1tulah.com, BUNTOK-Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan ekstrem pada 2026.
Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Khristanto Yudha, yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Barsel, Senin (28/9/2026).
Tampak hadir dalam Rakor tersebut Kapolres Barsel AKBP Eko Mardianto, Dandim 1012/Buntok Kolonel Inf. Muh. Edi, Pj Sekda Ita Minarni, para Asisiten, Kepala Pelaksana BPBD, para Kepala OPD, para camat se-Kabupaten Barsel, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri (Kejari), dan perwakilan dari BPKG Sanggu Buntok.
Dalam rapat tersebut, BPBD Barsel memaparkan hasil kaji cepat di lapangan, sejumlah wilayah di Kecamatan Dusun Selatan, Dusun Utara dan Karau Kuala disebut mulai mengalami penurunan debit air serta kekeringan pada lahan gambut.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan titik panas atau hotspot apabila tidak diantisipasi sejak dini.
Sementara itu, dari keterangan BMKG Sanggu Buntok menyampaikan informasi terkait prakiraan cuaca dan kondisi curah hujan, dimana data yang dipaparkan dalam Rakor menunjukkan curah hujan berada di bawah normal dengan potensi peningkatan hotspot hingga 40 persen.
Kondisi tersebut juga disebut dapat meningkatkan risiko kekeringan, krisis air bersih hingga kabut asap.
Menanggapi kondisi tersebut, Wabup Khristanto Yudha meminta kepada seluruh OPD dan para Camat agar meningkatkan kesiapsiagaan.
“Hasil kaji cepat BPBD dan data BMKG Sanggu ini harus menjadi atensi serius kita, saya perintahkan BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan para Camat untuk menyiapkan langkah mitigasi, mulai dari distribusi air bersih, sosialisasi larangan membakar lahan, hingga menyiapkan posko siaga Karhutla di setiap kecamatan,” ujar Kristianto Yudha.
Sementara itu, Kapolres Barsel AKBP Eko Mardianto mengatakan, Polri bersama TNI siap mendukung langkah pencegahan Karhutla.
“Polres Barsel akan mengintensifkan patroli terpadu dan turun langsung ke masyarakat yang sangat membutuhkan. Kami juga akan melakukan penegakan hukum secara tegas bagi oknum yang sengaja membakar hutan dan lahan. Pencegahan lebih utama, tapi hukum tetap berjalan,” tutur Kapolres
sementara Dandim 1012/Buntok Kolonel Inf. Muh. Edi menambahkan, pihaknya telah menginstruksikan Babinsa untuk membantu pencegahan dan penanganan Karhutla di wilayah rawan.
“TNI AD siap bersinergi, kami sudah instruksikan kepada seluruh Babinsa dan pasukan yang berada di Barsel dan Bartim untuk membantu pemerintah daerah dalam penyaluran bantuan serta aktif memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” kata Dandim.
Rakor menghasilkan sejumlah langkah tindak lanjut, di antaranya percepatan turun ke lapangan dalam beberapa hari ke depan, pembuatan kolam serta pendalaman sungai yang mulai mengering untuk mendukung ketersediaan air bagi masyarakat.
Pemkab Barsel juga membahas penetapan status Siaga Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan di wilayah tersebut sebagai bagian dari langkah antisipasi menghadapi kondisi ekstrem. (Alifansyah)










![Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali menggelar safari politik ke Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam safari politiknya, Jokowi hadir dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kabupaten Bekasi, Minggu (27/9/2026). [Suara.com/dok]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/jokowi-kta-225x129.jpg)












![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

