Kebijakan Naturalisasi PSSI Picu Reaksi Negatif dari Netizen Belanda, Tristan Gooijer Jadi Sorotan

- Jurnalis

Selasa, 1 April 2025 - 07:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy merayakan kemenangan atas Bahrain dalam laga kedelapan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025) malam WIB. [Dok. PSSI]

Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy merayakan kemenangan atas Bahrain dalam laga kedelapan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025) malam WIB. [Dok. PSSI]

1TULAH.COM-Kebijakan naturalisasi PSSI yang gencar menyasar pemain-pemain keturunan Indonesia di Belanda, termasuk Tristan Gooijer, memicu reaksi beragam dari publik sepak bola di Negeri Kincir Angin. Sejumlah netizen Belanda mengungkapkan kekhawatiran dan kritik terhadap langkah PSSI ini.

Tristan Gooijer Jadi Target Naturalisasi PSSI

PSSI dikabarkan tengah merayu Tristan Gooijer, pemain pinjaman Ajax Amsterdam di PEC Zwolle, untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan membela Timnas Indonesia. Kabar ini diungkapkan oleh media Belanda, VoetbalPrimeur, yang menyebutkan bahwa Gooijer berpotensi menerima tawaran tersebut.

“PSSI telah menghubungi Tristan Gooijer. Negara Asia itu berharap dapat meyakinkan pemain Ajax yang dipinjamkan ke PEC Zwolle musim ini, untuk bermain membela Timnas Indonesia yang dilatih oleh Patrick Kluivert,” tulis VoetbalPrimeur.

Reaksi Negatif Netizen Belanda

Kabar ini sontak memicu komentar negatif dari netizen Belanda. Mereka menilai bahwa Gooijer memiliki potensi untuk menembus tim nasional Belanda dan sebaiknya menolak tawaran dari Indonesia.

Baca Juga :  Kejagung Kantongi Bukti Pemerasan dan Sita Uang Tunai dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah

“Jika saya itu dia (Gooijer), saya akan menolaknya. Musim depan, ia akan menjadi pemain pengganti Ajax sebanyak 3 kali dan ia akan masuk ke tim nasional Belanda,” tulis salah satu netizen.

Netizen lain juga menyindir PSSI dengan menyebutkan nama-nama pemain muda Ajax yang bersinar namun belum dipanggil timnas Belanda. “Sayangnya Branco van de Boomen belum menerima panggilan. Hal ini juga berlaku untuk Axel Dongen, Jay Gorter, dll, hmmm,” sindir netizen lainnya.

Dukungan untuk Tristan Gooijer

Meskipun banyak komentar negatif, ada juga netizen Belanda yang mendukung keputusan Gooijer untuk membela Timnas Indonesia. Mereka berpendapat bahwa Gooijer akan memiliki kesempatan lebih besar untuk menjadi pemain inti di Timnas Indonesia dan membuat sejarah.

Baca Juga :  DPRD dan Pemprov Kalteng Mulai Bahas Nota Keuangan Perubahan APBD 2026

“Di Belanda, ia harus berjuang untuk mendapatkan tempat di tim nasional tetapi di Indonesia, ia bisa membuat dirinya abadi,” tulis seorang netizen.

Peran Eliano Reijnders

Pemain Timnas Indonesia, Eliano Reijnders, turut memberikan dukungannya kepada Tristan Gooijer. Melalui unggahan di Instagram Story, Reijnders mengajak Gooijer untuk bergabung dengan Timnas Indonesia. “Tristan come to Indonesia,” tulis Reijnders.

Profil Tristan Gooijer

Tristan Gooijer lahir di Blaricum, Belanda, pada 2 September 2004. Ia memiliki darah Indonesia dari ibunya yang berasal dari Maluku. Gooijer memulai karier di Almere City FC sebelum bergabung dengan akademi Ajax Amsterdam. Saat ini, ia dipinjamkan ke PEC Zwolle dan bermain di Eredivisie. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

KPK Ungkap Tingginya Biaya Politik Memicu Korupsi dan Hubungan Transaksional Pejabat
Mengapa Mitigasi Bencana Adalah Tanggung Jawab Negara, Bukan Sekadar Pasrah pada Takdir
Pemkab Mura-BPN Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Keuangan Daerah
Kejagung Kantongi Bukti Pemerasan dan Sita Uang Tunai dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Pemerintah Cairkan Bansos Beras Tahap 2 Alokasi Juli–September 2026: Setiap KPM Terima 30 Kg
DPRD Kalteng Matangkan Raperda Pertanahan, Lembaga Adat Jadi Garda Terdepan Resolusi Konflik
Persidangan Korupsi Kuota Haji: Yaqut Pertanyakan Foto Prabowo dan Fuad Hasan Masyhur di Paris
Aturan Baru Menkomdigi Larang Kuota Hangus Diprotes, Dinilai Tak Sesuai Putusan MK
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 05:38 WIB

KPK Ungkap Tingginya Biaya Politik Memicu Korupsi dan Hubungan Transaksional Pejabat

Sabtu, 12 September 2026 - 05:32 WIB

Mengapa Mitigasi Bencana Adalah Tanggung Jawab Negara, Bukan Sekadar Pasrah pada Takdir

Jumat, 11 September 2026 - 13:03 WIB

Pemkab Mura-BPN Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Keuangan Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 06:05 WIB

Kejagung Kantongi Bukti Pemerasan dan Sita Uang Tunai dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Kamis, 10 September 2026 - 18:48 WIB

DPRD Kalteng Matangkan Raperda Pertanahan, Lembaga Adat Jadi Garda Terdepan Resolusi Konflik

Kamis, 10 September 2026 - 16:51 WIB

Persidangan Korupsi Kuota Haji: Yaqut Pertanyakan Foto Prabowo dan Fuad Hasan Masyhur di Paris

Kamis, 10 September 2026 - 15:10 WIB

Aturan Baru Menkomdigi Larang Kuota Hangus Diprotes, Dinilai Tak Sesuai Putusan MK

Kamis, 10 September 2026 - 09:54 WIB

Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga

Berita Terbaru