Sidak Pasar Buntok, DKUKMPP Barsel Temukan Dua Merek Beras Diduga Tak Memenuhi Standar

- Jurnalis

Rabu, 30 September 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harmito Kepala DKUKMPP Barsel saat berada di Alfamart untuk mengecek merek beras yang tidak standart, Selasa (29/9/2026). Foto. Alifansyah/1tulah.com

Harmito Kepala DKUKMPP Barsel saat berada di Alfamart untuk mengecek merek beras yang tidak standart, Selasa (29/9/2026). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK-Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah bersama UPT Pasar Bidang Perdagangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar Beringin dan beberapa Alfamart serta Indomaret di Kota Buntok, Selasa (29/9/2026).

Kepala DKUKMPP Barsel Harmito menerangkan, sidak tersebut dilakukan dalam rangka menidaklanjuti terkait adanya 25 produk beras yang diduga Tidak Memenuhi Standar (TMS) yang telah masuk pasar dan beredar di kalangan pedagang beras di Kota Buntok hingga masuk ke Alfamart serta Indomaret.

Baca Juga :  Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen

“Hasil sidak kita hari ini menemukan 2 merek produk beras yang beredar di pasar, kedua merek itu yakni merek berad putri koki kemasan warna oranye 5kg, dan beras merek anak raja kemasan 5kg, dengan harga jual Rp. 110.000,” terangnya.

Ia mengatakan, info dari para pedagang Plaza Beringin bahwa beras merk putri koki mereka beli dari Alfamart dan beras merk anak raja didapatkan dari distributor Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Baca Juga :  Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

“Sidak ini kita lakukan tentunya untuk menjawab keresahan masyarakat terkait adanya 25 produk beras yang TMS yang telah beredar di pasar, dan merek-merek beras tersebut kami minta kepada para pedagang untuk ditarik,” kata Harmito. (Alifansyah)

Berita Terkait

Pemprov Kalteng Perkuat Reforma Agraria, 1.607 Hektare Lahan Berpotensi Jadi TORA
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas
Alumni Servant Leadership Batch 2 Diharapkan Jadi Motor Penggerak Perubahan di Seruyan
Seruyan Seolah Diabaikan! Subani Pertanyakan Bantuan Penanganan Bencana
Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Reforma Agraria, 1.607 Hektare Lahan Berpotensi Jadi TORA

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Seruyan Seolah Diabaikan! Subani Pertanyakan Bantuan Penanganan Bencana

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Berita Terbaru