BBM Naik, Hotman Paris Usulkan Uang Pensiun Anggota Dewan Dipangkas

- Jurnalis

Rabu, 7 September 2022 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hotman Paris Hutapea tanggapi kenaikan BBM (suara.com)

Hotman Paris Hutapea tanggapi kenaikan BBM (suara.com)

1TULAH.COM – Pemerintah resmi menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) baik yang subsidi dan non-subsidi pada Sabtu 3 September 2022.

Imbas kenaikan harga BBM, banyak mendapat kritikan dan penolakan berbagai lapisan masyarakat.

Sejumlah elemen, terutama mahasiswa turun ke jalan menyampaikan keberatan terkait kebijakan naiknya harga BBM.

Kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut juga mendapat perhatian pengacara kondang Hotman Paris Hutapea baru-baru ini.

Melalui video di akun Instagramnya @hotmanparisofficial, turut angkat bicara mengenai naiknya harga BBM bersubsidi.

“Harga BBM naik, alasannya karena pemerintah terlalu berat biayanya membiayai subsidi,” ujar Hotman Paris mengawali videonya, seperti dikutip Hops.id–jaringan Suara.com, Selasa 6 September 2022.

Ia nampaknya sadar betul, jika harga BBM naik, maka rakyat yang akan menanggung bebannya karena harga kebutuhan pokok lainnya ikut naik.

Hotman Paris pun mengajukan sebuah usulan yang selama ini nampaknya selama ini belum terpikirkan oleh para pentinggi negara.

Dia lantas mengusulkan agar pemerintah mengalihkan anggaran negara lainnya yang kurang mendesak untuk menutupi subsidi harga BBM, agar harganya tetap bisa ditekan.

Baca Juga :  Paskibra Mura Tampil Disiplin dan Kompak Kibarkan Sang Merah Putih

Hotman mengatakan bahwa salah satu anggaran yang bisa dialihkan untuk menutupi subsidi harga BBM adalah uang pensiun para anggota DPR/DPRD.

Menurutnya, uang pensiun anggota dewan cukup membebani keuangan negara, karena uang pensiun tersebut diberikan kepada semua anggota dewan selama seumur hidup.

“Di mana substansinya, di mana alasan pembenarannya? (Anggota) DPR atau DPRD mungkin hanya menjabat satu atau dua kali (periode) tapi dia berhak mendapatkan uang pensiun selama seumur hidup, dan itu membebani APBN,” ungkap Hotman.

Karena itulah Hotman Paris mengusulkan agar uang pensiun para anggota dewan dipangkas agar bisa dialihkan untuk subsidi harga BBM.

Jika anggaran untuk uang pensiun para anggota dewan dialihkan untuk subsidi harga BBM, maka harga BBM akan kembali turun dan hal tersebut tentunya akan bermanfaat untuk rakyat lebih banyak.

“”Tolong pikirkan para anggota DPR dan DPRD pikirkan nasib rakyat,” tegas Hotman Paris.

Usulan Hotman Paris tersebut lalu mendapatkan banyak tanggapan dari para netizen. Umumnya mereka setuju pada usulan Hotman untuk memangkas uang pensiun para anggota dewan.

Baca Juga :  Polri Absen Rapat Konflik Agraria, KPA Desak Komisi III DPR Panggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit

“Kalo boleh jujur setuju dengan pola pikir bang Hotman cuma para anggota DPR dan DPRD pasti gak setuju dengan cara ini,” tulis salah satu netizen.

“Pokoknya uang pensiun itu cuma untuk guru TNI Polisi saja. Kalau PNS selain guru gak dapat pensiunan, DPR juga harusnya gak dapat itu,” tambah netizen lainnya.

Namanya juga wakil rakyat, Bang. Semua yang enak-enak sudah mereka wakilkan, cuma kita masyarakat biasa yg di sisain kesusahan nya gak mau mereka wakili bang,” celetuk netizen lainnya.

Diketahui, pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak jenis Pertalite, Pertamax dan Solar pada Sabtu (3/9/2022).

Harga pertalite naik dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 per liter, sementara solar naik dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter.

Kemudian harga Pertamax naik dari yang sebelumnya Rp12.500 menjadi Rp14.500 per liter, namun di beberapa provinsi di luar Jawa ada yang harganya Rp14.850 dan Rp15.200. (suara.com)

Berita Terkait

Strategi Prabowo Atasi Karhutla Kalimantan: Kirim KSAD, Wakapolri, hingga Brimob ke Lapangan
Bebas Kerugian Negara dan Raih WTP, BPK Tetap Audit Kinerja Pelayanan Peradilan MK
Kampus Tunggu Informasi Resmi usai KPK Segel Sejumlah Ruang Pimpinan Unsoed
KPK Ungkap Dugaan Suap Ratusan Juta untuk Masuk FK Unsoed
Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas
Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia
Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking
Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Strategi Prabowo Atasi Karhutla Kalimantan: Kirim KSAD, Wakapolri, hingga Brimob ke Lapangan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:40 WIB

Bebas Kerugian Negara dan Raih WTP, BPK Tetap Audit Kinerja Pelayanan Peradilan MK

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Kampus Tunggu Informasi Resmi usai KPK Segel Sejumlah Ruang Pimpinan Unsoed

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:29 WIB

KPK Ungkap Dugaan Suap Ratusan Juta untuk Masuk FK Unsoed

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami

Berita Terbaru

Ilustrasi KPK. (KPK)

Berita

KPK Ungkap Dugaan Suap Ratusan Juta untuk Masuk FK Unsoed

Jumat, 21 Agu 2026 - 19:29 WIB