Bencana Karhutla dan Kabut Asap di Kalteng: DPRD Desak Faskes Siaga Full dan Maksimalkan Pelayanan ISPA

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 05:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh. Foto:Dok/1tulah.com

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh. Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Maraknya musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu timbulnya sebaran kabut asap di berbagai wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapat perhatian serius dari kalangan legislator. Penurunan kualitas udara yang signifikan di sejumlah daerah mulai mengancam kesehatan masyarakat, khususnya terkait risiko penyakit pernapasan.

Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Hj. Faridawaty Darland Atjeh, meminta seluruh fasilitas kesehatan (faskes) di Kalteng untuk bergerak cepat dan memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi warga yang terdampak.

Ancaman Lonjakan Kasus ISPA pada Kelompok Rentan

Faridawaty menegaskan, pekatnya sebaran kabut asap yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir sangat berpotensi meningkatkan risiko penyakit pernapasan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta warga dengan riwayat penyakit pernapasan menjadi pihak yang paling merasakan dampak buruk dari penurunan kualitas udara tersebut.

“Kita minta seluruh dinas kesehatan, rumah sakit daerah, hingga puskesmas di tingkat kecamatan dan desa untuk bersiap penuh. Pelayanan kesehatan harus dimaksimalkan, jangan sampai ada warga yang membutuhkan penanganan medis akibat dampak kabut asap ini terhambat pelayanannya,” ujar Faridawaty, Rabu (23/9/2026).

Baca Juga :  Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Pasokan Obat, Oksigen, dan Masker Harus Terjamin

Selain kesiapan tenaga medis, Ketua DPW Partai NasDem Kalteng ini juga menyoroti pentingnya ketersediaan stok obat-obatan, tabung oksigen, serta alat pelindung diri seperti masker di setiap pos pemantauan dan faskes terdekat.

Langkah antisipasi dini dinilai sangat krusial agar krisis kesehatan dapat diredam sejak awal sebelum jumlah pasien ISPA melonjak drastis di wilayah Kalteng.

“Ketersediaan obat-obatan untuk ISPA, vitamin, hingga bantuan logistik kesehatan seperti masker gratis harus dipastikan aman dan terdistribusi secara merata, terutama di daerah-daerah yang kondisi paparan asapnya cukup pekat,” tegas Wakil Ketua DPRD Kalteng periode 2019–2024 tersebut.

Baca Juga :  Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Langkah Antisipasi dan Imbauan Kesehatan untuk Masyarakat

Selain kesiapan infrastruktur medis, DPRD Kalteng mendorong pemerintah daerah melalui instansi teknis untuk rutin melakukan pembagian masker gratis di titik-titik publik serta jalan raya, seraya terus menggencarkan edukasi kesehatan.

Bagi masyarakat yang berada di daerah terdampak karhutla, berikut adalah beberapa panduan pencegahan dampak kabut asap:

  • Gunakan masker standar: Selalu kenakan masker (seperti N95 atau minimal masker bedah) jika terpaksa beraktivitas di luar rumah.

  • Batasi aktivitas luar ruangan: Kurangi kegiatan di luar gedung apabila indeks kualitas udara menunjukkan kategori tidak sehat.

  • Menjaga hidrasi: Perbanyak konsumsi air putih untuk membantu menjaga kelembapan saluran pernapasan.

  • Segera periksakan diri: Datangi puskesmas atau faskes terdekat jika mulai merasakan gejala seperti batuk, sesak napas, mata perih, atau pusing akibat paparan asap. (Ingkit)

Berita Terkait

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas
Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla
Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Berita Terbaru