Fairid dan Pj Walikota Palangka Raya hingga ASN Kemenag RI Dilaporkan ke Bawaslu, Ada Apa?

- Jurnalis

Rabu, 20 November 2024 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rudyansah salah satu warga Kota Palangka Raya, Kalteng, bersama sejumlah saksi, mendatangi Kantor Bawaslu setempat di Jalan Suprapto, Senin, 18 November 2024. Foto: Rudyansyah untuk 1tulah.com

Rudyansah salah satu warga Kota Palangka Raya, Kalteng, bersama sejumlah saksi, mendatangi Kantor Bawaslu setempat di Jalan Suprapto, Senin, 18 November 2024. Foto: Rudyansyah untuk 1tulah.com

1tulah.com, PALANGKA RAYA – Rudyansah salah satu warga Kota Palangka Raya, Kalteng, bersama sejumlah saksi, mendatangi Kantor Bawaslu setempat di Jalan Suprapto, Senin, 18 November 2024.

Adapun maksud kedatangan mereka, yakni melaporkan terkait adanya dugaan pelanggaran Pilkada di Palangka Raya.

Dugaan pelanggaran itu dilakukan oleh pasangan calon nomor urut 02, Farid Naparin-Ahmad Zaini ZAINI, Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, dan Rus’ansyah selaku oknum ASN pada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) RI di Palangka Raya,

Menurut Rudyansah, yang juga salah satu anggota Garda Antang Patahu ini dugaan pelanggaran Pilkada Palangka Raya ini dilakukan pada Kamis lalu, 14 November 2024, bertempat di Aula Pelampang Tarung Pemkot Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut Km 5, Palangka Raya.

“Ada indikasi penggunaan dana hibah yang dilakukan dengan modus membagikan sarung dengan melampirkan stiker Fairid Naparin selaku calon wali kota Palangka Raya dari nomor urut 02 yang diduga didukung pihak-pihak terkait secara aktif,” kata Rudyansah kepada awak media, Selasa kemarin, 19 November 2024.

Baca Juga :  Gerindra Minta Semua Pihak Tak Seret Presiden Prabowo di Kasus Febrie Adriansyah, Sentil Hotman Paris

Secara rinci Rudyansah menjelaskan kronologis dugaan pelanggaran, yaitu paslon 02 diduga telah membagikan sarung atas nama Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD-DMI) Palangka Raya yang anggarannya patut diduga berasal dari dana hibah APBD dengan melampirkan stiker Fairid Naparin dan kantong plastik kuning seolah-olah mengkonotasikan Partai Golkar.

Kemudian, Pj Wali Kota Hera Nugrahayu selaku pejabat dan ASN patut diduga turut terlibat dalam hal penyaluran paket berstiker calon wali kota paslon 02 tersebut.

Hal ini terlihat dari spanduk yang turut terpampang dalam pelaksanaan kegiatan berkedok Pembinaan dan Pelatihan Manajemen Masjid Se-Palangka Raya.

Kegiatan tersebut diduga secara sengaja dihadiri langsung oleh calon wali kota nomor 02 Fairid Naparin.

Pada kegiatan tersebut Pj Wali Kota Hera Nugrahayu patut diduga terlibat turut melakukan kampanye. Padahal kedua pihak ini harusnya bersikap netral dalam Pilkada Kota Palangka Raya.

Baca Juga :  Gerindra Minta Semua Pihak Tak Seret Presiden Prabowo di Kasus Febrie Adriansyah, Sentil Hotman Paris

Lebih lanjut diungkapkannya, bahwa Ketua Harian PD DMI Palangka Raya Rus’ansyah, sampai saat ini tercatat sebagai ASN pada Kantor Kemenag Kota Palangka Raya, patut diduga telah terang-terangan dan ikut serta terlibat aktif mengkampanyekan pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota nomor urut 02, Fairid Naparin-Ahmad Zaini, melalui kegiatan PD DMI Palangka Raya.

Dia bilang, pihaknya juga sudah memberikan keterangan awal kepada pihak Bawaslu Palangka Raya didampingi beberapa orang saksi-saksi.

Selai itu, sebut dia bukti-bukti dugaan pelanggaran Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya, telah pihaknya lampirkan dalam dokumentasi dan foto-foto terkait kegiatan dimaksud.

“Kami berharap dugaan pelanggaran Pemilu melalui dana hibah ini dapat disikapi dan ditindaklanjuti oleh Banwaslu Kota Palangka Raya,” tandas Rudyansah.

Editor: Aprie

Berita Terkait

Gerindra Minta Semua Pihak Tak Seret Presiden Prabowo di Kasus Febrie Adriansyah, Sentil Hotman Paris
Fenomena Gelar Budaya Elite Politik, Sosiolog: Alat Dongkrak Karisma dan Citra
Isu Gerindra Awasi Pergerakan Wapres Gibran Dipastikan Hoaks, Fraksi Bakal Layangkan Somasi
Selat Hormuz Diblokade Lagi, Pertemuan Damai JD Vance dan Iran di Swiss Tegang
Heboh Aliansi BEM Bersatu: Tuding Eks Petinggi Militer, Justru Dihantam Badai Klarifikasi Kampus
Kritik Berujung Ricuh, Budiman Sudjatmiko dan Nusron Wahid Dikepung Mahasiswa UGM
Peta Baru Menuju Pemilu 2029: Kemesraan Prabowo-PDIP dan Manuver Senyap Jokowi
Parpol Bandel Siap-Siap Sanksi! Putusan MK Tegaskan Kuota 30% Perempuan Bersifat Memaksa

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:38 WIB

Fenomena Gelar Budaya Elite Politik, Sosiolog: Alat Dongkrak Karisma dan Citra

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:11 WIB

Isu Gerindra Awasi Pergerakan Wapres Gibran Dipastikan Hoaks, Fraksi Bakal Layangkan Somasi

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Selat Hormuz Diblokade Lagi, Pertemuan Damai JD Vance dan Iran di Swiss Tegang

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:01 WIB

Heboh Aliansi BEM Bersatu: Tuding Eks Petinggi Militer, Justru Dihantam Badai Klarifikasi Kampus

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:14 WIB

Kritik Berujung Ricuh, Budiman Sudjatmiko dan Nusron Wahid Dikepung Mahasiswa UGM

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:28 WIB

Peta Baru Menuju Pemilu 2029: Kemesraan Prabowo-PDIP dan Manuver Senyap Jokowi

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:47 WIB

Parpol Bandel Siap-Siap Sanksi! Putusan MK Tegaskan Kuota 30% Perempuan Bersifat Memaksa

Jumat, 8 Mei 2026 - 00:33 WIB

Setelah Hancurkan Patung Yesus, Tentara Israel Kini Lecehkan Patung Bunda Maria di Lebanon

Berita Terbaru

ilustrasi

Opini

Fenomena Brain Drain di Indonesia

Selasa, 21 Jul 2026 - 07:57 WIB