Pemprov Kalteng Perkuat Tata Kelola Sawit Rakyat Berkelanjutan melalui Bimtek Pendataan

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 00:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Bimbingan Teknis Pendataan Perkebunan Sawit Rakyat Tahun 2026 di Aula Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas petugas pendataan dalam penggunaan teknologi digital, pemetaan geospasial, dan verifikasi data perkebunan sawit rakyat. Rabu, (20/5/26).

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Bimbingan Teknis Pendataan Perkebunan Sawit Rakyat Tahun 2026 di Aula Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas petugas pendataan dalam penggunaan teknologi digital, pemetaan geospasial, dan verifikasi data perkebunan sawit rakyat. Rabu, (20/5/26).

1tulah.com, PALANGKA RAYA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Tim Pendataan Perkebunan Sawit Rakyat Tahun 2026 di Aula Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (20 Mei 2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansjah.

Dalam sambutannya, Darliansjah menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola perkebunan kelapa sawit rakyat yang berkelanjutan di Kalimantan Tengah.

“Kegiatan ini memiliki peran penting dalam memperkuat tata kelola perkebunan sawit rakyat melalui peningkatan kualitas pendataan dan pemetaan kebun sawit secara terpadu dan berkelanjutan,” ujar Darliansjah.

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil pendataan kebun sawit rakyat yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit Tahun 2025, tercatat sebanyak 889 pekebun sawit rakyat dengan luas lahan mencapai 4.108,713 hektare.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng dan Kejati Perkuat Sinergi, Hendrizal Husin Siap Kawal Program Pembangunan

Pada tahun 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menargetkan pendataan terhadap 1.500 pekebun sawit rakyat guna menghasilkan data yang lebih akurat, terintegrasi, dan dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan perkebunan sawit berkelanjutan.

“Data yang akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan adalah fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan perkebunan yang tepat sasaran dan mampu meningkatkan kesejahteraan pekebun sawit rakyat,” tegasnya.

Darliansjah juga mengingatkan seluruh tim pendata agar menjunjung tinggi integritas, ketelitian, dan kejujuran dalam melaksanakan tugas di lapangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah, Rizky R. Badjuri yang diwakili Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Acmad Sugianor menyampaikan bahwa penguatan pendataan sawit rakyat menjadi langkah penting dalam mendukung pembangunan sektor perkebunan yang modern dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah.

“Perkebunan sawit rakyat memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan daerah. Karena itu, diperlukan sistem pendataan yang akurat, terverifikasi, dan terintegrasi,” tutur Acmad.

Baca Juga :  Rakor PPID Kalteng 2026 Perkuat Keterbukaan Informasi Publik dan Pelayanan Digital

Ia menjelaskan, pelaksanaan bimtek bertujuan meningkatkan kompetensi petugas pendataan dalam penggunaan perangkat pemetaan digital, pengumpulan data berbasis geospasial, serta proses verifikasi dan validasi data sesuai standar.

Menurutnya, melalui kegiatan tersebut peserta diharapkan mampu melaksanakan proses pendataan secara profesional dan menghasilkan data perkebunan sawit rakyat yang berkualitas serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Keberhasilan pembangunan perkebunan tidak hanya ditentukan oleh dukungan anggaran, tetapi juga oleh komitmen, integritas, disiplin, profesionalisme, dan sinergi seluruh pihak yang terlibat,” pungkas Acmad.

Bimtek tersebut berlangsung selama tiga hari mulai 20 hingga 22 Mei 2026 dan diikuti 25 peserta dari kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah serta perwakilan Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kapasitas teknis dalam pengumpulan data, penggunaan aplikasi digital, pemetaan spasial, serta pemanfaatan teknologi geo-referensi dan citra satelit guna mendukung tata kelola perkebunan sawit rakyat yang modern dan berkelanjutan.(*)

Penulis : Hewu

Berita Terkait

HUT ke-81 Republik Indonesia, Wagub Edy Pratowo Pimpin Upacara Penurunan Sang Merah Putih di Kalimantan Tengah
Pemprov Kalteng Bantu Warga Lewat Pasar Murah, 5.000 Sembako Harga Murah
Gubernur Agustiar Sabran Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kalteng
Pemprov Kalteng dan Kejati Perkuat Sinergi, Hendrizal Husin Siap Kawal Program Pembangunan
Pemprov Kalteng Perkuat Evaluasi Program Strategis Nasional, Fokus Pastikan PSN Berdampak bagi Masyarakat
Pemprov Kalteng: HUT ke-81 RI Harus Berdampak pada Pembangunan dan Kesejahteraan
Rakor PPID Kalteng 2026 Perkuat Keterbukaan Informasi Publik dan Pelayanan Digital
Karhutla Kalteng Masih Terjadi di Sejumlah Wilayah, 645 Hotspot Terdeteksi

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:00 WIB

HUT ke-81 Republik Indonesia, Wagub Edy Pratowo Pimpin Upacara Penurunan Sang Merah Putih di Kalimantan Tengah

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:49 WIB

Pemprov Kalteng Bantu Warga Lewat Pasar Murah, 5.000 Sembako Harga Murah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Pemprov Kalteng dan Kejati Perkuat Sinergi, Hendrizal Husin Siap Kawal Program Pembangunan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Evaluasi Program Strategis Nasional, Fokus Pastikan PSN Berdampak bagi Masyarakat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Pemprov Kalteng: HUT ke-81 RI Harus Berdampak pada Pembangunan dan Kesejahteraan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Rakor PPID Kalteng 2026 Perkuat Keterbukaan Informasi Publik dan Pelayanan Digital

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:28 WIB

Karhutla Kalteng Masih Terjadi di Sejumlah Wilayah, 645 Hotspot Terdeteksi

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:54 WIB

HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai, Pangdam Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Kalimantan

Berita Terbaru