Wamenaker Sambangi Markas FPI, Sebut Habib Rizieq Sosok Revolisoner! Ini Maksudnya

- Jurnalis

Rabu, 2 April 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI, Imanuel Ebenezer, menyambangi markas Front Persaudaraan Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (2/4/2025).

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI, Imanuel Ebenezer, menyambangi markas Front Persaudaraan Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (2/4/2025).

1TULAH.COM-Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI, Imanuel Ebenezer, melakukan kunjungan ke markas Front Persaudaraan Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat, pada Rabu (2/4/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda open house pasca Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.

Dalam pertemuan tersebut, Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab (HRS), menyampaikan pesan penting kepada Wamenaker terkait kondisi ketenagakerjaan di Indonesia. Ia menyoroti tingkat pengangguran yang dinilai sangat memprihatinkan dan meminta pemerintah untuk segera mengambil langkah-langkah konkret.

“Mumpung di sini ada Wakil Menteri dari Ketenagakerjaan, kita perlu menyampaikan perihal agar berjuang habis-habisan bagaimana bisa meminimalisir apalagi bisa mengeleminir tingkat pengangguran di Indonesia,” ujar Habib Rizieq.

Habib Rizieq menjelaskan bahwa banyaknya perusahaan yang gulung tikar dan pemutusan hubungan kerja (PHK) telah menyebabkan peningkatan jumlah pengangguran secara signifikan.

Baca Juga :  Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, 33 Penerbangan Terdampak

“Tingkat pengangguran di Indonesia sudah sangat memprihatinkan, sudah sampai di tingkat nadir, banyak perusahaan gulung tikar, banyak pekerja yang di-PHK,” ucapnya.

Noel: Pertemuan yang Sudah Lama Direncanakan

Wamenaker Imanuel Ebenezer, yang akrab disapa Noel, mengaku bahwa pertemuan dengan Habib Rizieq telah lama direncanakan, namun baru terealisasi pada momen Lebaran ini.

“Sudah sejak lama, cuma gak ketemu momennya. Alhamdulillah di momen kemenangan ini dapat berkah yang luar biasa, bertemu dengan tokoh besar,” kata Noel.

Noel juga mengakui bahwa Habib Rizieq merupakan sosok yang revolusioner. Ia bahkan menyebutkan bahwa jika ada beberapa tokoh seperti Habib Rizieq, Indonesia bisa mengalami revolusi.

Baca Juga :  Polri Usut Dugaan Penyimpangan Data Siswa Sekolah Rakyat, Banyak Anak Orang Mampu Masuk Kuota

“Kalau saja ada tiga, nambah dua (orang) lagi model Habib Rizieq, republik ini jadi revolusi. Baru satu saja mulai oleng,” tandas Noel.

Latar Belakang Perbedaan Pandangan

Secara politik, Noel dan Habib Rizieq memiliki latar belakang perbedaan pandangan. Noel merupakan Ketua Umum Jokowi Mania (Joman), yang kini berganti nama menjadi Prabowo Mania. Sementara Habib Rizieq dikenal sebagai tokoh yang kerap mengkritik kebijakan Presiden Jokowi.

Kunjungan Wamenaker ke markas FPI dan pertemuan dengan Habib Rizieq menjadi sorotan, terutama terkait pesan Habib Rizieq mengenai kondisi ketenagakerjaan di Indonesia. Pertemuan ini juga menunjukkan adanya potensi dialog antara tokoh-tokoh yang memiliki latar belakang perbedaan pandangan. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

KPK Ungkap Tingginya Biaya Politik Memicu Korupsi dan Hubungan Transaksional Pejabat
Mengapa Mitigasi Bencana Adalah Tanggung Jawab Negara, Bukan Sekadar Pasrah pada Takdir
Pemkab Mura-BPN Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Keuangan Daerah
Kejagung Kantongi Bukti Pemerasan dan Sita Uang Tunai dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Pemerintah Cairkan Bansos Beras Tahap 2 Alokasi Juli–September 2026: Setiap KPM Terima 30 Kg
DPRD Kalteng Matangkan Raperda Pertanahan, Lembaga Adat Jadi Garda Terdepan Resolusi Konflik
Persidangan Korupsi Kuota Haji: Yaqut Pertanyakan Foto Prabowo dan Fuad Hasan Masyhur di Paris
Aturan Baru Menkomdigi Larang Kuota Hangus Diprotes, Dinilai Tak Sesuai Putusan MK
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 05:38 WIB

KPK Ungkap Tingginya Biaya Politik Memicu Korupsi dan Hubungan Transaksional Pejabat

Sabtu, 12 September 2026 - 05:32 WIB

Mengapa Mitigasi Bencana Adalah Tanggung Jawab Negara, Bukan Sekadar Pasrah pada Takdir

Jumat, 11 September 2026 - 13:03 WIB

Pemkab Mura-BPN Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Keuangan Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 06:05 WIB

Kejagung Kantongi Bukti Pemerasan dan Sita Uang Tunai dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Kamis, 10 September 2026 - 18:48 WIB

DPRD Kalteng Matangkan Raperda Pertanahan, Lembaga Adat Jadi Garda Terdepan Resolusi Konflik

Kamis, 10 September 2026 - 16:51 WIB

Persidangan Korupsi Kuota Haji: Yaqut Pertanyakan Foto Prabowo dan Fuad Hasan Masyhur di Paris

Kamis, 10 September 2026 - 15:10 WIB

Aturan Baru Menkomdigi Larang Kuota Hangus Diprotes, Dinilai Tak Sesuai Putusan MK

Kamis, 10 September 2026 - 09:54 WIB

Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga

Berita Terbaru