Tanggapi Terkait MBG, Deddy Corbuzier Bisa Terancam Dihukum Militer

- Jurnalis

Minggu, 26 Januari 2025 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi rekrutmen makan bergizi gratis. Foto: Istimewa

Ilustrasi rekrutmen makan bergizi gratis. Foto: Istimewa

 

1TULAH.COM – Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menilai bahwa Deddy Corbuzier, yang saat ini berstatus sebagai militer aktif berpangkat Letkol Tituler, dapat dikenai sanksi hukum disiplin militer terkait komentarnya tentang keluhan anak-anak dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hasanuddin menegaskan bahwa sebagai prajurit militer, Deddy wajib mematuhi norma, etika, dan kehormatan prajurit, serta menghindari tindakan atau ucapan yang dapat mencemarkan nama baik TNI.

Hasanuddin menjelaskan bahwa aturan disiplin militer juga berlaku bagi prajurit tituler, termasuk hukum pidana militer. Ia menambahkan, anggota TNI memiliki kewajiban untuk bersikap ramah kepada rakyat dan tidak menyakiti hati masyarakat.

Baca Juga :  Bencana Karhutla dan Kabut Asap di Kalteng: DPRD Desak Faskes Siaga Full dan Maksimalkan Pelayanan ISPA

Pernyataan Deddy yang memicu polemik disampaikan pada 17 Januari 2025 melalui media sosial. Ia mengkritik keluhan anak-anak terkait menu dalam program MBG, dengan menyarankan agar mereka bersyukur karena mendapatkan makanan secara gratis.

Dalam unggahannya, Deddy juga berbagi pandangan tentang caranya mendidik anak, menyebut bahwa jika anaknya mengeluh soal makanan, ia akan memberikan hukuman.

Baca Juga :  SiLPA Anjlok Jadi Rp10 Miliar, Struktur Belanja APBD Perubahan Barito Selatan Dipangkas Rp200 M

Komentar Deddy ini mendapat tanggapan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Dalam pernyataannya, KPAI menekankan pentingnya menanamkan nilai empati terhadap perasaan anak, yang dapat memengaruhi perkembangan psikologis mereka.

KPAI juga menilai bahwa keluhan anak-anak dalam program MBG merupakan bagian dari pengawasan yang bertujuan membangun generasi unggul.

Jika keluhan tersebut ditanggapi dengan baik, partisipasi anak dapat menjadi bagian penting dalam pembangunan yang lebih inklusif.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Sidak Pasar Buntok, DKUKMPP Barsel Temukan Dua Merek Beras Diduga Tak Memenuhi Standar
DPRD Kalteng Tetapkan Renja 2027 dan Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026 dalam Rapat Paripurna ke-8
Jadwal Lengkap MotoGP Jepang 2026: Sengitnya Rivalitas Jorge Martin dan Marc Marquez di Motegi
Angka Kemiskinan Kalteng Capai 5,09 Persen, DPRD Minta APBD 2027 Fokus Pengentasan dan Tepat Sasaran
SiLPA Anjlok Jadi Rp10 Miliar, Struktur Belanja APBD Perubahan Barito Selatan Dipangkas Rp200 M
DPRD Kalteng Dorong Hasil Usaha Udang Vaname Sukamara Masuk Kas Daerah untuk Tambah PAD
Wabup Barsel Instruksikan Pembentukan Posko Karhutla dan Distribusi Air Bersih di Setiap Kecamatan
Dugaan Cacat Syarat Pendidikan Gibran Disidangkan di MK, Ini Poin Gugatan Pemohon
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 16:04 WIB

Sidak Pasar Buntok, DKUKMPP Barsel Temukan Dua Merek Beras Diduga Tak Memenuhi Standar

Rabu, 30 September 2026 - 14:05 WIB

DPRD Kalteng Tetapkan Renja 2027 dan Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026 dalam Rapat Paripurna ke-8

Rabu, 30 September 2026 - 12:30 WIB

Jadwal Lengkap MotoGP Jepang 2026: Sengitnya Rivalitas Jorge Martin dan Marc Marquez di Motegi

Selasa, 29 September 2026 - 15:54 WIB

SiLPA Anjlok Jadi Rp10 Miliar, Struktur Belanja APBD Perubahan Barito Selatan Dipangkas Rp200 M

Selasa, 29 September 2026 - 04:32 WIB

DPRD Kalteng Dorong Hasil Usaha Udang Vaname Sukamara Masuk Kas Daerah untuk Tambah PAD

Senin, 28 September 2026 - 19:13 WIB

Wabup Barsel Instruksikan Pembentukan Posko Karhutla dan Distribusi Air Bersih di Setiap Kecamatan

Senin, 28 September 2026 - 13:31 WIB

Dugaan Cacat Syarat Pendidikan Gibran Disidangkan di MK, Ini Poin Gugatan Pemohon

Senin, 28 September 2026 - 06:53 WIB

DPRD Kalteng Dukung Pembukaan Rekening Bansos, Purdiono: Pemberdayaan Ekonomi Jauh Lebih Penting

Berita Terbaru