi

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Kamis, 3 September 2026 - 14:48 WIB

Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif

Kamis, 3 September 2026 - 14:35 WIB

Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak

Kamis, 3 September 2026 - 12:10 WIB

Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!

Berita Terbaru