Strategi Pengelolaan Pendidikan Vokasi Unggul: DPRD Kalteng Kaji Banding ke Jawa Barat

- Jurnalis

Senin, 25 Agustus 2025 - 07:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua II DPRD Kalteng M Ansyari bersama Ketua Komisi III DPRD Kalteng Sugiyarto, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng Tomy Irawan Diran dan jajaran anggota komisi III saat kaji banding ke Disdik Jawa Barat, Kamis (21/8/2025). Foto:Istimewa

Wakil Ketua II DPRD Kalteng M Ansyari bersama Ketua Komisi III DPRD Kalteng Sugiyarto, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng Tomy Irawan Diran dan jajaran anggota komisi III saat kaji banding ke Disdik Jawa Barat, Kamis (21/8/2025). Foto:Istimewa

1TULAH.COM-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengambil langkah proaktif untuk meningkatkan mutu pendidikan vokasi di daerahnya. Rombongan Komisi III DPRD Kalteng, yang dipimpin oleh Wakil Ketua II M. Ansyari, melakukan kunjungan kerja ke Jawa Barat untuk mendalami strategi pengelolaan pendidikan vokasi berbasis kemandirian.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari model sekolah yang sukses menerapkan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Misi Kaji Banding: Menggali Sukses Pendidikan Vokasi BLUD di Jawa Barat

Pada Kamis (21/8/2025), rombongan legislator Kalteng diterima langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat.

Diskusi mendalam ini berfokus pada mekanisme dan strategi yang diterapkan oleh Disdik Jawa Barat dalam mendukung keberhasilan sekolah vokasi yang telah berstatus BLUD.

Setelah berdiskusi, rombongan melanjutkan kunjungan langsung ke SMKN 9 Bandung, sebuah sekolah yang dinilai berhasil menjadi percontohan model sekolah vokasi mandiri. Sekolah ini memiliki jurusan unggulan di bidang kuliner/tata boga, kecantikan, dan pariwisata, yang menjadikannya mampu mandiri secara finansial.

“Hari ini kita melanjutkan ke SMKN 9 Bandung. Kaji banding ini untuk melihat bagaimana Disdik Jawa Barat mendorong keberhasilan lembaga pendidikan vokasi yang sudah menjadi BLUD. Salah satunya SMKN 9 Kota Bandung yang memiliki jurusan andalan di bidang kuliner/tata boga, kecantikan, wisata, dan lainnya, hingga mampu mandiri secara finansial,” ujar M. Ansyari, Jumat (22/8/2025).

Baca Juga :  Ketegasan Kementerian Kehutanan: Siapkan Gugatan Ganti Rugi Kerusakan Ekosistem Karhutla untuk Korporasi

Rahasia Sukses SMKN 9 Bandung: Inovasi dan Teaching Factory

Dalam pertemuan dengan Kepala SMKN 9 Bandung, rombongan DPRD Kalteng mendapatkan pemaparan rinci tentang proses sekolah setelah berstatus BLUD. Dijelaskan bahwa persyaratan substantif, administratif, dan teknis menjadi kunci utama dalam penerapan BLUD. SMKN 9 Bandung tidak hanya fokus pada kemandirian finansial, tetapi juga inovasi pendidikan.

Sekolah ini berhasil menerapkan model Teaching Factory (TEFA), sebuah konsep di mana proses belajar-mengajar disesuaikan dengan standar industri. SMKN 9 bahkan menjadi rujukan sekolah pariwisata unggulan di Indonesia dan telah menerapkan ASEAN Common Tourism Curriculum (CATC), yang menjadikannya contoh praktik terbaik di tingkat ASEAN.

“SMKN 9 Bandung bahkan menjadi contoh sekolah pariwisata unggul di Indonesia yang sudah menerapkan ASEAN Common Tourism Curriculum (CATC), serta menjadi rujukan praktik terbaik tingkat ASEAN,” tambah M. Ansyari.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga

Potensi Vokasi Kalteng: Mendorong Unggulan Sesuai Karakteristik Daerah

Ansyari, yang juga merupakan legislator dari Partai Gerindra, melihat bahwa keberhasilan SMKN 9 Bandung dapat menjadi inspirasi berharga bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kalimantan Tengah. Ia menekankan bahwa setiap daerah memiliki potensi unik yang bisa dioptimalkan.

“Kami ingin mendorong SMK di Kalteng agar lebih unggul. Jika di Jawa Barat memiliki potensi pariwisata, maka Kalteng kaya dengan potensi alam. Bidang pertanian misalnya, saat ini sedang menjadi fokus pemerintah pusat. Karena itu, peran Pemprov, legislatif, hingga pihak swasta harus saling mendukung dan berkolaborasi,” pungkas Ansyari.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk merumuskan kebijakan yang tepat guna mendorong kemandirian dan keunggulan SMK di Kalimantan Tengah, khususnya dalam mengoptimalkan potensi alam yang melimpah seperti sektor pertanian.

Kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan swasta menjadi kunci untuk mewujudkan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan mampu menghasilkan lulusan siap kerja yang kompeten. (Ingkit)

Berita Terkait

Karhutla Meluas Hingga Lintas Negara, Komnas HAM Tuding Pembiaran dan Lemahnya Tata Kelola Gambut
Keracunan Massal MBG Tembus 2.000 Korban di 4 Provinsi, Media Asing Soroti Pengawasan Dapur Penyedia
Ketegasan Kementerian Kehutanan: Siapkan Gugatan Ganti Rugi Kerusakan Ekosistem Karhutla untuk Korporasi
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek
Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif
Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak
Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 10:41 WIB

Karhutla Meluas Hingga Lintas Negara, Komnas HAM Tuding Pembiaran dan Lemahnya Tata Kelola Gambut

Jumat, 4 September 2026 - 10:30 WIB

Keracunan Massal MBG Tembus 2.000 Korban di 4 Provinsi, Media Asing Soroti Pengawasan Dapur Penyedia

Jumat, 4 September 2026 - 07:40 WIB

Ketegasan Kementerian Kehutanan: Siapkan Gugatan Ganti Rugi Kerusakan Ekosistem Karhutla untuk Korporasi

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Kamis, 3 September 2026 - 14:48 WIB

Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif

Kamis, 3 September 2026 - 14:35 WIB

Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak

Kamis, 3 September 2026 - 12:10 WIB

Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!

Berita Terbaru