Tak Selalu Budaya Barat Itu Jelek, Berikut Ini 4 Budaya yang Biasanya Tumbuh di Masyarakat Barat

- Jurnalis

Rabu, 19 April 2023 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi menyampaikan ide (Freepik/Tirachardz)

Ilustrasi menyampaikan ide (Freepik/Tirachardz)

1TULAH.COM-Lain lubuk lain ikannya. Tentu pepatah ini cocok sekali menggambarkan, perbedaan antara budaya masyarakat timur dan barat.

Masing-masing budaya masyarakatnya mempunyai kebaikan dan kekurangan. Sehingga, tidak selalu budaya barat itu, jelek. Sebaliknya juga tidak semua budaya masyarakat timur itu, baik.

Apa yang terlintas saat mendengar kata budaya barat? Individualisme dan kebebasan mungkin menjadi ranking pertama saat mendengar wilayah ini. Meskipun tak sepenuhnya salah, ternyata budaya barat juga memiliki nilai yang bisa kita contoh.

Nilai ini tentunya merupakan nilai positif yang akan membantu kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Merangkum dari buku berjudul Asia Vs Barat berikut ini beberapa budaya barat yang dapat dijadikan contoh untuk kita.

  1. Sifat egalitarian

Dalam budaya barat mereka memiliki sifat tidak membedakan status diantara satu orang dengan orang yang lain atau sering disebut egalitarian. Hal ini sering tampak pada dunia kerja dimana mereka tidak membedakan peringkat dan status antara atasan dan bawahan.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Skor 2-1, Semifinal Piala Dunia 2026 Jadi Ujian Nyata Karakter Juara

Sifat egalitarian ini mendorong mereka untuk bersinergi satu sama lain dalam mencapai tujuan bersama tanpa ada rasa superior di antara pekerja.

  1. Terbuka pada ide

Budaya barat yang berbentuk nilai positif dapat dilihat pada penyampaian ide yang dilakukan secara demokratis. Orang barat cenderung akan menghormati siapa pun dan memiliki sifat terbuka dalam penyampaian ide-ide terbaru.

Hal ini dapat mereka lakukan tanpa harus merasa tertekan dan memandang harmonisasi masyarakat terlebih dahulu. Tentu budaya ini akan membuat siapa pun berani untuk memberikan ide terbaru yang bisa saja memberikan kehidupan yang lebih baik untuk sebagian besar masyarakat.

  1. Mendukung potensi kreatif individu

Budaya yang ada pada masyarakat barat memberi perhatian untuk mewujudkan potensi kreatif seseorang dalam kehidupan. Mereka memberi ruang terlebih dahulu terhadap potensi yang bisa dikembangkan oleh seseorang tanpa memandang status individu tersebut.

Dalam kata lain siapa pun bisa berkarya tanpa harus  meraih bersetujuan secara sosial atau kelompok terlebih dahulu.

  1. Pendidikan berorientasi pada penerapan
Baca Juga :  DPRD dan Pemprov Kalteng Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dalam Rapat Paripurna ke-6

Sistem pendidikan merupakan hal yang paling sering dibicarakan dari budaya barat karena cenderung jauh berbeda dengan budaya timur. Nah, sistem pendidikan di barat ini lebih mengutamakan pada pengalaman belajar dan bagaimana penerapannya dalam hidup.

Budaya pendidikan ini patut dicontoh seperti dalam hal tidak menekankan pada hasil nilai akademik serta orientasi pada kerja.

Tentu belajar dari budaya lain bukanlah hal yang salah, karena di Indonesia sendiri kita hidup berdampingan dengan beranekaragam budaya yang ada. Hanya saja kita perlu memperhatikan, mana yang baik untuk kita contoh dan mana yang tidak perlu kita contoh.

Terlepas dari baik dan buruknya budaya sebenarnya kita tak bisa menilai seperti itu, karena budaya memang telah ada sebagai identitas dari masyarakat yang harus kita hormati. (Sumber:suara.com)

 

 

 

Berita Terkait

DPRD Kalteng Soroti Pengelolaan Kasda dalam LKPJ APBD 2025: Minta Manajemen Arus Kas Diperkuat!
Menguak Fenomena “Just Friend”: Cuma Teman tapi Rasa Pacar, Kok Bisa?
Gerindra Minta Semua Pihak Tak Seret Presiden Prabowo di Kasus Febrie Adriansyah, Sentil Hotman Paris
Targetkan Semua Sekolah Direnovasi pada 2029, Presiden Prabowo Transfer Anggaran Langsung ke Kepala Sekolah
Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Mendagri Tito Karnavian: Padahal Sudah Diingatkan Presiden
Bongkar Rekayasa Ujaran Kebencian di Balik Isu LGBTQ, FAMM Indonesia: Pengalihan Isu Kejahatan Negara
Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026: Menteri PU Dody Hanggodo Terancam Diganti Usai Gejolak Internal
Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:15 WIB

DPRD Kalteng Soroti Pengelolaan Kasda dalam LKPJ APBD 2025: Minta Manajemen Arus Kas Diperkuat!

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:07 WIB

Menguak Fenomena “Just Friend”: Cuma Teman tapi Rasa Pacar, Kok Bisa?

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:11 WIB

Targetkan Semua Sekolah Direnovasi pada 2029, Presiden Prabowo Transfer Anggaran Langsung ke Kepala Sekolah

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:04 WIB

Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Mendagri Tito Karnavian: Padahal Sudah Diingatkan Presiden

Senin, 20 Juli 2026 - 10:45 WIB

Bongkar Rekayasa Ujaran Kebencian di Balik Isu LGBTQ, FAMM Indonesia: Pengalihan Isu Kejahatan Negara

Senin, 20 Juli 2026 - 10:33 WIB

Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026: Menteri PU Dody Hanggodo Terancam Diganti Usai Gejolak Internal

Senin, 20 Juli 2026 - 07:02 WIB

Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!

Senin, 20 Juli 2026 - 06:53 WIB

Dominasi Mutlak! 7 Rekor Mentereng Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026

Berita Terbaru

ilustrasi

Opini

Fenomena Brain Drain di Indonesia

Selasa, 21 Jul 2026 - 07:57 WIB