Pemerintah Perkuat Pencegahan Karhutla, 325 Perusahaan HGU dan PBPH Bersinergi

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo mengikuti Rapat Koordinasi Pemerintah dengan perusahaan terkait pencegahan dan penanganan Karhutla secara virtual dari Posko Brimob Palangka Raya. Senin, (7/9/26)

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo mengikuti Rapat Koordinasi Pemerintah dengan perusahaan terkait pencegahan dan penanganan Karhutla secara virtual dari Posko Brimob Palangka Raya. Senin, (7/9/26)

1TULAH.COM, Palangka Raya – 325 perusahaan HGU dan PBPH dilibatkan dalam pencegahan Karhutla 2026 sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi periode puncak kebakaran hutan dan lahan. Keterlibatan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pemerintah dengan perusahaan yang diikuti Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo secara virtual dari Posko Brimob, Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, Senin (7 September 2026).

Rapat koordinasi tersebut dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Djamari Chaniago. Rakor menjadi momentum untuk menyamakan langkah antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan dunia usaha dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Di hadapan unsur pemerintah, aparat penegak hukum, dan ratusan perusahaan, Djamari Chaniago menegaskan bahwa pencegahan maupun pemadaman Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, tanggung jawab tersebut tidak hanya berkaitan dengan kelestarian lingkungan, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral, jabatan, kehormatan pribadi, hingga tanggung jawab hukum.

Baca Juga :  Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati Penataan Agenda APBD Perubahan dan Pokir

“Ini adalah tanggung jawab yang harus kita pikul bersama. Yaitu tanggung jawab moral pada manusia dan alam, tanggung jawab kita pada jabatan dan pada kehormatan pribadi masing-masing, dan tanggung jawab hukum yang diatur oleh negara,” tegas Djamari.

Penegasan tersebut menempatkan pencegahan Karhutla sebagai bagian penting dari tanggung jawab seluruh pihak. Pengawasan wilayah, deteksi dini, kesiapan personel dan peralatan, hingga kecepatan merespons ketika muncul titik api perlu dilakukan secara terpadu.

Bagi perusahaan, langkah pencegahan menjadi hal yang tidak kalah penting dibandingkan penanganan ketika kebakaran telah terjadi. Kesiapan sumber daya, pengawasan wilayah kerja, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat di lapangan diperlukan untuk mencegah api berkembang dan meluas.

Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa Kemenkopolkam Purwito H.W. menyampaikan bahwa pemerintah ingin memastikan para pemegang HGU dan perizinan berusaha memahami kondisi Karhutla sekaligus menjalankan kewajibannya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran di wilayah masing-masing.

“Kami berharap Rakor ini menghasilkan komitmen bersama yang dapat segera dilaksanakan di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng dan DPRD Perkuat Sinergi Pembangunan, Karhutla Jadi Perhatian Serius

Kalimantan Tengah menjadi salah satu dari sembilan provinsi yang mengikuti rapat koordinasi tersebut. Delapan provinsi lainnya yakni Jambi, Riau, Lampung, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

Rakor turut diikuti unsur pemerintah daerah, Pangdam, Kapolda, Kajari, dan Danrem dari wilayah yang memiliki kerawanan Karhutla. Dari unsur dunia usaha, sebanyak 325 perusahaan hadir, terdiri atas 175 perusahaan pemegang HGU dan 150 perusahaan pemegang PBPH.

Selain membahas kesiapsiagaan menghadapi puncak Karhutla, rakor juga diisi paparan dari Kepala BNPB, Menteri Kehutanan, Menteri ATR/BPN, Kapolri, dan Jaksa Agung mengenai kebijakan serta langkah strategis dalam pencegahan dan penanganan Karhutla.

Penguatan koordinasi tersebut diharapkan dapat mendorong seluruh pihak meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan pencegahan sejak dini. Bagi Kalimantan Tengah, sinergi pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menekan risiko Karhutla serta melindungi lingkungan dan masyarakat dari dampaknya.(*)

Penulis : Hewu

Editor : Apri

Berita Terkait

Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati Penataan Agenda APBD Perubahan dan Pokir
Pemprov Kalteng Siagakan 10.700 Personel Hadapi Lonjakan Karhutla, 1.727 Hotspot Terdeteksi
Bantu Warga Hadapi Kekeringan, Pemprov Kalteng Salurkan 158.800 Liter Air Bersih
Pemprov Kalteng dan DPRD Perkuat Sinergi Pembangunan, Karhutla Jadi Perhatian Serius
Pemprov Kalteng Salurkan 74.450 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau
BPS Kalteng Rilis Indikator Ekonomi Agustus 2026, Inflasi Capai 4,96 Persen Secara Tahunan
Pemprov Kalteng Percepat Penanganan RTLH melalui Sinergi dan Standar Teknis
Pemprov Kalteng Bersama TNI-Polri Perkuat Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla 2026

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 20:35 WIB

Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati Penataan Agenda APBD Perubahan dan Pokir

Selasa, 8 September 2026 - 20:02 WIB

Pemerintah Perkuat Pencegahan Karhutla, 325 Perusahaan HGU dan PBPH Bersinergi

Selasa, 8 September 2026 - 19:49 WIB

Pemprov Kalteng Siagakan 10.700 Personel Hadapi Lonjakan Karhutla, 1.727 Hotspot Terdeteksi

Kamis, 3 September 2026 - 20:05 WIB

Bantu Warga Hadapi Kekeringan, Pemprov Kalteng Salurkan 158.800 Liter Air Bersih

Rabu, 2 September 2026 - 14:43 WIB

Pemprov Kalteng dan DPRD Perkuat Sinergi Pembangunan, Karhutla Jadi Perhatian Serius

Rabu, 2 September 2026 - 14:33 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan 74.450 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau

Selasa, 1 September 2026 - 21:35 WIB

BPS Kalteng Rilis Indikator Ekonomi Agustus 2026, Inflasi Capai 4,96 Persen Secara Tahunan

Selasa, 1 September 2026 - 21:28 WIB

Pemprov Kalteng Percepat Penanganan RTLH melalui Sinergi dan Standar Teknis

Berita Terbaru