Ladang Ganja Seluas 25 Hektare di Nagan Raya Dimusnahkan Bareskrim Polri

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tanaman ganja (sumber: suara.com)

Ilustrasi tanaman ganja (sumber: suara.com)

 

1TULAH.COM – Tim dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil memusnahkan ladang ganja seluas 25 hektare yang tersebar di delapan titik berbeda di wilayah Nagan Raya, Aceh.

Lokasi ladang berada di kawasan hutan Beutong Ateuh, Kecamatan Beutong Ateuh Benggalang, yang dikenal sulit diakses karena medannya yang terjal.

Untuk mencapai lokasi, tim gabungan harus menempuh perjalanan selama lima jam dengan berjalan kaki dan menggunakan motor trail, bahkan setelah naik motor, mereka masih harus berjalan lebih dari satu jam.

Baca Juga :  Soal Praperadilan Lodewyk Pusung, Kejagung Tekankan Batas Waktu Pengajuan

Pemusnahan dipimpin langsung oleh Brigadir Jenderal Eko Hadi Santoso dan melibatkan personel dari Polda Aceh, Polres Nagan Raya, Bea Cukai, serta TNI.

Di salah satu titik, tim menemukan tanaman ganja yang tingginya mencapai 1,5 hingga 2 meter.

Atas perintah Eko, seluruh batang ganja dicabut dan dikumpulkan untuk dibakar di lokasi.

Tim disebar ke berbagai titik untuk melaksanakan pemusnahan, dan dalam prosesnya, masyarakat setempat turut dilibatkan.

Baca Juga :  Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis

Eko menjelaskan bahwa operasi ini bertujuan mengungkap dan memusnahkan ladang ganja tersembunyi yang lokasinya sangat terpencil dan jauh dari area perkebunan milik warga.

Ia menambahkan bahwa operasi ini cukup panjang karena medan yang sulit dan titik-titik ladang ganja sulit ditemukan.

Selama dua belas hari pelaksanaan, kegiatan berjalan dengan aman dan lancar berkat dukungan dari Polres dan para pemangku kepentingan lainnya.

Operasi ini masih akan terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan lebih luas.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Karhutla Meluas Hingga Lintas Negara, Komnas HAM Tuding Pembiaran dan Lemahnya Tata Kelola Gambut
Keracunan Massal MBG Tembus 2.000 Korban di 4 Provinsi, Media Asing Soroti Pengawasan Dapur Penyedia
Ketegasan Kementerian Kehutanan: Siapkan Gugatan Ganti Rugi Kerusakan Ekosistem Karhutla untuk Korporasi
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek
Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif
Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak
Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 10:41 WIB

Karhutla Meluas Hingga Lintas Negara, Komnas HAM Tuding Pembiaran dan Lemahnya Tata Kelola Gambut

Jumat, 4 September 2026 - 10:30 WIB

Keracunan Massal MBG Tembus 2.000 Korban di 4 Provinsi, Media Asing Soroti Pengawasan Dapur Penyedia

Jumat, 4 September 2026 - 07:40 WIB

Ketegasan Kementerian Kehutanan: Siapkan Gugatan Ganti Rugi Kerusakan Ekosistem Karhutla untuk Korporasi

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Kamis, 3 September 2026 - 14:48 WIB

Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif

Kamis, 3 September 2026 - 14:35 WIB

Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak

Kamis, 3 September 2026 - 12:10 WIB

Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!

Berita Terbaru