1tulah.com, TAMIANG LAYANG-Bupati Barito Timur (Bartim) M. Yamin memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Ruang Rapat Bupati, Senin (14/9/2026), dengan meminta seluruh unsur meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat respons cepat terhadap potensi karhutla. Upaya tersebut diarahkan melalui pencegahan, kesiapsiagaan, deteksi dini, pemetaan titik rawan, hingga penguatan koordinasi lintas sektor agar setiap kejadian dapat segera dikendalikan.
Rakor dihadiri Wakil Bupati Bartim Adi Mula Nakalelu, Kapolres Barito Timur AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.H., Dandim 1012 Buntok, Sekretaris Daerah Misnohartaku, Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 924/Uria Mapas Letkol Inf Wahyu Hariatmoko, S.T.Han, para kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Bartim, serta unsur terkait lainnya.
Dalam arahannya, M. Yamin menegaskan penanganan karhutla tidak boleh hanya dilakukan ketika api sudah membesar. Menurutnya, langkah mitigasi harus dimulai sejak pencegahan, kesiapsiagaan, hingga deteksi dini.
“Kita harus bekerja dalam satu sistem komando, satu data, dan satu tujuan: mencegah terjadinya karhutla dan memastikan setiap kejadian dapat segera dikendalikan,” tegas M. Yamin.
Untuk memastikan kesiapan menghadapi kondisi darurat, Bupati meminta seluruh kepala perangkat daerah mengecek kembali kesiapan personel beserta sarana dan prasarana yang dimiliki. Ia menekankan agar kesiapan peralatan tidak menjadi kendala ketika terjadi kebakaran.
Koordinasi di tingkat wilayah juga menjadi perhatian. M. Yamin meminta para camat memperkuat komunikasi dengan kepala desa dan lurah, termasuk melakukan pemetaan terhadap setiap wilayah yang dianggap rawan. Setiap laporan mengenai titik api juga diminta segera diverifikasi agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
“Jangan menunggu api membesar. Jangan menunggu laporan berulang. Dan jangan menunggu viral di media sosial baru kita bergerak,” imbuhnya.
Dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla, unsur TNI dan Polri turut memberikan dukungan. Bupati meminta patroli pencegahan serta penegakan hukum terhadap pembakar lahan, baik yang dilakukan dengan sengaja maupun akibat kelalaian, terus diperketat.
Komandan Yonif TP 924/Uria Mapas Letkol Inf Wahyu Hariatmoko turut memaparkan berbagai faktor pemicu serta akar masalah kebakaran di wilayah setempat. Sementara itu, Kapolres Barito Timur AKBP Iqbal Sengaji membagikan pengalaman terkait strategi pemadaman karhutla yang pernah dijalankannya di Kabupaten Pulang Pisau sebagai referensi dalam penanganan di Bartim.
Peran dunia usaha juga menjadi bagian dari pembahasan. Perusahaan yang beroperasi di wilayah Bartim diminta menunjukkan tanggung jawab sosial dengan memastikan wilayah kerja mereka aman, memiliki alat pemadam mandiri, serta siap berkoordinasi dengan pemerintah ketika diperlukan.
M. Yamin menegaskan hasil rakor harus diterjemahkan menjadi langkah konkret di lapangan, bukan berhenti sebagai kesepakatan. Pembagian tugas dan mekanisme pelaporan harus jelas, termasuk mengenai siapa yang bertugas, lokasi penanganan, serta kepada pihak mana laporan disampaikan.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah menekankan tiga langkah utama, yakni respons cepat terhadap setiap laporan titik api secara terukur, penguatan peran masyarakat dalam mencegah pembukaan lahan dengan cara dibakar, serta evaluasi situasi secara berkala dan berjenjang.
“Kita harus hadir sebelum api membesar, bergerak ketika ada tanda-tanda kebakaran, dan memastikan masyarakat terlindungi ketika terjadi keadaan darurat,” pungkas M. Yamin. (zek)






![Helikopter CH-47 Chinook milik Jepang di Pelabuhan Kijing Mempawah belum bisa mengudara dengan misi membantu Kalbar hadapi karhutla hingga Senin (14/9/2026). [Diskominfo Mempawah]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/heli-jepang-225x129.jpg)


![Serah terima jabatan Menkeu Suahasil Nazara dan eks Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/purbaya-sertijab-225x129.jpg)





![Helikopter CH-47 Chinook milik Jepang di Pelabuhan Kijing Mempawah belum bisa mengudara dengan misi membantu Kalbar hadapi karhutla hingga Senin (14/9/2026). [Diskominfo Mempawah]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/heli-jepang-360x200.jpg)





![Helikopter Basarnas bersiap mendarat saat hari keempat operasi pencarian jurnalis dan awak kapal yang hilang kontak di Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (11/9/2026). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/SAR-Jurnalis-360x200.jpg)


![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

