Jelang Debat Keempat Pilpres 2024 Timnas AMIN Berikan Pesan, Begini Isinya

- Jurnalis

Minggu, 14 Januari 2024 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cawapres nomor urut dua Gibran Rakabuming Raka (kanan) beradu gagasan dengan Cawapres nomor urut satu Muhaimin Iskandar (kiri) dalam debat perdana Cawapres 2024 di JCC Senayan Jakarta, Jumat (22/12/2023). (Sumber: suara.com)

Cawapres nomor urut dua Gibran Rakabuming Raka (kanan) beradu gagasan dengan Cawapres nomor urut satu Muhaimin Iskandar (kiri) dalam debat perdana Cawapres 2024 di JCC Senayan Jakarta, Jumat (22/12/2023). (Sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Jelang perhelatan debat keempat Pilpres 2024 yang mempertemukan para calon wakil presiden (cawapres) dari masing-masing paslon, Timnas AMIN berharap nantinya tidak ada lagi penggunaan singkatan-singkatan yang diajukan dari cawapres lain.

Seperti yang diketahui, saat debat cawapres beberapa waktu lalu, Gibran Rakabuming Raka, cawapres nomor urut 2, memberikan sejumlah pertanyaan singkatan yang tidak mampu dijawab oleh Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

“Mudah-mudahan tidak terjadi seperti yang lalu ada singkatan-singkatan,” kata Kapten Timnas AMIN Marsekal Madya TNI Purn. Muhammad Syaugi.

Syaugi mengatakan bahwa pada debat keempat yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI antar-cawapres dapat berjalan dengan baik.

Maka karena itu, Syaugi mengatakan, Cak Imin telah melakukan persiapan dengan matang untuk menjabarkan visi, misi, dan gagasan pasangan AMIN di debat keempat Pilpres 2024, sehingga masyarakat dapat menerimanya.

Baca Juga :  Semburkan Abu 15 KM, Erupsi Anak Krakatau Memicu Bencana Internasional Hingga Dipantau Jepang

“Sangat disiapkan untuk debat cawapres pada tanggal 21 Januari 2024. Pak Muhaimin sudah menyiapkan diri dengan baik tentang topik yang diperdebatkan nanti,” tuturnya.

Menurutnya, dalam debat keempat nanti, Cak Imin akan meniru gaya Anies Baswedan.

Ia berharap ajang tersebut bisa memberikan warna bagi para pemilih.

“Sudah diberikan contoh oleh Pak Anies yang kemarin, jadi pasti bisa lebih baik,” katanya.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Kejagung Kantongi Bukti Pemerasan dan Sita Uang Tunai dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Pemerintah Cairkan Bansos Beras Tahap 2 Alokasi Juli–September 2026: Setiap KPM Terima 30 Kg
DPRD Kalteng Matangkan Raperda Pertanahan, Lembaga Adat Jadi Garda Terdepan Resolusi Konflik
Persidangan Korupsi Kuota Haji: Yaqut Pertanyakan Foto Prabowo dan Fuad Hasan Masyhur di Paris
Aturan Baru Menkomdigi Larang Kuota Hangus Diprotes, Dinilai Tak Sesuai Putusan MK
Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga
Bukan Cuma Kemarau, Ini Penyebab Karhutla Berulang dan Kian Parah di Indonesia
Polri Usut Dugaan Penyimpangan Data Siswa Sekolah Rakyat, Banyak Anak Orang Mampu Masuk Kuota
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 06:05 WIB

Kejagung Kantongi Bukti Pemerasan dan Sita Uang Tunai dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Jumat, 11 September 2026 - 05:57 WIB

Pemerintah Cairkan Bansos Beras Tahap 2 Alokasi Juli–September 2026: Setiap KPM Terima 30 Kg

Kamis, 10 September 2026 - 18:48 WIB

DPRD Kalteng Matangkan Raperda Pertanahan, Lembaga Adat Jadi Garda Terdepan Resolusi Konflik

Kamis, 10 September 2026 - 16:51 WIB

Persidangan Korupsi Kuota Haji: Yaqut Pertanyakan Foto Prabowo dan Fuad Hasan Masyhur di Paris

Kamis, 10 September 2026 - 15:10 WIB

Aturan Baru Menkomdigi Larang Kuota Hangus Diprotes, Dinilai Tak Sesuai Putusan MK

Kamis, 10 September 2026 - 09:54 WIB

Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga

Kamis, 10 September 2026 - 08:26 WIB

Bukan Cuma Kemarau, Ini Penyebab Karhutla Berulang dan Kian Parah di Indonesia

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WIB

Polri Usut Dugaan Penyimpangan Data Siswa Sekolah Rakyat, Banyak Anak Orang Mampu Masuk Kuota

Berita Terbaru