Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi siswa keracunan MBG. [Suara.com/AI]

Ilustrasi siswa keracunan MBG. [Suara.com/AI]

1TULAH.COM-Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tengah memperjuangkan tambahan anggaran sebesar Rp2,4 triliun guna menunjang efektivitas pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) lembaga di seluruh Indonesia.

Dari total kebutuhan ideal lembaga yang mencapai Rp4,7 triliun, BPOM hingga saat ini baru mengamankan tambahan pagu anggaran sebesar Rp509 miliar.

1. Tambahan Rp509 Miliar Khusus Pengawasan Makan Bergizi Gratis (MBG)

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menjelaskan bahwa dana tambahan Rp509 miliar yang telah disetujui akan dialokasikan secara spesifik untuk mengawal dan mengawasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya kasus keracunan makanan maupun Kejadian Luar Biasa (KLB) di tengah masyarakat.

“Kita anggaran yang diusulkan untuk dari pagu indikatif menjadi pagu anggaran. Dan kita bersyukur, Badan POM mendapat tambahan anggaran dari total yang kita minta yaitu mendapat tambahan Rp509 miliar,” ujar Taruna usai rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Baca Juga :  Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan

2. Kebutuhan Ideal Anggaran BPOM Tembus Rp4,7 Triliun

Meski telah mendapat tambahan dana untuk program MBG, Taruna menegaskan bahwa BPOM masih membutuhkan suntikan dana operasional agar pengawasan obat dan makanan secara nasional dapat berjalan optimal. Angka Rp4,7 triliun dinilai sebagai perhitungan yang sangat rasional bagi jangkauan kerja BPOM.

  • Pagu Masuk/Disetujui: Rp509 miliar (alokasi khusus program MBG).

  • Usulan Kebutuhan Tambahan: Rp2,4 triliun (penyokong tupoksi utama).

  • Total Kebutuhan Ideal: Rp4,7 triliun.

3. Refocusing Anggaran: Fokus Edukasi dan Mitigasi Risiko

Menindaklanjuti arahan dari Komisi IX DPR RI, BPOM berjanji memperkuat sisi pencegahan dalam pelaksanaan program MBG. Penajaman anggaran (refocusing) akan diarahkan pada kegiatan yang berdampak langsung terhadap keselamatan konsumen.

Baca Juga :  Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Fokus penajaman strategi pencegahan BPOM meliputi:

  1. Surveilans intensif: Pengawasan berkala terhadap rantai pasok dan penyedia makanan.

  2. Edukasi publik & penyedia: Pelatihan standar higienitas dan sanitasi pengolahan pangan.

  3. Mitigasi risiko: Pemetaan awal potensi bahaya pencemaran untuk mencegah potensi KLB keracunan.

Deadline Penyesuaian Anggaran Sebelum 7 September

BPOM dan Komisi IX DPR RI telah sepakat untuk merampungkan seluruh proses revaluasi dan refocusing anggaran ini dalam waktu singkat.

“Ya, tentu kita akan dengarkan apa yang menjadi masukan dari Komisi 9 dan usulan tersebut itu diminta untuk refocusing-nya itu sebelum tanggal 7 September. Kami sudah sepakat untuk itu,” tegas Taruna. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek
Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif
Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak
Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!
Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU
Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital
Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Kamis, 3 September 2026 - 14:48 WIB

Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif

Kamis, 3 September 2026 - 12:10 WIB

Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!

Kamis, 3 September 2026 - 12:02 WIB

Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital

Rabu, 2 September 2026 - 22:21 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas

Rabu, 2 September 2026 - 17:25 WIB

Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

Berita Terbaru