Prabowo Ber Mandat Bantuan Beras Dilanjutkan hingga Desember 2026

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Tim Media Presiden Prabowo)

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Tim Media Presiden Prabowo)

1TULAH.COM – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajaran menteri menyiapkan berbagai program bantuan untuk masyarakat.

Salah satunya bantuan beras yang dipastikan berlanjut hingga Oktober, November, dan Desember 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bantuan tersebut menyasar 33,2 juta keluarga yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4. Masing-masing keluarga mendapatkan 10 kilogram beras setiap bulan.

Untuk penyaluran tahap kedua yang ditargetkan selesai September 2026, bantuan diberikan secara rapel. Dengan skema tersebut, penerima memperoleh total 30 kilogram beras sekaligus pada bulan ini.

Baca Juga :  Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya "Ganti Pemain" ke BUMN

Airlangga menyampaikan keputusan melanjutkan bantuan beras hingga akhir tahun merupakan arahan langsung Presiden Prabowo dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin sore.

Dalam rapat yang berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB hingga 19.00 WIB itu, Prabowo juga memberikan sejumlah instruksi terkait kesiapan pemerintah menghadapi potensi El Niño.

Rapat terbatas tersebut dihadiri sejumlah pejabat, antara lain Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan, Rosan Perkasa Roeslani, Rachmat Pambudy, Bahlil Lahadalia, Maruarar Sirait, dan Andi Amran Sulaiman.

Selain itu, hadir pula sejumlah pimpinan lembaga dan BUMN, termasuk Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti serta Direktur Utama BRI Hery Gunardi, Mandiri Riduan, BNI Putrama Wahju Setyawan, BTN Nixon L. P. Napitupulu, dan BSI Anggoro Eko Cahyo.

Baca Juga :  Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti

Sejumlah pejabat lainnya juga mengikuti rapat, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Mendagri Tito Karnavian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, eks Menteri Keuangan Fuad Bawazier, serta Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis
BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas
Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok
Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan
Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN
Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti
9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:47 WIB

DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:02 WIB

BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:50 WIB

Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN

Berita Terbaru