DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Nyelong Inga Simon Foto:Dok/1tulah.com

Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Nyelong Inga Simon Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Ribuan warga Kota Palangka Raya dan sekitarnya memadati kawasan Bundaran Besar Palangka Raya untuk mengantre di Gerakan Pangan Murah (GPM). Pasar murah yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalteng.

Program strategis ini berhasil menyasar sedikitnya 5.600 penerima manfaat. Kehadiran GPM menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mengintervensi tekanan harga kebutuhan pokok yang belakangan ini masih fluktuatif di pasaran.

Jadi Solusi Nyata Menjaga Daya Beli Masyarakat

Pelaksanaan GPM ini mendapat respons positif dari berbagai pihak, termasuk dari kalangan legislatif. Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Nyelong Inga Simon, secara terbuka menyampaikan apresiasinya terhadap langkah cepat Pemprov Kalteng.

“Program seperti ini sangat membantu masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah. Saat harga bahan pokok cenderung naik, kehadiran pemerintah melalui GPM tentu memberikan dampak yang dirasakan langsung oleh warga,” ujar Nyelong Inga Simon, Rabu (20/5/2026).

Baca Juga :  Jemaah Haji Murung Raya Tiba di Kampung Halaman dengan Selamat

Nyelong menjelaskan bahwa kondisi ekonomi sebagian masyarakat saat ini memang memerlukan perhatian serius, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan pangan dasar. Oleh karena itu, program pangan murah ini dinilai sebagai solusi jangka pendek yang sangat efektif untuk menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil.

DPRD Kalteng Minta Program GPM Tidak Sekadar Seremonial

Meskipun memberikan apresiasi tinggi, Nyelong mengingatkan agar kegiatan ini tidak hanya dipandang sebagai agenda seremonial untuk merayakan hari jadi provinsi semata. Ia mendorong agar program pro-rakyat ini dapat berjalan secara berkesinambungan dan memperluas daya jangkauannya.

  • Keberlanjutan Program: Diharapkan tidak hanya ada pada momentum hari besar atau hari jadi daerah saja.

  • Pemerataan Jangkauan: Skala pelaksanaan diminta untuk diperluas hingga menyentuh masyarakat di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa-desa terpencil.

“Harapan kita kegiatan seperti ini jangan hanya dilaksanakan pada momentum tertentu saja, tetapi bisa dilakukan secara berkelanjutan dan merata sampai ke kabupaten dan desa-desa,” tegasnya.

Baca Juga :  KPK Sita Barang Mewah dari Rumah Tersangka Silmy Karim

Perkuat Sinergi Distributor untuk Jaga Stabilitas Harga

Lebih lanjut, anggota Komisi III DPRD Kalteng ini juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pihak distributor, hingga pelaku usaha setempat. Kerja sama ini krusial untuk memastikan rantai pasok pangan tetap aman sehingga harga di pasar tradisional tidak melonjak liar.

Menurut Nyelong, menjaga keseimbangan harga dan ketersediaan stok adalah kunci utama agar masyarakat berpenghasilan rendah tidak semakin terbebani.

“Yang paling penting adalah masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya. Jangan sampai kebutuhan pokok sulit dijangkau karena harga yang terus naik. Pemerintah harus hadir menjaga keseimbangan itu,” pungkas Nyelong.

Melalui perluasan cakupan Gerakan Pangan Murah (GPM) ke depannya, diharapkan seluruh lapisan masyarakat Kalteng—termasuk yang berada di wilayah pedalaman—tetap memiliki akses yang adil terhadap pangan murah, sehat, dan berkualitas. (Ingkit)

Berita Terkait

BPB-PK Kalteng Tingkatkan Kapasitas TRC Penanggulangan Bencana melalui Bimtek Manajemen Pengungsi 2026
Gubernur Agustiar Sabran Buka Rakerda APDESI Kalteng 2026, Tegaskan Desa Kunci Kemajuan Kalimantan Tengah
Ketua Tim Pemeriksa BPK Sumsel Jadi Tersangka Kasus Suap
Raffi Ahmad Akui Hubungi Istana dan Pimpinan DPR Terkait Kasus Blueray
Kerusakan Jalan Desa Pararapak Barito Selatan Jadi Sorotan, Komisi IV DPRD Kalteng Desak Perbaikan!
Kontroversi Satgas PKH: 4 Juta Hektare Lahan Sitaan Jatuh ke Tangan PT Agrinas Palma Nusantara
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Format Baru 48 Tim dari Fase Grup Hingga Final
Krisis Fiskal Daerah! 39 Pemda Mengaku Kehabisan Dana Bayar Gaji PPPK
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:16 WIB

BPB-PK Kalteng Tingkatkan Kapasitas TRC Penanggulangan Bencana melalui Bimtek Manajemen Pengungsi 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:58 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Buka Rakerda APDESI Kalteng 2026, Tegaskan Desa Kunci Kemajuan Kalimantan Tengah

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:30 WIB

Ketua Tim Pemeriksa BPK Sumsel Jadi Tersangka Kasus Suap

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:24 WIB

Raffi Ahmad Akui Hubungi Istana dan Pimpinan DPR Terkait Kasus Blueray

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:44 WIB

Kerusakan Jalan Desa Pararapak Barito Selatan Jadi Sorotan, Komisi IV DPRD Kalteng Desak Perbaikan!

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:43 WIB

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Format Baru 48 Tim dari Fase Grup Hingga Final

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:39 WIB

Krisis Fiskal Daerah! 39 Pemda Mengaku Kehabisan Dana Bayar Gaji PPPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:21 WIB

Namanya Disebut dalam Kasus Bea Cukai, Raffi Ahmad Akan Gelar Konferensi Pers

Berita Terbaru

Ilustrasi KPK. (KPK)

Berita

Ketua Tim Pemeriksa BPK Sumsel Jadi Tersangka Kasus Suap

Kamis, 11 Jun 2026 - 18:30 WIB