Gempa Dahsyat M 7,4 Guncang Kolombia: 111 Orang Tewas, Bencana Nasional Ditetapkan

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa 7,4 SR di Colombia menewaskan 111 orang dan merusak rumah sakit anak. (CNN)

Gempa 7,4 SR di Colombia menewaskan 111 orang dan merusak rumah sakit anak. (CNN)

1TULAH.COM-Bencana alam dahsyat melanda wilayah barat Kolombia setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang kawasan tersebut. Bencana ini menjadi peristiwa seismik paling mematikan sekaligus tercatat sebagai guncangan terbesar yang melanda Kolombia dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir.

Hingga saat ini, sedikitnya 111 orang dilaporkan tewas dan puluhan warga lainnya mengalami luka-luka. Menanggapi tingginya skala dampak kerusakan, pemerintah pusat Kolombia langsung menetapkan status bencana nasional serta mengerahkan personel militer ke titik-titik paling parah.

Pusat Gempa dan Kepanikan hingga Ibu Kota

Menurut data seismologi, pusat gempa berada di kawasan San José del Palmar, sebuah wilayah terpencil yang terletak sekitar 240 kilometer di sebelah barat ibu kota Bogotá.

Meski berpusat di wilayah terpencil, kuatnya getaran merambat hingga ke Bogotá. Kondisi ini memicu sirine bahaya dan membuat warga yang panik berhamburan menyelamatkan diri ke jalan-jalan raya. Konfirmasi terkait tingginya angka korban jiwa disampaikan langsung oleh Presiden Kolombia, Abelardo de la Espriella.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Minta Program Pasar Murah Diperluas ke Seluruh Kabupaten

Fokus Evakuasi: Reruntuhan Rumah Sakit Anak di Kota Cali

Dampak kehancuran terparah dilaporkan terjadi pada fasilitas kesehatan di Kota Cali. Area perawatan bayi dan anak di rumah sakit setempat runtuh seketika saat guncangan terjadi.

Saat ini, tim penyelamat gabungan bersama aparat militer tengah fokus bekerja ekstra keras membongkar puing-puing bangunan. Penyisiran secara intensif diprioritaskan pada area fasilitas anak yang hancur total demi mengevakuasi korban yang masih tertimbun di bawah reruntuhan.

Hambatan Geografis dan Bantuan Internasional dari AS

Karakteristik lokasi pusat gempa yang berada di kawasan tertinggal dan terpencil menjadi tantangan tersendiri, sehingga sempat memperlambat pendataan awal serta distribusi logistik darurat.

Melihat krisis kemanusiaan ini, Pemerintah Amerika Serikat bergerak cepat memberikan dukungan. Melalui pernyataan resmi Departemen Luar Negeri AS di platform X, pemerintah AS mengucurkan bantuan darurat senilai 15,5 juta dolar AS (sekitar Rp240 miliar lebih).

Baca Juga :  HUT TNI ke-81, Polres Murung Raya Perkuat Sinergi Bersama Yonif TP 883

“Kami bersatu dalam doa bersama rakyat Kolombia dan siap mendukung Presiden Abelardo de la Espriella beserta pemerintahannya saat mereka menilai kebutuhan di lapangan,” tulis Departemen Luar Negeri AS.

Bantuan dana dari AS ini dialokasikan khusus untuk:

  • Penyediaan tempat penampungan sementara (shelter).

  • Pasokan bahan pangan pokok.

  • Tim penilaian kerusakan di lapangan (damage assessment).

Secara geografis, Kolombia terletak di kawasan rawan aktivitas tektonik aktif Pasifik (bagian dari kawasan Ring of Fire). Wilayah barat negara ini secara berkala memang kerap mengalami guncangan. Namun, gempa M 7,4 kali ini menjadi yang terkuat dalam satu dekade terakhir dan memicu krisis kemanusiaan berskala besar. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya
Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi
Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN
Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Berita Terbaru