Program Makan Bergizi Gratis Bermasalah, Pemerintah Minta Waktu Pembenahan 2 Bulan

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas secara terbuka mengakui bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program andalan Presiden Prabowo Subianto mengalami kegagalan dalam pelaksanaannya. Foto tangkapan layar.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas secara terbuka mengakui bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program andalan Presiden Prabowo Subianto mengalami kegagalan dalam pelaksanaannya. Foto tangkapan layar.

1TULAH.COM-Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), secara terbuka mengakui bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG)—salah satu program andalan Presiden Prabowo Subianto—mengalami kegagalan.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Zulhas saat menghadiri Seminar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Bandar Lampung, Jumat (4/9/2026).

“Apa yang gagal, MBG. MBG kita akui gagal,” ujar Zulhas dalam pidatonya.

Anggaran Besar Tak Menjamin Bebas Masalah

Dalam pemaparannya, Menko Pangan menyoroti besarnya anggaran yang telah disiapkan pemerintah untuk menyokong program nasional ini. Kendati demikian, alokasi dana yang masif belum mampu menyelesaikan berbagai kendala teknis dan operasional di lapangan.

Zulhas mengungkapkan bahwa persoalan terus bermunculan meskipun program MBG telah berjalan hampir dua tahun. Salah satu masalah krusial yang menyedot perhatian publik adalah kasus keracunan massal.

Baca Juga :  BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama

“Anggaran besar, sudah hampir dua tahun masalah tidak berhenti, termasuk yang terakhir (keracunan massal). Oleh karena itu MBG harus kita selesaikan,” tegasnya.

Menurut Zulhas, situasi ini menjadi pelajaran penting bahwa dukungan anggaran yang besar tidak akan berjalan efektif tanpa diimbangi oleh pengawasan serta manajemen pelaksanaan yang memadai.

Langkah Konkret Presiden Prabowo: Perombakan Manajemen

Menanggapi rentetan masalah dalam pelaksanaan program MBG, Presiden Prabowo Subianto mengambil tindakan tegas dengan merombak struktur pengelola.

Beberapa poin penting terkait perombakan manajemen program MBG antara lain:

  • Penindakan Pihak Bermasalah: Pihak-pihak yang dinilai bertanggung jawab atas buruknya pengelolaan telah diproses secara hukum maupun administratif.

  • Pengangkatan Pengelola Baru: Presiden menunjuk figur baru yang dinilai lebih adaptif dan kompeten. “Pak Presiden nunjuk yang baru, anak muda, fresh, pintar, hebat,” tutur Zulhas.

Baca Juga :  Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16

Pemerintah Minta Waktu Pembenahan 1-2 Bulan

Meski langkah perombakan telah dilakukan, pemerintah menegaskan bahwa perbaikan tidak dapat terjadi secara instan. Menko Pangan meminta masyarakat untuk bersabar dan memberikan waktu bagi pemerintah untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh.

Pemerintah menargetkan perbaikan manajemen dan standar operasional program MBG dapat dirampungkan secara bertahap dalam kurun waktu satu hingga dua bulan ke depan.

“Berikan kami waktu satu atau dua bulan agar kami, pemerintah membereskan persoalan ini dan melakukan pembenahan secara bertahap,” pungkas Zulhas. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia
KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara
Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI
Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16
Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island
Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan
Viral! Foto Gunakan Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi: Murni untuk Edukasi Warga
Dinilai Lembek ke Nusron Wahid, MAKI Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:33 WIB

KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Viral! Foto Gunakan Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi: Murni untuk Edukasi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:30 WIB

Dinilai Lembek ke Nusron Wahid, MAKI Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas

Berita Terbaru