1TULAH.COM, Palangka Raya – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah merilis perkembangan sejumlah indikator ekonomi dan sosial Kalimantan Tengah melalui Berita Resmi Statistik (BRS), Selasa (1 September 2026). Rilis tersebut mencakup perkembangan inflasi Agustus 2026, Nilai Tukar Petani (NTP), perdagangan luar negeri, pariwisata, serta transportasi.
Paparan disampaikan Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah Toto Haryanto Silitonga dari Ruang Video Conference (Vicon) BPS Provinsi Kalimantan Tengah dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube BPS Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam paparannya, Toto menyampaikan bahwa Kalimantan Tengah pada Agustus 2026 mengalami inflasi sebesar 0,17 persen secara month-to-month (m-to-m) dibandingkan Juli 2026. Secara tahun kalender atau year-to-date (y-to-d), inflasi tercatat 2,80 persen, sedangkan secara tahunan atau year-on-year (y-on-y) mencapai 4,96 persen.
Pada inflasi bulanan, kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga memberikan andil terbesar sebesar 0,06 persen. Sementara secara tahun kalender, kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau menjadi penyumbang terbesar dengan andil 1,27 persen.
Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau juga menjadi penyumbang terbesar inflasi secara tahunan dengan andil mencapai 2,76 persen. Sejumlah komoditas yang memberikan andil terhadap inflasi Agustus 2026 antara lain beras, daging ayam ras, bahan bakar rumah tangga, ketimun, dan ikan peda.
Sementara itu, komoditas yang memberikan andil terhadap deflasi antara lain ikan gabus, bawang merah, tomat, bensin, dan bawang putih.
Di tingkat kabupaten/kota, empat wilayah mengalami inflasi secara bulanan. Kabupaten Sukamara mencatat inflasi sebesar 0,32 persen, Sampit 0,18 persen, Kabupaten Kapuas 0,17 persen, dan Kota Palangka Raya 0,12 persen.
Pada sektor pertanian, Nilai Tukar Petani (NTP) Kalimantan Tengah pada Agustus 2026 mencapai 139,53, meningkat 1,88 persen dibandingkan Juli 2026. Kenaikan tersebut dipengaruhi peningkatan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 2,28 persen menjadi 190,32. Sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) meningkat 0,38 persen menjadi 136,39.
Berdasarkan subsektor, peningkatan NTP terbesar terjadi pada hortikultura sebesar 3,83 persen, tanaman perkebunan rakyat sebesar 2,44 persen, dan tanaman pangan sebesar 0,75 persen.
Adapun Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Kalimantan Tengah pada Agustus 2026 tercatat sebesar 142,82, meningkat 1,33 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Di sektor perdagangan luar negeri, nilai ekspor Kalimantan Tengah pada Juli 2026 mencapai US$275,95 juta, mengalami penurunan 30,54 persen secara m-to-m dan 18,04 persen secara y-on-y.
Namun, secara kumulatif Januari–Juli 2026, nilai ekspor Kalimantan Tengah mencapai US$2,157 miliar, meningkat 5,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Struktur ekspor kumulatif Januari–Juli 2026 masih didominasi sektor pertambangan sebesar 70,30 persen, sektor industri sebesar 28,94 persen, dan sektor pertanian sebesar 0,76 persen.
Komoditas utama ekspor Kalimantan Tengah antara lain batu bara dan minyak kelapa sawit, dengan negara tujuan utama meliputi Tiongkok, India, dan Jepang.
Sementara itu, nilai impor Kalimantan Tengah sepanjang Januari–Juli 2026 tercatat sebesar US$18,85 juta, turun 0,89 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Dengan kondisi tersebut, neraca perdagangan Kalimantan Tengah masih mencatat surplus sebesar US$2,138 miliar.
Pada sektor pariwisata, jumlah perjalanan wisatawan nusantara asal Kalimantan Tengah pada Juli 2026 mencapai 1.077.160 perjalanan, meningkat 2,24 persen secara m-to-m dan 12,31 persen secara y-on-y.
Sementara jumlah perjalanan wisatawan nusantara dengan tujuan Kalimantan Tengah mencapai 1.094.545 perjalanan, meningkat 3,21 persen secara m-to-m dan 18,05 persen secara y-on-y.
Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang pada Juli 2026 mencapai 48,51 persen, sedangkan TPK hotel klasifikasi nonbintang dan akomodasi lainnya sebesar 22,79 persen.
Jumlah tamu hotel bintang tercatat sebanyak 51.706 orang dengan proporsi tamu domestik mencapai 97,22 persen. Sementara jumlah tamu hotel nonbintang dan akomodasi lainnya mencapai 110.700 orang, dengan proporsi tamu domestik sebesar 99,93 persen.
Untuk sektor transportasi udara, frekuensi penerbangan di Kalimantan Tengah pada Juli 2026 mencapai 1.863 penerbangan. Jumlah penumpang datang tercatat 73.588 orang, sedangkan penumpang berangkat sebanyak 71.226 orang.
Aktivitas bongkar barang melalui transportasi udara mencapai 1,37 ribu ton, sedangkan aktivitas muat barang tercatat 0,65 ribu ton.
Sementara pada transportasi laut, frekuensi kunjungan kapal mencapai 1.024 kunjungan. Jumlah penumpang datang tercatat sebanyak 32.763 orang dan penumpang berangkat sebanyak 23.278 orang.
Aktivitas bongkar barang melalui transportasi laut mencapai 0,48 juta ton, sedangkan aktivitas muat barang sebesar 1,75 juta ton.
Secara keseluruhan, perkembangan indikator ekonomi dan sosial Kalimantan Tengah pada periode Juli hingga Agustus 2026 menunjukkan kondisi yang beragam. Inflasi masih tercatat, NTP mengalami peningkatan, neraca perdagangan membukukan surplus, sementara aktivitas pariwisata dan transportasi tetap menunjukkan pergerakan positif.
Data tersebut menjadi salah satu gambaran penting dalam melihat perkembangan perekonomian Kalimantan Tengah sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menentukan kebijakan pembangunan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah Adi Nugroho, perwakilan Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Tengah Nuril Nadia, perwakilan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Palangka Raya Ivan, serta perwakilan instansi lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.(*)
Penulis : Hewu
Editor : Apri

![Perjalanan Cinta Roberto Carlos: Punya 11 Anak dari 7 Wanita Berbeda dan Menikah 4 Kali [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/bantah-mualaf-360x200.jpg)





















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

