Pemprov Kalteng Bersama TNI-Polri Perkuat Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla 2026

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memimpin Apel Gelar Pasukan Penguatan Penanganan Karhutla Tahun 2026 di Halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Senin (31/8/26).

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memimpin Apel Gelar Pasukan Penguatan Penanganan Karhutla Tahun 2026 di Halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Senin (31/8/26).

1TULAH.COM, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama jajaran TNI dan Polri memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui Apel Gelar Pasukan Penguatan Penanganan Karhutla Tahun 2026 di Halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Senin (31 Agustus 2026).

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memimpin langsung apel gabungan sekaligus melepas rombongan personel gabungan yang terdiri dari jajaran Kodam, Polda, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk bertugas dan bersinergi dalam penanganan Karhutla di lapangan.

Dalam amanatnya, Agustiar menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta apel yang hadir sebagai bentuk komitmen bersama dalam menghadapi Karhutla. Ia menegaskan bahwa jajaran TNI, Polri, dan ASN Pemprov Kalteng harus hadir dan bergerak cepat ketika masyarakat membutuhkan penanganan bencana.

Menurut Agustiar, kondisi Karhutla yang dihadapi saat ini tidak dapat diselesaikan melalui saling menyalahkan atau perdebatan. Penanganan membutuhkan kerja sama, gotong royong, serta kolaborasi aktif seluruh unsur pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Perkuat Koordinasi Jaga Harga Pangan dan Daya Beli Masyarakat

Ia menginstruksikan seluruh personel yang bertugas untuk mengutamakan keselamatan dengan mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP), menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai, serta tidak melakukan tindakan secara individual tanpa koordinasi dan komando.

Agustiar juga meminta seluruh kepala perangkat daerah memastikan kesiapan fisik, logistik, perlindungan, serta pemahaman tugas bagi personel ASN yang diterjunkan ke lapangan. Menurutnya, keberhasilan penanganan Karhutla tidak hanya diukur dari kemampuan memadamkan api, tetapi juga dari keberhasilan melindungi masyarakat dan memastikan seluruh personel kembali dalam kondisi selamat.

Untuk mempercepat upaya pencegahan dan pemadaman Karhutla secara terpadu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama TNI dan Polri mendirikan Posko Induk Karhutla di Istana Isen Mulang. Posko tersebut menjadi pusat komando dan koordinasi dalam mengintegrasikan seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan Karhutla.

Selain posko utama, sejumlah fasilitas pendukung juga disiapkan, di antaranya Media Center di halaman Istana Isen Mulang, dapur umum, Tenda Informasi Karhutla Isen Mulang, serta layanan oksigen dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di sepanjang lorong bawah Bundaran Besar Palangka Raya.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama

Berbagai fasilitas tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memperkuat perlindungan masyarakat sekaligus mendukung target mewujudkan Kalimantan Tengah bebas dari kabut asap.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Provinsi Kalimantan Tengah Ahmad Toyib menegaskan kesiapan jajarannya dalam menindaklanjuti arahan Gubernur di lapangan.

“Seluruh personel Satgas Darat dan elemen terkait siap meningkatkan kesiapsiagaan serta bergerak terpadu dalam satu komando,” ujar Ahmad Toyib seusai pelaksanaan apel.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan segera melaporkan titik api sekecil apa pun kepada petugas agar upaya pemadaman dini dapat segera dilakukan sebelum meluas,” pungkasnya.(*)

Penulis : Hewu

Editor : Apri

Berita Terkait

Menkes dan Gubernur Kalteng Tinjau Kesiapan Fasilitas Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama
Karhutla Kalteng Capai 85 Kejadian, 16.387 Personel Gabungan Disiagakan
Hari Santri 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Doa dan Bantuan untuk Penanganan Karhutla
Pemprov Kalteng Perkuat Koordinasi Jaga Harga Pangan dan Daya Beli Masyarakat
Pemprov Kalteng Salurkan 10 Juta Liter Air Bersih untuk Bantu Warga Terdampak Karhutla
Pemprov Kalteng Salurkan 1.000 Paket Bantuan Pangan dan BLT KHBS bagi Warga Pulang Pisau
Pemprov Kalteng Salurkan 1.000 Paket Bantuan Pangan dan BLT KHBS bagi Warga Terdampak Karhutla di Pulang Pisau

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Menkes dan Gubernur Kalteng Tinjau Kesiapan Fasilitas Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Karhutla Kalteng Capai 85 Kejadian, 16.387 Personel Gabungan Disiagakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Hari Santri 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Doa dan Bantuan untuk Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Koordinasi Jaga Harga Pangan dan Daya Beli Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan 10 Juta Liter Air Bersih untuk Bantu Warga Terdampak Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan 1.000 Paket Bantuan Pangan dan BLT KHBS bagi Warga Pulang Pisau

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan 1.000 Paket Bantuan Pangan dan BLT KHBS bagi Warga Terdampak Karhutla di Pulang Pisau

Berita Terbaru