Respons Tarif Impor Trump, China Bongkar Harga Asli Tas Mewah Produk AS

- Jurnalis

Kamis, 17 April 2025 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Donald Trump

Presiden Donald Trump

1TULAH.COM – Sebagai respons terhadap tarif impor yang diterapkan oleh pemerintahan Trump, China mulai mendorong penjualan langsung produk-produk mewah dari pabrik ke konsumen, dengan harga jauh lebih murah dibanding harga ritel resmi.

Produk seperti tas, pakaian, dan kosmetik ditawarkan langsung oleh pemasok China melalui platform seperti TikTok, sering kali tanpa logo merek namun tetap dengan kualitas tinggi.

Beberapa pemasok mengklaim produk mereka dibuat dengan bahan dan keterampilan yang sama seperti barang bermerek terkenal.

Salah satu pemasok tas mirip Birkin mengungkapkan bahwa biaya produksi tas yang biasa dijual seharga lebih dari 500 juta rupiah sebenarnya hanya sekitar 23 juta rupiah.

Margin keuntungan para pembuat tas sangat kecil dibandingkan dengan laba besar yang diambil oleh merek-merek mewah berkat kekuatan logo dan branding.

Banyak pengguna TikTok asal Amerika yang membagikan video dari pemasok ini, menunjukkan bahwa meskipun dikenai tarif dan ongkos kirim, harga produk tetap jauh lebih murah daripada di toko resmi.

Beberapa warganet menilai tren ini sebagai bukti bahwa perang dagang dengan China merugikan konsumen Amerika.

China juga secara terbuka menunjukkan proses produksi untuk membuktikan kualitas produknya, berusaha menepis stigma negatif dari label “Made in China”.

Di tengah tarif impor yang tinggi dari kedua negara, banyak yang percaya bahwa pembelian langsung dari China mungkin akan menjadi satu-satunya cara terjangkau untuk mendapatkan barang mewah di masa mendatang.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital
Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!
Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi
Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN
Fenomena Antariksa Langka, Lubang Hitam ‘Piatu’ Terdeteksi Memangsa Bintang
Gempa Dahsyat M 7,4 Guncang Kolombia: 111 Orang Tewas, Bencana Nasional Ditetapkan
Krisis Migran Ceuta: Dari Masalah Kemanusiaan Hingga Catur Geopolitik Spanyol, Maroko, dan Israel
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital

Selasa, 1 September 2026 - 15:43 WIB

Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Fenomena Antariksa Langka, Lubang Hitam ‘Piatu’ Terdeteksi Memangsa Bintang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:28 WIB

Gempa Dahsyat M 7,4 Guncang Kolombia: 111 Orang Tewas, Bencana Nasional Ditetapkan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:58 WIB

Krisis Migran Ceuta: Dari Masalah Kemanusiaan Hingga Catur Geopolitik Spanyol, Maroko, dan Israel

Berita Terbaru