1TULAH.COM-Nilai tukar rupiah terus melanjutkan tren penguatan di pasar keuangan pagi ini. Mata uang Garuda berhasil meninggalkan level Rp17.600 per dolar Amerika Serikat (AS), didorong oleh koreksi indeks dolar AS dan penantian investor terhadap data ekonomi domestik.
Berdasarkan data Bloomberg pada Selasa, 8 September, rupiah dibuka pada level Rp17.550 per dolar AS. Angka ini mencatatkan penguatan sebesar 82 poin atau naik 0,47 persen dibandingkan penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp17.615 per dolar AS.
Terkoreksinya Dolar AS dan Sentimen Konsumen Jadi Pendorong
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa pergerakan positif mata uang Garuda pagi ini dipengaruhi oleh pelemahan indeks dolar AS (the greenback). Selain itu, rilis data ekonomi dari dalam negeri turut memberikan angin segar bagi pergerakan mata uang lokal.
“Rupiah diperkirakan berkonsolidasi dengan potensi menguat terbatas terhadap dolar AS. Investor saat ini cenderung wait and see menantikan rilis survei kepercayaan konsumen Indonesia untuk periode Agustus yang dijadwalkan keluar siang ini,” ujar Lukman.
Lukman memproyeksikan pergerakan mata uang rupiah sepanjang hari ini akan berada di rentang Rp17.550 hingga Rp17.700 per dolar AS.
Pergerakan Mata Uang di Asia
Penguatan rupiah selaras dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang juga terpantau bergerak di zona hijau terhadap dolar AS.
Berikut ringkasan kinerja mata uang Asia pagi ini:
-
Mata uang yang menguat:
-
Yen Jepang: Melonjak 0,27% (penguatan tertinggi di Asia)
-
Peso Filipina: Terkerek 0,16%
-
Dolar Taiwan: Menanjak 0,16%
-
Won Korea Selatan: Terapresiasi 0,08%
-
Baht Thailand: Naik 0,043%
-
Dolar Singapura: Menguat tipis 0,04%
-
-
Mata uang yang melemah:
-
Ringgit Malaysia: Tertekan 0,09% (pelemahan terdalam di Asia)
-
Dolar Hong Kong: Terkontraksi 0,01%
-
Yuan China: Melemah tipis 0,007% (Sumber:Suara.com)
-






![Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/rupiah-hari-ini-kuat-225x129.jpg)




![Gunung Anak Krakatau mengeluarkan asap terlihat dari Pulau Sebesi di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Selasa (8/9/2026). Rombongan jurnalis yang hendak meliput Gunung Anak Krakatau hilang kontak di perairan Selat Sunda. [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/nz]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/kapal-jurnalis-225x129.jpg)



![Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/rupiah-hari-ini-kuat-360x200.jpg)

![Gunung Anak Krakatau mengeluarkan asap terlihat dari Pulau Sebesi di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Selasa (8/9/2026). Rombongan jurnalis yang hendak meliput Gunung Anak Krakatau hilang kontak di perairan Selat Sunda. [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/nz]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/kapal-jurnalis-360x200.jpg)





![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

