Evakuasi KM Mutiara Sentosa II: 229 Penumpang Selamat dan 5 Meninggal Dunia Tiba di Darat

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran KM Mutiara Sentosa II. (Kemenhub)

Kebakaran KM Mutiara Sentosa II. (Kemenhub)

1TULAH.COM-Sebanyak 122 korban insiden kebakaran kapal motor KM Mutiara Sentosa II berhasil dievakuasi dan tiba di darat hingga Senin (3/8/2026) dini hari. Di saat bersamaan, pemerintah memastikan akan mengusut tuntas pemicu kebakaran melalui investigasi menyeluruh yang melibatkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Kepala Kantor SAR Surabaya sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit PH, mengungkapkan bahwa titik pendaratan korban terbagi di dua lokasi utama, yakni Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Pelabuhan Kalianget Sumenep.

“Sebanyak 113 orang dievakuasi melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, sedangkan sembilan korban lainnya tiba di Pelabuhan Kalianget, Sumenep, menggunakan KN SAR 249 Permadi,” ujar Nanang di Surabaya, Senin dini hari.

Detail Penanganan Medis dan Data Total Korban

Setibanya di Pelabuhan Tanjung Perak, para korban selamat yang diangkut oleh KM Meratus Pematang Siantar diarahkan menuju Terminal Gapura Surya Nusantara untuk menjalani proses pendataan oleh tim gabungan. Seluruh korban juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan mendalam, di mana penumpang yang membutuhkan perawatan intensif langsung dirujuk ke rumah sakit setempat.

Baca Juga :  Digelar 8 Hari di Tamiang Layang, Bartim Expo 2026 Jadi Ajang Dorong Ekonomi Daerah

Sementara itu, dari sembilan korban yang mendarat di Pelabuhan Kalianget, sebanyak empat orang dirujuk ke RS Garam Sumenep, sedangkan lima korban lainnya memilih melanjutkan perjalanan darat menuju Surabaya usai proses pendataan selesai.

Hingga Senin dini hari, total data terverifikasi hasil konfirmasi armada pencari dan penyelamat mencatat 234 penumpang telah berhasil dievakuasi, dengan rincian:

  • Korban Selamat: 229 orang

  • Korban Meninggal Dunia: 5 orang

Proses evakuasi susulan terus berjalan lantaran tiga kapal penolong—yakni KM Ferindo 1, Selaras Mas, dan KRI Nala-363—masih mengangkut sejumlah korban dalam perjalanan menuju Surabaya.

Pemerintah Dorong Investigasi Komprehensif Melalui KNKT

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah di perairan utara Madura tersebut dan menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam.

“Pemerintah segera luncurkan investigasi, karena kita harus tahu persis apa penyebab dari insiden tersebut,” tegas AHY di Jakarta, Senin.

AHY menjelaskan bahwa investigasi resmi oleh KNKT akan meneliti berbagai aspek vital untuk mengurai penyebab utama kebakaran, meliputi:

  1. Kondisi teknis dan kelaikan kapal.

  2. Kesiapan serta performa sumber daya manusia (SDM) / kru kapal.

  3. Penerapan standar keselamatan penumpang.

  4. Faktor kondisi cuaca saat kejadian.

Baca Juga :  Dua Hari Membara! Karhutla di Kotawaringin Barat Capai 10 Hektare, Pemadaman Terhalang Angin Kencang

“Investigasi akan dilakukan oleh KNKT, Komite Nasional Keselamatan Transportasi, dan butuh waktu untuk menjelaskan kepada kita semua apa penyebabnya,” tambah AHY.

Pengetatan Standar Keselamatan dan Peremajaan Armada

Selain memantau proses evakuasi dan verifikasi data penumpang yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan bersama Basarnas, pemerintah menekankan pentingnya evaluasi total pada sektor transportasi laut.

AHY menggarisbawahi bahwa prinsip safety first harus menjadi fondasi utama. Penerapan standar operasional prosedur (SOP), mitigasi cuaca, hingga peremajaan armada kapal secara bertahap perlu dipercepat guna mencegah berulangnya insiden serupa di masa depan.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, Muhammad Masyhud, menambahkan bahwa pengerahan kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) serta koordinasi erat dengan Basarnas akan terus disiagakan hingga seluruh proses evakuasi dinyatakan rampung sepenuhnya. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Kebakaran Gedung Biro Kesra, Ketua DPRD Kalteng Minta Instalasi Listrik Bangunan Tua Segera Dievaluasi
Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla
Fokus RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk PIP hingga Sekolah Unggul
Puluhan PNS Mura Raih Penghargaan atas Pengabdian 10, 20 hingga 30 Tahun
Menolak Fast Fashion: Mengapa Gen Z Lebih Memilih Thrifting dan Pakaian Bekas?
Kondisi Terbaru Andrie Yunus: Alami Kecemasan Berat dan Jalani Rawat Jalan Pasca-Penyiraman Air Keras
KPK Sita 3 Koper dari Rumah ASN Dinas PUPR Kota Bengkulu
Presiden Prabowo Targetkan 100.000 Sekolah Bakal Diperbaiki pada 2027
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:14 WIB

Kebakaran Gedung Biro Kesra, Ketua DPRD Kalteng Minta Instalasi Listrik Bangunan Tua Segera Dievaluasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:09 WIB

Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:01 WIB

Fokus RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk PIP hingga Sekolah Unggul

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Puluhan PNS Mura Raih Penghargaan atas Pengabdian 10, 20 hingga 30 Tahun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Menolak Fast Fashion: Mengapa Gen Z Lebih Memilih Thrifting dan Pakaian Bekas?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:44 WIB

KPK Sita 3 Koper dari Rumah ASN Dinas PUPR Kota Bengkulu

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:43 WIB

Presiden Prabowo Targetkan 100.000 Sekolah Bakal Diperbaiki pada 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:40 WIB

KPK Ungkap 27 Pihak dan 313 PIHK Terima Aliran Dana Kasus Kuota Haji

Berita Terbaru