Produksi Batubara Indonesia Meningkat, Pasokan Sumber Energi Alternatif Indonesia Terancam

- Jurnalis

Selasa, 16 Januari 2024 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buldoser mengangkut batubara di tempat penyimpanan batubara di pembangkit listrik di Suralaya, provinsi Banten, 4 Oktober 2009. (REUTERS/Dadang Tri)

Buldoser mengangkut batubara di tempat penyimpanan batubara di pembangkit listrik di Suralaya, provinsi Banten, 4 Oktober 2009. (REUTERS/Dadang Tri)

1TULAH.COM-Di tengah komitmen pemerintahan Negara Indonesia untuk mendukung energi baru dan terbarukan (EBT), produksi energi berbahan dasar fosil di dalam negeri justru meningkat.

Hal ini dipicu oleh tingginya permintaan batubara di tingkat Internasional. Kondisi pada akhirnya dapat menganggu upaya transisi energi yang tengah gencar dikampanyekan dunia internasional.

Indonesia, salah satu eksportir batu bara termal utama, menargetkan produksi 710 juta ton batu bara pada tahun 2024, setelah mencatatkan rekor produksi tahun lalu di tengah pemulihan permintaan.

“Produksi batu bara Indonesia pada tahun 2023 adalah 775 juta ton, naik dari 687 juta tahun sebelumnya dan di atas target 695 juta ton,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif kepada wartawan.

Baca Juga :  Pemkab Mura-BPN Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Keuangan Daerah

Sekitar 518 juta ton batu bara Indonesia diekspor pada tahun lalu, tambahnya, meningkat 11 persen dari tahun 2022.

Lebih jauh Arifin tidak memberikan perkiraan ekspor pada tahun 2024.

“Ekspor batu bara kita meningkat (tahun lalu) karena meningkatnya permintaan energi, sementara pasokan sumber energi alternatif terganggu,” kata Arifin kepada wartawan merujuk pada terganggunya pasokan gas akibat perang di Ukraina.

Sementara itu, permintaan domestik lebih tinggi daripada perkiraan karena permintaan listrik pulih dari dampak pandemi dan sejumlah pembangkit listrik tenaga batu bara mulai beroperasi, kata Arifin.

Indonesia telah berjanji untuk beralih dari batu bara, yang saat ini merupakan setengah dari sumber energi negara, menuju sumber daya terbarukan.

Baca Juga :  Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga

Pemerintah berencana untuk meningkatkan pangsa energi yang dihasilkan dari sumber-sumber energi terbarukan menjadi 23 persen pada tahun 2025, naik dari tahun lalu yang hanya 13 persen, menurut data kementerian itu.

“Kami tetap berkomitmen dan akan mengoptimalkan pemanfaatan sumber-sumber daya terbarukan yang kami miliki,” katanya, namun menambahkan: “Kami harus realistis.”

Di sektor bahan bakar transportasi, Indonesia memperkirakan pada tahun ini konsumsi biodiesel dalam negeri yang terbuat dari minyak sawit akan mencapai sekitar 12,5 juta kiloliter (kl), naik sedikit dari 12,2 juta kl pada tahun 2023.

Pemerintah telah mengalokasikan 13,4 juta kl untuk konsumsi biodiesel pada tahun 2024, dan menargetkan konsumsi 13,9 juta kl pada tahun depan. (Sumber:Suara.com)

 

 

 

Berita Terkait

Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1
Kasus Keracunan Berulang, KPAI Desak Audit Transparan Kepemilikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)
Penumpukan Kendaraan di SPBU Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng Minta Pertamina Evaluasi Suplai BBM
KPK Ungkap Tingginya Biaya Politik Memicu Korupsi dan Hubungan Transaksional Pejabat
Mengapa Mitigasi Bencana Adalah Tanggung Jawab Negara, Bukan Sekadar Pasrah pada Takdir
Pemkab Mura-BPN Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Keuangan Daerah
Kejagung Kantongi Bukti Pemerasan dan Sita Uang Tunai dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Pemerintah Cairkan Bansos Beras Tahap 2 Alokasi Juli–September 2026: Setiap KPM Terima 30 Kg
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:52 WIB

Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1

Sabtu, 12 September 2026 - 13:55 WIB

Kasus Keracunan Berulang, KPAI Desak Audit Transparan Kepemilikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)

Sabtu, 12 September 2026 - 13:19 WIB

Penumpukan Kendaraan di SPBU Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng Minta Pertamina Evaluasi Suplai BBM

Sabtu, 12 September 2026 - 05:38 WIB

KPK Ungkap Tingginya Biaya Politik Memicu Korupsi dan Hubungan Transaksional Pejabat

Sabtu, 12 September 2026 - 05:32 WIB

Mengapa Mitigasi Bencana Adalah Tanggung Jawab Negara, Bukan Sekadar Pasrah pada Takdir

Jumat, 11 September 2026 - 13:03 WIB

Pemkab Mura-BPN Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Keuangan Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 06:05 WIB

Kejagung Kantongi Bukti Pemerasan dan Sita Uang Tunai dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Jumat, 11 September 2026 - 05:57 WIB

Pemerintah Cairkan Bansos Beras Tahap 2 Alokasi Juli–September 2026: Setiap KPM Terima 30 Kg

Berita Terbaru

Pesepak bola Timnas Indonesia Ole Romeny (tengah) berselebrasi bersama rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang Timnas Bahrain dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (sumber: suara.com)

Olahraga

Timnas Indonesia Bakal Hadapi Yordania pada November 2026

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:54 WIB

Ketua TP PKK Kabupaten Seruyan, Ny. Welduline Ahmad Selanorwanda, S.E., M.A., saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) di TK Kartini, Kelurahan Kuala Pembuang II, Kecamatan Seruyan Hilir, Jumat (11/9/2026).

Seruyan

Ketua TP PKK: Hidup Sehat Dimulai Sejak Dini

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:13 WIB