Kompolnas Minta Briptu FN Pelaku Pembakar Suami Diperiksa Postpartum Depression

- Jurnalis

Selasa, 11 Juni 2024 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

1TULAH.COM – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta Polda Jawa Timur untuk memeriksa kondisi Briptu FN, seorang polwan yang diduga membakar suaminya, apakah mengalami postpartum depression atau depresi pasca melahirkan, yang mungkin berdampak pada tindakan keji yang dilakukannya.

“Kami mendengar bahwa tersangka baru masuk kerja kembali setelah cuti melahirkan bayi kembar yang merupakan anak kedua tersangka dan korban,” kata Anggota Kompolnas dari unsur masyarakat Poengky Indarti di Jakarta, Selasa.

Pemeriksaan ini dianggap penting untuk memahami motif tersangka dalam membakar suaminya, yang tidak hanya terkait dengan kemarahannya terhadap suaminya yang bermain judi daring.

Baca Juga :  STY Ungkap Akan Tambah Pemain Keturunan Usai Lolos Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

“Patut diduga, ada sebab-sebab lain yang membuat emosi tersangka memuncak,” kata Poengky.

Kompolnas sangat prihatin dan menyesali terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan anggota Polri, di mana seorang polwan diduga melakukan tindakan kekerasan yang mengakibatkan suaminya, seorang polisi, meninggal dunia.

“Kompolnas mendorong Polda Jatim untuk melakukan penyelidikan dengan dukungan scientific crime investigation,” tambahnya.

Saat ini, Polda Jatim sedang melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, termasuk melibatkan psikiater untuk menilai keadaan kejiwaannya.

“Kompolnas juga mendorong adanya pendampingan psikiater kepada tersangka,” ujar Poengky.

Polda Jatim telah menetapkan Briptu FN sebagai tersangka dan menahannya di Rutan Polda Jatim. Tersangka dijerat Pasal 44 Ayat 3 Subs Ayat 2 UUD No. 23 Tahun 2004 tentang KDRT, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Baca Juga :  Ngeri! Lift Gedung DPR Tiba-tiba Anjlok, Sejumlah Anggota Dewan Sempat Terjebak

Diketahui, Briptu FN yang bertugas di Polres Mojokerto Kota diduga membakar suaminya, Briptu RWD, di rumah mereka di kompleks Asrama Polisi Polres Mojokerto pada Sabtu (8/6) pagi.

Briptu RWD sempat menjalani perawatan medis di ruang ICU RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto karena mengalami luka bakar 96 persen. Namun, nyawanya tidak tertolong, dan ia dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (9/6) pukul 12.55 WIB.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Polisi Masih Selidiki Motif Mantan Kades Mabuan Tewas Gantung Diri
Mendagri Siapkan Aturan Sanksi Bagi ASN yang Terlibat Judi Online
Menteri ESDM Usulkan Kuota Solar Subsidi pada 2025 Naik
Kemlu RI Beberkan Syarat dan Waktu WNI Bisa ke Gaza
Ketahui Tugas Satgas Pemberantasan Judi Online
Sandiaga Uno Klaim Idul Adha Berikan Kontribusi Rp200 Triliun Bagi Perekonomian
DPR Gelar Rapat Bersama Menlu Bahas 5 RUU Kerjasama Pertahanan
Waspadai Potensi Tindak Kejahatan di Malam Hari, Legislator Kalteng Sarankan Ini ke Pemda
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 06:52 WIB

Polisi Masih Selidiki Motif Mantan Kades Mabuan Tewas Gantung Diri

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:38 WIB

Mendagri Siapkan Aturan Sanksi Bagi ASN yang Terlibat Judi Online

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:35 WIB

Menteri ESDM Usulkan Kuota Solar Subsidi pada 2025 Naik

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:33 WIB

Kemlu RI Beberkan Syarat dan Waktu WNI Bisa ke Gaza

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:30 WIB

Ketahui Tugas Satgas Pemberantasan Judi Online

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:20 WIB

Sandiaga Uno Klaim Idul Adha Berikan Kontribusi Rp200 Triliun Bagi Perekonomian

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:18 WIB

DPR Gelar Rapat Bersama Menlu Bahas 5 RUU Kerjasama Pertahanan

Rabu, 19 Juni 2024 - 17:18 WIB

Waspadai Potensi Tindak Kejahatan di Malam Hari, Legislator Kalteng Sarankan Ini ke Pemda

Berita Terbaru